UBHARAJAYAUBHARAJAYA

Journal of Students‘ Research in Computer ScienceJournal of Students‘ Research in Computer Science

Breast milk is the best nutrition for toddlers, but not all babies and toddlers get breast milk from their mothers. Many factors cause children not to get breast milk from their mothers, therefore formula milk is created as a substitute for breast milk. Not all babies or toddlers are suitable for 1 type of formula milk, this is due to an allergic reaction or a childs incompatibility reaction to some of the content contained in formula milk, therefore parents need to be careful so that they are not mistaken in giving formula milk. The best step is to consult an expert regarding the childs condition. There are methods that can provide alternative choices for mothers in considering formula feeding their children. The Simple Additive Weighting (SAW) method is considered suitable for overcoming the problem of choosing formula milk, because this method can include several criteria at once, then a ranking of several selected alternatives is carried out. Of the 3 alternatives included in this study, 50% chose soy milk, 40% amino acid milk, and 10% effective hydrolyzed milk.

Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap pemilihan susu formula terhadap jenis susu yang dipilih dengan jenis susu yang tersedia, sebab pemilihan susu formula juga terkait kondisi anak atau bayi.Dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) pengambilan keputusan dengan multiple attribute lebih mudah dilakukan sebab metode ini mendukung atribut berganda dan bobot sebagai variabel perhitungan.Tidak ada metode yang benar-benar akurat, untuk mengukur akurasinya, dapat dibandingkan dengan metode yang lain atau dilakukan oleh ahli, namun metode ini dapat memberikan gambaran kepada konsumen mengenai pemilihan susu formula.Perhitungan manual dengan alternatif yang banyak dan kriteria yang banyak memakan waktu dan perlu ketelitian mendalam.Berdasarkan perhitungan yang dilakukan diperoleh hasil untuk masing-masing alternatif adalah A1 - Susu Soya terpilih sebanyak 50% (40 kali), A2 – Ekstensif Hidrolisis terpilih sebanyak 10% (8 kali), dan A3 – Susu Asam Amino terpilih sebanyak 40% (32 kali).

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan responden dengan melibatkan lebih banyak distributor susu formula di berbagai wilayah untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai preferensi konsumen. Kedua, penelitian dapat menggabungkan faktor-faktor lain yang memengaruhi pemilihan susu formula, seperti tingkat pendapatan keluarga, tingkat pendidikan orang tua, dan aksesibilitas terhadap informasi mengenai susu formula. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan model sistem pendukung keputusan yang lebih canggih dengan menggunakan algoritma machine learning untuk memprediksi preferensi konsumen susu formula berdasarkan data yang lebih beragam.

Read online
File size369.1 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test