ASSALAMASSALAM
Journal of Multicultural Education and Social StudiesJournal of Multicultural Education and Social StudiesPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendidikan karakter berbasis ekoteologi dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan pada anak usia dini di Taman Kanak-Kanak swasta Islam di Kecamatan Lut Tawar. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa krisis ekologis tidak semata-mata bersifat lingkungan, tetapi juga merupakan persoalan moral dan spiritual. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai ekoteologis dalam pendidikan anak usia dini menjadi penting untuk membentuk sikap peduli dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi kelas, dan dokumentasi yang melibatkan guru, kepala sekolah, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter peduli lingkungan dapat dikembangkan secara efektif melalui kegiatan berbasis nilai keagamaan, seperti bercerita tentang alam dalam konteks Al-Quran, praktik kolektif peduli lingkungan (misalnya menanam pohon, memilah sampah), serta pengintegrasian nilai-nilai ekologis dalam doa dan pelajaran moral sehari-hari. Guru berperan penting sebagai teladan yang menghubungkan ajaran keimanan dengan tanggung jawab ekologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekoteologi menyediakan pendidikan holistik yang mengharmoniskan dimensi spiritual, moral, dan ekologis dalam pembelajaran pada pendidikan anak usia dini berbasis Islam. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya dukungan institusional, kompetensi guru, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan model pendidikan lingkungan yang berkelanjutan dan berorientasi nilai dalam konteks pendidikan berbasis keagamaan.
This study demonstrates that ecotheology-based character education effectively fosters environmental awareness in early childhood within Islamic private kindergartens in Lut Tawar District.The findings indicate that integrating Islamic teachings, such as khalifah (stewardship), mīzān (balance), and the moral responsibility of caring for creation, into daily classroom routines and structured outdoor activities can instill pro-environmental behaviors among young children.Through activities such as planting, watering, recycling, and nature observation, children not only develop practical ecological skills but also internalize moral and religious values that reinforce the importance of environmental stewardship.Observations and interviews revealed that children demonstrate awareness in their daily behaviors, such as caring for plants, conserving water, and reminding peers to manage waste responsibly, which reflects the successful operationalization of ecotheology principles in early childhood education.The study also highlights several factors that support and challenge the implementation of ecotheology-based character education.Teacher competency, understanding of Islamic ecotheology, the availability of outdoor learning spaces, and active parental involvement emerged as significant enablers.In contrast, limited educational resources and varying home practices occasionally constrained childrens comprehension and application of ecological and moral concepts.Despite these challenges, the integration of religious teachings with experiential learning demonstrated that early childhood education could effectively cultivate both environmental awareness and character values simultaneously.Based on these findings, several recommendations can be proposed.First, schools should continue to strengthen teacher capacity in ecotheology and environmental pedagogy through professional development programs and workshops to ensure that Islamic ecological values are effectively conveyed and practiced.Second, the provision of adequate learning resources, including books, activity kits, and garden facilities, should be prioritized to enhance experiential learning opportunities.Third, parental engagement should be consistently fostered through training, workshops, and communication to align home and school practices in nurturing environmental responsibility.Additionally, the development of community-based projects, such as local environmental campaigns or collaborative green initiatives, can extend the impact of ecotheology-based education beyond the classroom, fostering a sustainable culture of ecological awareness within the broader community.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model pendidikan lingkungan yang berkelanjutan dan berorientasi nilai dalam konteks pendidikan berbasis keagamaan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana nilai-nilai ekoteologis dapat diintegrasikan secara efektif dalam kurikulum pendidikan anak usia dini, serta bagaimana peran guru dan komunitas dalam mendukung keberlanjutan nilai-nilai tersebut. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi konkret dalam mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis ekoteologi, termasuk dalam hal pemilihan metode pembelajaran, materi, dan aktivitas yang relevan dengan usia anak. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pendidikan karakter berbasis ekoteologi terhadap perilaku dan sikap anak terhadap lingkungan, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi perkembangan karakter dan moralitas anak secara keseluruhan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan model pendidikan lingkungan yang berkelanjutan dan berorientasi nilai dalam konteks pendidikan berbasis keagamaan.
