UMRAHUMRAH
SELATSELATPerjanjian nominee yang berkaitan dengan kepemilikan tanah di Indonesia ini banyak terjadi dalam hal kepemilikan tanah hak milik oleh Warga Negara Asing. Hingga saat ini tidak ada satupun Peraturan Perundang-Undangan yang melarang adanya perjanjian nominee jika subyek hukumnya adalah sesame Warga Negara Indonesia sehingga melahirkan adanya suatu kekosongan norma (rechtsvacuum). Penelitian ini menganalisis tentang keabsahan perjanjian nominee dengan obyek tanah yang dibuat antar sesame Warga Negara Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perjanjian nominee yang dilakukan oleh sesame Warga Negara Indonesia dengan obyek berupa tanah secara hukum yang berlaku di Indonesia adalah sah dan mengikat bagi pihak yang terikat perjanjian di dalamnya apabila dilaksanakan sesuai dengan syarat sah perjanjian yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Ketentuan Pasal 26 ayat (2) Undang-Undang Pokok Agraria sebagaimana tersebut di atas apabila ditafsirkan secara a contrario maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa tidak dilarang apabila perjanjian nominee dilakukan antar Warga Negara Indonesia.
Perjanjian Nominee yang dibuat oleh sesama WNI tidak bertentangan dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku di Indonesia karena UUPA tidak mengatur adanya larangan perjanjian nominee antar sesama WNI.Perjanjian nominee yang dilakukan oleh sesame WNI dengan obyek berupa tanah secara hukum yang berlaku di Indonesia adalah sah dan mengikat bagi pihak yang terikat perjanjian di dalamnya sehingga dengan demikian kepemilikan tanah yang diperoleh berdasarkan perjanjian nominee antar sesame WNI adalah sah dan tidak bertentangan dengan hukum.
Penelitian lanjutan dapat melakukan studi empiris yang mendalam pada perjanjian nominee yang telah diterapkan di berbagai daerah Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi pola praktik, frekuensi sengketa, serta faktor‑faktor yang memengaruhi keberlakuan dan efektivitas perjanjian tersebut dalam konteks hukum tanah. Selain itu, diperlukan analisis komparatif terhadap sistem hukum negara‑negara lain yang telah mengatur nominee secara eksplisit, seperti Amerika Serikat dan Inggris, untuk merumuskan rekomendasi regulasi yang lebih terstruktur serta mengisi kekosongan norma (rechtsvacuum) yang terdapat dalam Undang‑Undang Pokok Agraria. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak ekonomi dan sosial penggunaan perjanjian nominee terhadap pasar tanah, termasuk pengaruhnya terhadap investasi asing, nilai tanah, dan kesejahteraan masyarakat lokal, guna memahami konsekuensi luas dari praktik tersebut. Sebagai tambahan, studi kualitatif mengenai persepsi notaris, pengacara, dan pihak terkait lainnya terhadap perjanjian nominee dapat memberikan insight tentang hambatan praktis dan potensi penyelesaian sengketa yang lebih efektif. Akhirnya, penelitian dapat mengembangkan model hukum hybrid yang mengintegrasikan prinsip kebebasan berkontrak dengan perlindungan kepentingan publik, sehingga menghasilkan kerangka legislatif yang seimbang antara kepentingan investasi dan kepemilikan tanah oleh warga negara Indonesia.
| File size | 1.01 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG Dengan pendekatan kolaboratif ini, AI dapat memainkan peran yang signifikan dalam memperkuat upaya menjaga kesehatan lingkungan, meningkatkan kualitasDengan pendekatan kolaboratif ini, AI dapat memainkan peran yang signifikan dalam memperkuat upaya menjaga kesehatan lingkungan, meningkatkan kualitas
UNRAMUNRAM Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus. Hasil penelitian ini menunjukkanPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan
UNJAYAUNJAYA Latar Belakang: Masa remaja putri dimulai dengan tanda-tanda pubertas, salah satunya menstruasi. Remaja sering mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi,Latar Belakang: Masa remaja putri dimulai dengan tanda-tanda pubertas, salah satunya menstruasi. Remaja sering mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi,
UNRAMUNRAM Human capital investement yang merupakan istilah dari pemberian pelatihan, workshop ataupun pendidikan untuk meningkatkan kapasitas pekerja adalah perluHuman capital investement yang merupakan istilah dari pemberian pelatihan, workshop ataupun pendidikan untuk meningkatkan kapasitas pekerja adalah perlu
UNRAMUNRAM KKGO berhasil menjadi wadah profesional yang meningkatkan kapasitas pedagogik dan profesional guru serta membangun jejaring kolaboratif antar sekolah danKKGO berhasil menjadi wadah profesional yang meningkatkan kapasitas pedagogik dan profesional guru serta membangun jejaring kolaboratif antar sekolah dan
UNRAMUNRAM Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi 6C siswaModel pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi 6C siswa
UMRAHUMRAH Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa implementasi UU PWP3K belum berjalan sebagaimana mestinya, karena belum adanya Peraturan daerah (Perda) RencanaBerdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa implementasi UU PWP3K belum berjalan sebagaimana mestinya, karena belum adanya Peraturan daerah (Perda) Rencana
UNPADUNPAD CSR merupakan merupakan komitmen usaha untuk beroperasi secara legal dan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup dan tanggung jawab kemitraan dariCSR merupakan merupakan komitmen usaha untuk beroperasi secara legal dan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup dan tanggung jawab kemitraan dari
Useful /
UMRAHUMRAH Kedua, penanggulangan prostitusi secara preventif ini dilakukan oleh berbagai pihak baik dari instansi pemerintahan maupun masyarakat setempat sehinggaKedua, penanggulangan prostitusi secara preventif ini dilakukan oleh berbagai pihak baik dari instansi pemerintahan maupun masyarakat setempat sehingga
UMRAHUMRAH Mahkamah Konstitusi dapat membentuk norma baru berdasarkan pembatalan larangan pada Pasal 57 ayat (2a) melalui Putusan Nomor 48/PUU-IX/2011. Politik hukumMahkamah Konstitusi dapat membentuk norma baru berdasarkan pembatalan larangan pada Pasal 57 ayat (2a) melalui Putusan Nomor 48/PUU-IX/2011. Politik hukum
UMRAHUMRAH Sehingga tujuan mulia pembangunan sebagaimana dalam Undang-Undang Cipta Kerja tersebut tercapai dengan baik yang yang bersumber pada Pancasila dan Undang-UndangSehingga tujuan mulia pembangunan sebagaimana dalam Undang-Undang Cipta Kerja tersebut tercapai dengan baik yang yang bersumber pada Pancasila dan Undang-Undang
UMSUMS Penelitian ini juga dilengkapi dengan kajian agroekologi dan distribusi keruangan pendapatan menurut usaha padi dan palawija. Penelitian ini menemukanPenelitian ini juga dilengkapi dengan kajian agroekologi dan distribusi keruangan pendapatan menurut usaha padi dan palawija. Penelitian ini menemukan