HAMZANWADIHAMZANWADI

Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan DasarJurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan pembelajaran tari Wonderland bagi siswa tunarungu di SLB Negeri 1 Lombok Timur. Siswa tunarungu memiliki keterbatasan dalam menerima informasi secara lisan, sehingga memerlukan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhannya. Tari Wonderland dipilih karena memiliki karakteristik gerak yang relatif sederhana serta berpotensi menjadi sarana komunikasi, ekspresi diri, dan pengembangan kemampuan motorik, sosial, emosional, serta kreativitas siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Wonderland memerlukan strategi khusus yang menekankan pada pemanfaatan kemampuan visual, sensorik, dan latihan gerak secara berulang. Meskipun siswa menghadapi berbagai hambatan, proses pembelajaran dapat berlangsung efektif melalui pendekatan yang berpusat pada karakteristik siswa. Temuan penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian pendidikan seni tari bagi peserta didik berkebutuhan khusus, khususnya dalam penerapan strategi pembelajaran berbasis visual dan sensorik yang sesuai bagi siswa tunarungu.

Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran tari Wonderland pada siswa tunarungu di SLB Negeri 1 Lombok Timur dilakukan melalui modifikasi strategi pembelajaran yang menyesuaikan karakteristik peserta didik.Pembelajaran tidak bertumpu pada kemampuan mendengar musik, melainkan memanfaatkan rangsangan visual, sentuhan fisik, dan kepekaan terhadap getaran sebagai pengganti fungsi pendengaran.Strategi pembelajaran diterapkan melalui tiga tahap utama, yaitu pengondisian kepekaan terhadap getaran fisik, pembelajaran gerak melalui pengamatan visual dan peniruan gerak pelatih, serta penguatan ingatan motorik melalui sistem hitungan 2 x 8 untuk menghafal gerakan dan pola lantai.Melalui strategi tersebut, siswa tunarungu mampu mengeksplorasi tubuh mereka dalam merasakan irama musik melalui getaran dan isyarat visual sehingga dapat mengikuti koreografi tari secara terarah dan kompak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Wonderland sebagai tari kreasi yang memiliki gerakan yang memungkinkan adanya penyesuaian dengan kemampuan siswa tunarungu.Modifikasi gerakan, pemanfaatan media visual, dan penggunan getaran sebagai penanda ritme terbukti membantu siswa meningkatkan kemampuan gerak tubuh, pembelajaran tari juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, dan keberanian siwa dalam menampilkan kemampuan mereka.Dengan demikian, penggunaan pembelajaran tari berbasis visul terbukti menjadi cara yang efektif untuk membantu siswa tunarungu dalam belajar tari.Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih tari dalam mengembangkan pembelajaran tari sesuai dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus khususnya tunarungu.

Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran tari kreasi lainnya yang dapat diterapkan bagi siswa tunarungu, dengan mempertimbangkan berbagai jenis tari kreasi dan karakteristik geraknya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pengajaran tari kreasi yang lebih efektif dan inovatif, dengan memanfaatkan teknologi atau media visual yang interaktif dan menarik bagi siswa tunarungu. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pembelajaran tari kreasi terhadap perkembangan sosial-emosional siswa tunarungu, termasuk peningkatan rasa percaya diri, kerja sama, dan interaksi sosial mereka dalam lingkungan pendidikan inklusif.

  1. Strategi Pembelajaran Efektif di Era Digital melalui Direct Instruction pada Mata Kuliah Aransemen Paduan... doi.org/10.24114/grenek.v14i2.69191Strategi Pembelajaran Efektif di Era Digital melalui Direct Instruction pada Mata Kuliah Aransemen Paduan doi 10 24114 grenek v14i2 69191
  2. Tantangan Dan Solusi Guru Dalam Menghadapi Kesulitan Belajar Pada Anak Tunarungu | Jurnal Pengabdian... journal.stitmubo.ac.id/index.php/solusi/article/view/167Tantangan Dan Solusi Guru Dalam Menghadapi Kesulitan Belajar Pada Anak Tunarungu Jurnal Pengabdian journal stitmubo ac index php solusi article view 167
  3. Implementasi Pendidikan Inklusif Pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia | Jurnal Golden... doi.org/10.29408/jga.v4i02.2019Implementasi Pendidikan Inklusif Pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia Jurnal Golden doi 10 29408 jga v4i02 2019
Read online
File size599.6 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test