- Fostering Ecological Awareness from an Early Age: Integrating Environmental Education Based on the Qur’an... doi.org/10.33084/tunas.v10i2.10117Fostering Ecological Awareness from an Early Age Integrating Environmental Education Based on the QurAoan doi 10 33084 tunas v10i2 10117
- Ecotheology in the Perspective of Islamic Education: A Conceptual Review | ETDC: Indonesian Journal of... etdci.org/journal/ijrer/article/view/3253Ecotheology in the Perspective of Islamic Education A Conceptual Review ETDC Indonesian Journal of etdci journal ijrer article view 3253
- Tantangan dan Peluang: Studi Kasus Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Mandiri Berubah Kabupaten Tapanuli... jurnal.bimaberilmu.com/index.php/jppi/article/view/632Tantangan dan Peluang Studi Kasus Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Mandiri Berubah Kabupaten Tapanuli jurnal bimaberilmu index php jppi article view 632
| File size | 268.9 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ASSALAMASSALAM Guru berperan sebagai murabbi atau moral guide yang menciptakan lingkungan belajar yang penuh kasih sayang dan bijaksana, di mana aktivitas literasi terhubungGuru berperan sebagai murabbi atau moral guide yang menciptakan lingkungan belajar yang penuh kasih sayang dan bijaksana, di mana aktivitas literasi terhubung
UIIDALWAUIIDALWA Penelitian ini memberikan kontribusi pada wacana pendidikan Islam dengan menawarkan model praktis bagi institusi lain untuk mengharmoniskan tradisi danPenelitian ini memberikan kontribusi pada wacana pendidikan Islam dengan menawarkan model praktis bagi institusi lain untuk mengharmoniskan tradisi dan
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yangH. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Faktor yang berpengaruh adalah minimnya minat dan motivasi siswa terhadap cerita rakyat, pandangan bahwa cerita rakyat hanya sebagai hiburan, cerita gunungFaktor yang berpengaruh adalah minimnya minat dan motivasi siswa terhadap cerita rakyat, pandangan bahwa cerita rakyat hanya sebagai hiburan, cerita gunung
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru agama Islam dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran agama Islam di SMP Al-IslamTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru agama Islam dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran agama Islam di SMP Al-Islam
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran organisasi kemasyarakatan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berlandaskan pada nilai-nilaiPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran organisasi kemasyarakatan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berlandaskan pada nilai-nilai
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Manajemen pembelajaran fiqih mawaris dalam kitab Mabahits fii ilmi mawarits untuk membentuk karakter adil pada mahasiswa di Mahad Aly Bahasa Arab dan PendidikanManajemen pembelajaran fiqih mawaris dalam kitab Mabahits fii ilmi mawarits untuk membentuk karakter adil pada mahasiswa di Mahad Aly Bahasa Arab dan Pendidikan
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Studi ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penerapan metode muhasabah an-nafs dalam pembentukan akhlakul karimah. Studi ini menggunakan metode deskriptifStudi ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penerapan metode muhasabah an-nafs dalam pembentukan akhlakul karimah. Studi ini menggunakan metode deskriptif
Useful /
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM Program ini juga menumbuhkan motivasi internal untuk berperilaku positif dan siap beradaptasi setelah kembali ke masyarakat. Hasilnya, pembinaan ini menjadiProgram ini juga menumbuhkan motivasi internal untuk berperilaku positif dan siap beradaptasi setelah kembali ke masyarakat. Hasilnya, pembinaan ini menjadi
UNSOEDUNSOED FGD mencakup remaja, orang tua, guru, dan perawat, sedangkan wawancara mendalam dilakukan dengan staf Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas dan koordinatorFGD mencakup remaja, orang tua, guru, dan perawat, sedangkan wawancara mendalam dilakukan dengan staf Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas dan koordinator
E GREENATIONE GREENATION Namun, engagement digital tidak berperan sebagai moderasi signifikan dalam hubungan antara nilai co-creation dan loyalitas. Temuan ini menunjukkan bahwaNamun, engagement digital tidak berperan sebagai moderasi signifikan dalam hubungan antara nilai co-creation dan loyalitas. Temuan ini menunjukkan bahwa
ASSALAMASSALAM Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi guna menggambarkanPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi guna menggambarkan