STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious InstructionPROGRESSA: Journal of Islamic Religious InstructionPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran kooperatif, komunikasi interpersonal, dan aktivitas Kelompok Kerja Guru (KKG) terhadap prestasi belajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) pada siswa kelas V MI Al Muhsinun Kauman dan MI An Nahdiyah Gedeg. Metode kuantitatif digunakan dengan teknik sensus terhadap 85 siswa. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar SKI di kedua sekolah. Koefisien regresi pembelajaran kooperatif (0,417 dan 0,523), komunikasi interpersonal (0,050 dan 0,322), serta aktivitas KKG (0,290 dan 0,291) semuanya signifikan pada α < 0,05. Model kooperatif menciptakan suasana belajar aktif dan menyenangkan, komunikasi interpersonal memperkuat interaksi siswa-guru, dan KKG meningkatkan kompetensi guru yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran. Kesimpulannya, pengelolaan ketiga faktor secara bersamaan dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan hasil belajar SKI.
Pembelajaran kooperatif, komunikasi interpersonal, dan aktivitas KKG masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar SKI siswa kelas V di kedua madrasah.Ketiga faktor ini juga berpengaruh secara bersama-sama, sehingga optimalisasi simultan sangat disarankan untuk peningkatan mutu pembelajaran.
Bagaimana pengaruh strategi pembelajaran kooperatif berbasis digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran SKI? Kemungkinan ini bisa diteliti dengan membandingkan kelas yang menggunakan platform kolaboratif online versus konvensional. Selanjutnya, apakah pelatihan komunikasi interpersonal berbasis role-play secara berkala dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa sekaligus nilai SKI? Penelitian intervensi selama satu semester dapat menjawabnya. Terakhir, bagaimana jika KKG diubah menjadi komunitas praktik profesi virtual yang terintegrasi dengan micro-credential? Studi eksperimental dapat mengukur sejauh mana model ini menaikkan kompetensi guru dan dampaknya pada hasil belajar siswa SKI secara berkelanjutan.
| File size | 533.42 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ARTHAMARAMEDIAARTHAMARAMEDIA Pembelajaran di sekolah dasar memiliki perbedaan dengan proses pembelajaran pada level lainnya. Pembelajaran di sekolah dasar mempertimbangkan aspek perkembanganPembelajaran di sekolah dasar memiliki perbedaan dengan proses pembelajaran pada level lainnya. Pembelajaran di sekolah dasar mempertimbangkan aspek perkembangan
UMPWRUMPWR Aspek penilaian meliputi kelayakh konten, bahasa, penyajian, dan media. Keluaran studi ini menunjukkan bahwa LKPD PjBL mampu meningkatkan keterlibatanAspek penilaian meliputi kelayakh konten, bahasa, penyajian, dan media. Keluaran studi ini menunjukkan bahwa LKPD PjBL mampu meningkatkan keterlibatan
UNESPADANGUNESPADANG Model pembelajaran Mind Mapping berhasil meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran Biologi. Peningkatan signifikan terjadi pada enam aspek kegiatanModel pembelajaran Mind Mapping berhasil meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran Biologi. Peningkatan signifikan terjadi pada enam aspek kegiatan
STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA Pendekatan pembelajaran di SMK Kita Bhakti dan SMK Raden Patah Mojosari menekankan pada pendekatan logis yang memfokuskan pada proses dan ketrampilan sesuaiPendekatan pembelajaran di SMK Kita Bhakti dan SMK Raden Patah Mojosari menekankan pada pendekatan logis yang memfokuskan pada proses dan ketrampilan sesuai
STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan menarik untuk pembelajaran klasikal maupun mandiri, dapat meringankan beban guru dalam mengajar,Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan menarik untuk pembelajaran klasikal maupun mandiri, dapat meringankan beban guru dalam mengajar,
MAHADEWAMAHADEWA Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan diawali dengan tindakan prasiklus. SetiapData yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan diawali dengan tindakan prasiklus. Setiap
UNDIKSHAUNDIKSHA Guru sebagai inti pendidikan diharapkan dapat mengembangkan secara profesional keterampilan proses ilmiah peserta didik. Penelitian ini bertujuan menentukanGuru sebagai inti pendidikan diharapkan dapat mengembangkan secara profesional keterampilan proses ilmiah peserta didik. Penelitian ini bertujuan menentukan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sakra. Sampel dipilih secara clusterRancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sakra. Sampel dipilih secara cluster
Useful /
UNESPADANGUNESPADANG Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa bergaya belajar visual dan kinestetik yang diajar dengan teknik brainstorming lebih baik daripada siswa yangKemampuan pemecahan masalah matematis siswa bergaya belajar visual dan kinestetik yang diajar dengan teknik brainstorming lebih baik daripada siswa yang
UNESPADANGUNESPADANG Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa kelas membaca ekstensif di Universitas Ekasakti memiliki kesadaran yang memadai mengenai berbagai strategi,Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa kelas membaca ekstensif di Universitas Ekasakti memiliki kesadaran yang memadai mengenai berbagai strategi,
UNDIKSHAUNDIKSHA Penguatan forum multi-pihak serta indikator kinerja yang jelas diperlukan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan. Pemanfaatan aplikasi berbasis smartphonePenguatan forum multi-pihak serta indikator kinerja yang jelas diperlukan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan. Pemanfaatan aplikasi berbasis smartphone
UNDIKSHAUNDIKSHA Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi resiliensi mahasiswa tidak hanya bergantung pada kompleksitas materi maupun perubahan prosesPenelitian ini menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi resiliensi mahasiswa tidak hanya bergantung pada kompleksitas materi maupun perubahan proses