USNSJUSNSJ

AJAJ

Potensi agribisnis di kawasan Kabupaten Tana Tidung belum dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Hasil yang diperoleh masih relatif kecil dan belum mampu memberdayakan perekonomian masyarakat karena komoditas yang ada belum dikembangkan menjadi komoditas unggulan. Akibatnya, peluang perdagangan lintas batas atau regional belum memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat dan wilayah. Salah satu alternatif dalam pengembangan wilayah adalah melaksanakan strategi pengembangan komoditas agribisnis unggulan agar wilayah dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan bagi daerah sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui sektor pertanian dasar dan utama serta komoditas agribisnis unggulan, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan keberhasilan pengembangan komoditas agribisnis unggulan, dan (3) memberikan rekomendasi strategi pengembangan komoditas agribisnis unggulan di Kabupaten Tana Tidung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan yang mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Tana Tidung berdasarkan nilai LQ dan rasio B/C >1 serta preferensi petani adalah bayam (LQ=8.06), daun sawi (LQ=2.15), kangkong (LQ=2.18), dan cabai rawit (LQ=1.84). Strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan komoditas unggulan di Kabupaten Tana Tidung adalah 1) meningkatkan kerja sama/koordinasi antara lembaga pertanian dengan sektor swasta atau pemerintah, 2) meningkatkan kapasitas pendukung infrastruktur, fasilitas, dan infrastruktur, 3) memaksimalkan bantuan modal dari pemerintah sebagai pemicu inovasi dalam proses, pemasaran, dan sosialisasi hasil produksi, 4) menyediakan data informasi untuk mendukung permintaan pemasaran.

Komoditas unggulan yang memiliki posisi strategis untuk dikembangkan di Kecamatan Tana Tidung berdasarkan hasil analisis LQ dan rasio B/C >1 serta preferensi petani adalah bayam (LQ=8.Strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan komoditas pertanian unggulan di Kabupaten Tana Tidung adalah meningkatkan kerja sama/koordinasi antara lembaga pertanian dengan sektor swasta atau pemerintah, meningkatkan kapasitas pendukung infrastruktur, fasilitas, dan infrastruktur, memaksimalkan bantuan modal dari pemerintah sebagai pemicu inovasi dalam proses, pemasaran, dan sosialisasi hasil produksi, serta menyediakan data informasi untuk mendukung permintaan pemasaran.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kerja sama antara lembaga pertanian dan sektor swasta terhadap pengembangan komoditas agribisnis di Tana Tidung. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi digital dalam memperluas akses pasar untuk komoditas agribisnis lokal. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas bantuan subsidi pemerintah dalam mendorong inovasi di sektor agribisnis, terutama dalam pengolahan dan pemasaran hasil produksi.

  1. ANALISIS SEKTOR UNGGULAN (LQ),STRUKTUR EKONOMI (SHIFT SHARE), DAN PROYEKSI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO... ejournal.unitomo.ac.id/index.php/ep/article/view/384ANALISIS SEKTOR UNGGULAN LQ STRUKTUR EKONOMI SHIFT SHARE DAN PROYEKSI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO ejournal unitomo ac index php ep article view 384
  2. Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities | Kherunnisa | Agribusiness Journal.... doi.org/10.31327/aj.v6i2.2096Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities Kherunnisa Agribusiness Journal doi 10 31327 aj v6i2 2096
  3. ANALISIS DATA KUALITATIF: MANUAL ATAU DENGAN APLIKASI? | Develop. analisis data kualitatif manual aplikasi... ejournal.unitomo.ac.id/index.php/ep/article/view/4389ANALISIS DATA KUALITATIF MANUAL ATAU DENGAN APLIKASI Develop analisis data kualitatif manual aplikasi ejournal unitomo ac index php ep article view 4389
  4. Strategi Pengembangan Komoditas Unggulan di Kelurahan Banturung Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya... doi.org/10.37304/jem.v1i3.2567Strategi Pengembangan Komoditas Unggulan di Kelurahan Banturung Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya doi 10 37304 jem v1i3 2567
Read online
File size309.18 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test