DAARULHUDADAARULHUDA
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu SosialSocius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu SosialPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya keterampilan passing bawah bolavoli peserta didik kelas IX A di SMP Negeri 3 Rogojampi Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan apakah permainan 4 on 4 dapat meningkatakan keterampilan passing bawah bolavoli pada peserta didik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan secara kolaboratif dan partisipatif. Terdiri dari 2 siklus dimana setiap siklus terdiri atas; perencanaan, pelaksanaan & observasi, dan refleksi. Sampel penelitian meliputi peserta didik kelas IX A yang berjumlah 29 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterampilan Passing Bawah Bolavoli Menggunakan Permainan 4 On 4 Peserta didik mengalami peningkatan, yaitu dari Hasil tes siklus I diperoleh sebanyak 10 peserta didik (32,26%) tuntas belajar, dan 19 peserta didik atau 67,74% belum tuntas belajar. Kemudian pada hasil tes siklus II menunjukkan 29 peserta didik (93,55%) tuntas belajar dan 2 peserta didik atau 6,45% belum tuntas belajar. Berdasarkan hasil rerata yang diperoleh tersebut dapat dikatakan terjadi peningkatan 20,18% pada siklus II dari siklus I. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan permainan 4 on 4 dapat meningkatkan kemampuan passing bawah bola voli peserta didik.
Penelitian tindakan kelas dengan dua siklus meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli peserta didik kelas IX A SMP Negeri 3 Rogojampi, di mana siklus I melaporkan 32,26% peserta tuntas belajar, sedangkan siklus II melaporkan 93,55% tuntas belajar.Peningkatan tersebut setara dengan kenaikan 20,18% dalam tingkat ketuntasan setelah penerapan permainan 4 on 4.Temuan menunjukkan bahwa pendekatan permainan 4 on 4 efektif dalam memperbaiki kemampuan teknik dasar passing bawah bagi siswa.
1) Mengkaji efek jangka menengah dari intervensi permainan 4 on 4 terhadap keterampilan passing bawah siswa, dengan mengadakan sesi pengujian berulang setiap dua bulan selama satu semester sehingga dapat terlihat apakah peningkatan yang diperoleh pada siklus kedua dapat dipertahankan. 2) Membandingkan metode pengajaran menggunakan permainan 4 on 4 dengan latihan drill tradisional, dengan membagi sampel menjadi dua kelompok, satu menerima intervensi 4 on 4 dan satu lagi latihan drill, kemudian menilai skor passing sebelum dan setelah intervensi untuk mengetahui perbedaan efektivitas kedua pendekatan. 3) Meneliti hubungan antara peningkatan keterampilan passing bawah dan faktor sosial seperti kerja sama tim serta motivasi belajar siswa, dengan menggunakan kuesioner terstandardisasi serta analisis korelasi untuk melihat apakah peningkatan teknik juga berdampak positif pada aspek sosial dan psikologis siswa. 4) Menganalisis faktor pemotor tambahan dalam penyusunan strategi pembelajaran 4 on 4, seperti peran media audiovisual atau pemodelan digital, dan bagaimana faktor tersebut dapat mempengaruhi kecepatan pendapataan teknik. 5) Mempelajari perbedaan respons pembelajaran 4 on 4 di antara siswa dengan latar belakang olahraga yang berbeda (misalnya, siswa yang pernah mengikuti klub bola voli sebelumnya versus yang tidak), untuk melihat apakah pengalaman bermain sebelumnya memoderasi hasil belajar. 6) Menilai penerapan 4 on 4 pada tingkat kelas yang lebih tinggi, seperti kelas X dan XI, untuk mengidentifikasi apakah efektivitas metode ini konsisten atau menurun seiring bertambahnya usia dan keterampilan. 7) Meneliti dampak 4 on 4 terhadap aspek gerak lainnya seperti kecepatan reaksi dan keseimbangan, karena permainan ini melibatkan perubahan posisi cepat dan kerja kelompok, sehingga dapat meningkatkan kompetensi fisik lainnya. 8) Menyusun model pembelajaran 4 on 4 yang dapat diadopsi oleh guru di sekolah lain dengan menggunakan panduan praktis, termasuk fasilitas yang dibutuhkan, jangka waktu pelaksanaan, dan evaluasi berkelanjutan.
