UNTANUNTAN

TANJUNGPURA LAW JOURNALTANJUNGPURA LAW JOURNAL

Skema self declare (pernyataan mandiri) di Indonesia, khususnya yang diterapkan kepada pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dalam konteks sertifikasi halal. Namun, di balik itu, terdapat sejumlah permasalahan yang menjadi tantangan serius seperti rendahnya kesadaran pelaku usaha untuk mendaftarkan produknya untuk mendapatkan sertifikat halal melalui skema self declare, pemalsuan data, penyalahgunaan sertifikasi halal, perubahan bahan baku dan ketidakpatuhan terhadap standar halal yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai problematika skema self declare bagi pelaku usaha dengan fokus pada permasalahan skema self declare dikaitkan pada aspek nilai-nilai islam dan etika bisnis pelaku usaha (teori bisnis tazkiyah).

Problematika skema self declare produk makanan dan minuman pelaku usaha mikro di Indonesia masih terdapat beberapa permasalahan seperti rendahnya kesadaran pelaku usaha mikro untuk mendaftarkan produknya, penyalahgunaan sertifikat halal, pelanggaran dalam proses produksi dan bahan baku, penamaan produk yang diharamkan.Landasan moral bagi pelaku usaha yang mengajukan sertifikasi halal melalui skema self declare dapat dikaitkan dengan prinsip tazkiyah yang menuntut adanya kejujuran dan amanah yang kuat dari dalam diri pelaku usaha.Artinya, pernyataan kehalalan itu bukan sekadar formalitas prosedural, melainkan cerminan dari komitmen internal untuk memproduksi dan menjual produk yang benar-benar halal sesuai syariat.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas kampanye kesadaran pelaku usaha mikro terhadap sertifikasi halal melalui pendekatan edukasi berbasis digital. Selanjutnya, studi tentang pengembangan sistem pengawasan berbasis teknologi untuk meminimalkan penyalahgunaan sertifikat halal. Terakhir, penelitian tentang integrasi prinsip tazkiyah dalam pembentukan etika bisnis UMKM untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk halal.

  1. A Model Integrating Islamic Religiosity and Theory of Planned Behavior to Explain the Dynamics of Halal... doi.org/10.22452/ris.vol10no1.5A Model Integrating Islamic Religiosity and Theory of Planned Behavior to Explain the Dynamics of Halal doi 10 22452 ris vol10no1 5
  2. A Shariah Perspective Study on the Concept of Halal Food | Journal of Social Sciences Review. shariah... jssr.pk/index.php/jssr/article/view/77A Shariah Perspective Study on the Concept of Halal Food Journal of Social Sciences Review shariah jssr pk index php jssr article view 77
  3. Vol. 4 No. 1 (2023): Alhaqiqa: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam | Alhaqiqa: Jurnal Komunikasi dan... doi.org/10.36915/alhaqiqa.v4i1Vol 4 No 1 2023 Alhaqiqa Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Alhaqiqa Jurnal Komunikasi dan doi 10 36915 alhaqiqa v4i1
  4. Problematika Penerapan Sertifikasi Halal Self Declare di Indonesia dalam Perspektif Maqasid Syariah |... jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-qalam/article/view/4797Problematika Penerapan Sertifikasi Halal Self Declare di Indonesia dalam Perspektif Maqasid Syariah jurnal stiq amuntai ac index php al qalam article view 4797
Read online
File size335.83 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test