DAARULHUDADAARULHUDA
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu SosialSocius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu SosialMenurut data rekapitulasi kejadian bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari tahun 2006-2017, intensitas bencana yang sering terjadi adalah bencana tanah longsor yaitu sebanyak 12 kejadian bencana. Bencana tanah longsor yang terjadi mengakibatkan 29 ha sawah rusak, 59 rumah rusak, 1 sekolah rusak, jalan tertimbun, arus listrik terputus, dan 195 KK (554 jiwa) mengungsi. Penyebab bencana tanah longsor tidak lepas dari kegiatan manusia yang banyak memanfaatkan lahan untuk ditanami sengon. Kegiatan tersebut tidak lain adalah untuk penetingan ekonomi. Sengon tadi dalam usia singkat akan ditegor lalu ditanam kembali. Hal tersebut mengakibatkan akar tanaman tidak mampu mengikat tanah dengan baik sehingga tanaha akan mudah bergerak dan longsor. Pengurangan risiko bencana (Disaster Risk Reduction) merupakan bentuk pengembangan kerangka kerja baru yang digunakan untuk mengurangi risiko atau kerugian yang ditimbulkan dari bencana dengan menitikberatkan pada upaya pemberdayaan individu maupun masyarakat dalam menghadapi bencana. Pengurangan risiko bencana adalah pendekatan proaktif yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas individu maupun masyarakat dalam mitigasi untuk mengurangi dampak kejadian bencana sehingga masyarakat memiliki kemampuan atau kapasitas untuk bertahan dan bangkit dari bencana dalam upaya penghidupan berkelanjutan (sustainibility livelihood). Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis akan membahas mengenai upaya pengurangan resiko bencana yang dilakukan masyarakat desa Tempur. Upaya pengurangan resiko bencana masyarakat Desa Tempur yaitu pengembangan pengetahuan kebencanaan, pengadaan sarana prasarana tanggap darurat, pembuatan terasering, penghijauan, system peringatan dini yang berupa tradisional dan modern.
Masyarakat Desa Tempur telah berupaya mengurangi risiko bencana tanah longsor melalui pengembangan pengetahuan kebencanaan, penyediaan sarana dan prasarana tanggap darurat, pembuatan terasering, penghijauan, serta sistem peringatan dini tradisional dan modern.Penelitian ini menyarankan agar pelatihan dan sosialisasi terus dilaksanakan secara konsisten, serta masyarakat didorong untuk menanam tanaman yang dapat meminimalkan risiko tanah longsor.Selain itu, sistem peringatan dini perlu ditingkatkan kecanggihannya dan diperluas jangkauannya.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai jenis tanaman dalam mencegah tanah longsor di Desa Tempur, dengan mempertimbangkan karakteristik akar, kemampuan serapan air, dan adaptasi terhadap kondisi lokal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem peringatan dini berbasis teknologi yang lebih canggih dan terintegrasi, misalnya dengan memanfaatkan sensor tanah, data curah hujan, dan pemodelan risiko longsor untuk memberikan peringatan yang lebih akurat dan tepat waktu. Ketiga, penting untuk mengkaji lebih lanjut peran serta masyarakat dalam proses perencanaan dan implementasi program pengurangan risiko bencana, termasuk identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dan pengembangan strategi untuk meningkatkan kesadaran serta tanggung jawab bersama dalam menghadapi ancaman bencana tanah longsor. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan ketahanan masyarakat Desa Tempur terhadap bencana tanah longsor dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
| File size | 490.18 KB |
| Pages | 3 |
| Short Link | https://juris.id/p-1Ew |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UNPABUNPAB Teknik analisis yang digunakan adalah *Paired Sample T Test* menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapatTeknik analisis yang digunakan adalah *Paired Sample T Test* menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat
UNUHAUNUHA Selain itu, pengaruh pendekatan pembelajaran matematika realistik lebih baik dibandingkan pembelajaran ekspositori. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatanSelain itu, pengaruh pendekatan pembelajaran matematika realistik lebih baik dibandingkan pembelajaran ekspositori. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Dimana hasil dari uji validitas kepada 3 orang ahli yaitu ahli alat, ahli komunikasi, ahli anak cerebral palsy yang menyatakan media ini layak untuk digunakanDimana hasil dari uji validitas kepada 3 orang ahli yaitu ahli alat, ahli komunikasi, ahli anak cerebral palsy yang menyatakan media ini layak untuk digunakan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Isu sosiosaintifik menjadi konteks yang penting dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang kontroversi sosial-sains.memilikiIsu sosiosaintifik menjadi konteks yang penting dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang kontroversi sosial-sains.memiliki
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Oleh karena itu dibutuhkan penerapan komunikasi interpersonal dalam menjalankan peran kepala sekolah sebagai seseorang yang memempengaruhi, mengarahkan,Oleh karena itu dibutuhkan penerapan komunikasi interpersonal dalam menjalankan peran kepala sekolah sebagai seseorang yang memempengaruhi, mengarahkan,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Konsep belajar mandiri sesuai dengan filosofi pendidikan progresivisme. Keduanya menekankan nilai-nilai kemandirian dan kebebasan, serta menghadirkan perspektifKonsep belajar mandiri sesuai dengan filosofi pendidikan progresivisme. Keduanya menekankan nilai-nilai kemandirian dan kebebasan, serta menghadirkan perspektif
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Ketiga, untuk perentase kesalahan kamimat lebih sedikit dibandingkan kesalahan ejaan dan diksi yaitu berada pada persentase 10,71%. Jadi dapat disimpulkanKetiga, untuk perentase kesalahan kamimat lebih sedikit dibandingkan kesalahan ejaan dan diksi yaitu berada pada persentase 10,71%. Jadi dapat disimpulkan
DCCDCC Dalam kondisi saat ini, kosakata masih menjadi kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh siswa untuk dapat belajar bahasa Inggris baik secara lisan maupunDalam kondisi saat ini, kosakata masih menjadi kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh siswa untuk dapat belajar bahasa Inggris baik secara lisan maupun
Useful /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Kegiatan yang dilakukan dalam analisis data dimulai dengan reduksi data, display data, dan yang terakhir adalah penarikan kesimpulan atau verifikasi. HasilKegiatan yang dilakukan dalam analisis data dimulai dengan reduksi data, display data, dan yang terakhir adalah penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil
ENDLESS JOURNALENDLESS JOURNAL Heresi dipandang sebagai kejahatan pengkhianatan terhadap otoritas ilahi, yang membenarkan persekusi dan penghancuran bidat. Perlakuan terhadap tubuh orang-orangHeresi dipandang sebagai kejahatan pengkhianatan terhadap otoritas ilahi, yang membenarkan persekusi dan penghancuran bidat. Perlakuan terhadap tubuh orang-orang
DCCDCC Dalam pengembangannya, penulis membuat program tersebut menggunakan Framework Ajax dengan tujuan program yang akan dikembangkan dapat mempermudah perusahaanDalam pengembangannya, penulis membuat program tersebut menggunakan Framework Ajax dengan tujuan program yang akan dikembangkan dapat mempermudah perusahaan
DCCDCC PT. Sentra Profeed Intermitra merupakan perusahaan pakan ternak ayam yang berorientasi pada laba tanpa melupakan aspek-aspek ekonomis, lingkungan dan finansial.PT. Sentra Profeed Intermitra merupakan perusahaan pakan ternak ayam yang berorientasi pada laba tanpa melupakan aspek-aspek ekonomis, lingkungan dan finansial.