- Layanan Konseling Kelompok dengan Menggunakan Pendekatan Cognitive Behavioral untuk Membentuk Internal... ejournal.stkipmpringsewu-lpg.ac.id/index_php/fokus/article/view/626Layanan Konseling Kelompok dengan Menggunakan Pendekatan Cognitive Behavioral untuk Membentuk Internal ejournal stkipmpringsewu lpg ac index php fokus article view 626
- The Learning Model of Forearm Passing In Volleyball for Junior High School | Ajayati | JETL (Journal... journal.stkipsingkawang.ac.id/index.php/JETL/article/view/289The Learning Model of Forearm Passing In Volleyball for Junior High School Ajayati JETL Journal journal stkipsingkawang ac index php JETL article view 289
- Different Effects Between Cooperative and Sociometric Learning on Lower Passing Learning Outcomes in... atlantis-press.com/proceedings/aisteel-19/125928429Different Effects Between Cooperative and Sociometric Learning on Lower Passing Learning Outcomes in atlantis press proceedings aisteel 19 125928429
| File size | 609.68 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Sumber literatur diperoleh dengan cara mencari artikel dari jurnal-jurnal bereputasi di Sinta dan Google Scholar. Berdasarkan hasil telaahan dan penelurusanSumber literatur diperoleh dengan cara mencari artikel dari jurnal-jurnal bereputasi di Sinta dan Google Scholar. Berdasarkan hasil telaahan dan penelurusan
PAPANDAPAPANDA Sampel penelitian diambil satu kelas menggunakan metode simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian sebelum dan sesudah perlakuan,Sampel penelitian diambil satu kelas menggunakan metode simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian sebelum dan sesudah perlakuan,
PAPANDAPAPANDA Peningkatan ini dibuktikan melalui tes pemahaman konsep, yang menunjukkan kenaikan nilai rata-rata siswa dari 57 pada siklus I menjadi 80 pada siklus II.Peningkatan ini dibuktikan melalui tes pemahaman konsep, yang menunjukkan kenaikan nilai rata-rata siswa dari 57 pada siklus I menjadi 80 pada siklus II.
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Penelitian ini dilaksanakan selama tujuh minggu dengan satu kali pertemuan untuk melaksanakan tes kondisi awal (pra siklus), enam kali pertemuan denganPenelitian ini dilaksanakan selama tujuh minggu dengan satu kali pertemuan untuk melaksanakan tes kondisi awal (pra siklus), enam kali pertemuan dengan
AKRABJUARAAKRABJUARA Metafora diproduksi dan digunakan sangat natural sehingga nyaris tidak dapat dirasakan bahwa ekspresi tersebut adalah ekspresi metafora. Pertanyaan yangMetafora diproduksi dan digunakan sangat natural sehingga nyaris tidak dapat dirasakan bahwa ekspresi tersebut adalah ekspresi metafora. Pertanyaan yang
UADUAD Tujuan dikeluarkannya Perppu ini adalah untuk mengatasi kegentingan akibat meningkatnya kekerasan seksual terhadap anak secara signifikan, memberikan efekTujuan dikeluarkannya Perppu ini adalah untuk mengatasi kegentingan akibat meningkatnya kekerasan seksual terhadap anak secara signifikan, memberikan efek
UADUAD Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kewajiban PT Arara Abadi wilayah operasional Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten KamparPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kewajiban PT Arara Abadi wilayah operasional Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar
UADUAD Penelitian ini menyimpulkan, pertama pasal 70 ayat (3) UU 10/2016 telah menimbulkan problematika hukum. Kedua, terdapat kelebihan dan kelemahan terhadapPenelitian ini menyimpulkan, pertama pasal 70 ayat (3) UU 10/2016 telah menimbulkan problematika hukum. Kedua, terdapat kelebihan dan kelemahan terhadap
Useful /
BUMIGORABUMIGORA Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kesadaran dan pemahaman yang lebih baik tentang dukacita dan dampaknya pada individu dan masyarakatPenelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kesadaran dan pemahaman yang lebih baik tentang dukacita dan dampaknya pada individu dan masyarakat
STAIALANWARSTAIALANWAR Sedangkan cara jamaah menginternalisasi nilai-nilai agama yang terkandung dalam pengajian tafsir al-Ibrīzmelalui empat tahap, yaitu mendengarkan denganSedangkan cara jamaah menginternalisasi nilai-nilai agama yang terkandung dalam pengajian tafsir al-Ibrīzmelalui empat tahap, yaitu mendengarkan dengan
UADUAD Kedua, Bagaimana problematika penerapan diskresi dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia pasca UU No 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.Kedua, Bagaimana problematika penerapan diskresi dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia pasca UU No 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.
UADUAD Pemurnian sistem presidensil memerlukan pencabutan kewenangan legislasi presiden, pemberian hak veto dengan persyaratan, penegasan kewenangan presidenPemurnian sistem presidensil memerlukan pencabutan kewenangan legislasi presiden, pemberian hak veto dengan persyaratan, penegasan kewenangan presiden