SEMARANGKOTASEMARANGKOTA
RIPTEKRIPTEKKeragaman dan kepadatan vegetasi menjadi kunci dalam pengelolaan banjir di daerah aliran sungai, khususnya di wilayah tengah dan hilir. Indeks vegetasi yang dapat digunakan meliputi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) untuk mengukur kehijauan vegetasi, Normalized Difference Water Index (NDWI) untuk mengukur tingkat kelembapan vegetasi, dan Soil Adjusted Vegetation Index (SAVI) untuk vegetasi dengan penutupan kanopi rendah. Untuk daerah aliran sungai yang berkelanjutan hingga daerah pantai, indikator keanekaragaman lahan perlu diperkuat dengan Normalized Difference Built-Up Index (NDBI) yang berguna untuk perencanaan penggunaan lahan. Informasi indeks vegetasi ini dapat diperoleh melalui pemrosesan peta citra satelit. Manfaat pemrosesan indeks vegetasi dalam pengelolaan daerah aliran sungai semakin penting dalam era perubahan iklim, terutama dalam upaya harmonisasi hubungan antara elemen lingkungan yang mencakup kepentingan penduduk setempat. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan hubungan antara faktor alami termasuk dampak perubahan iklim dan manusia. Pengujian dimulai dengan mencari perubahan indeks NDVI, NDWI, SAVI, dan NDBI selama 5 tahun terakhir menggunakan analisis Indikator Asosiasi Ruang Global (GISA) dengan Indeks Global Morans I, kemudian mencari asosiasi dengan pola perubahan penduduk dan persentase luas permukiman. Hasil menunjukkan hubungan antara pola perubahan Indeks Global Morans I, perubahan penduduk, dan penyebaran pengembangan permukiman. Tren distribusi area permukiman ini merupakan titik penting dalam menganalisis pengaruh pola penyebarannya di daerah aliran sungai sehingga dampak lanjutan erosi, sedimentasi, dan banjir yang dihasilkan menjadi pertimbangan utama dalam pengelolaan daerah aliran sungai.
Perubahan tutupan lahan yang ditunjukkan oleh indeks vegetasi menunjukkan pola dispersi.Tren dispersi ini sangat terlihat pada pola perubahan nilai GMI di NDWI yang mewakili kebasahan daerah.Fragmentasi NDWI di DAS Garang membutuhkan perhatian karena keanekaragaman spesies pohon dalam kelompok vegetasi sangat penting dalam menjaga ketahanan vegetasi terhadap perubahan iklim.Semakin banyak fragmentasi, semakin kecil kemungkinan benih dapat mencapai ketahanan iklim.Selain itu, penebalan yang lebih kecil lebih dipengaruhi oleh peningkatan cahaya, udara kering, dan risiko kebakaran, yang membahayakan keberlanjutan tutupan lahan di daerah aliran sungai ganas.Oleh karena itu, menjaga vegetasi tetap terhubung sangat penting untuk mengurangi efek tepi.
1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap indeks vegetasi seperti NDVI dan NDWI di kawasan pesisir Semarang dengan pendekatan model prediksi berbasis data temporal. 2. Analisis lebih mendalam tentang hubungan antara pola perubahan permukiman dan kebijakan pengelolaan lingkungan untuk mengurangi risiko banjir di DAS Garang. 3. Studi tentang efektivitas program restorasi vegetasi di kawasan pesisir sebagai strategi adaptasi terhadap peningkatan permukaan air laut, dengan fokus pada partisipasi masyarakat lokal dalam keberlanjutan ekosistem.
| File size | 698.69 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Degradasi DAS Tallo memerlukan kolaborasi pemangku kepentingan yang inklusif karena peran dominan pemerintah belum optimal.meski upaya kolaborasi terbatas,Degradasi DAS Tallo memerlukan kolaborasi pemangku kepentingan yang inklusif karena peran dominan pemerintah belum optimal.meski upaya kolaborasi terbatas,
UMSUMS Banjir ini menimbulkan kerugian fisik, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat setempat sehingga Bendungan Bener dibangun untuk mengurangi volume banjir diBanjir ini menimbulkan kerugian fisik, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat setempat sehingga Bendungan Bener dibangun untuk mengurangi volume banjir di
UNILAUNILA Berdasarkan umur ekonomis stup dan glodok selama dua tahun, maka secara finansial usaha budidaya lebah madu layak dilakukan menggunakan stup dengan nilaiBerdasarkan umur ekonomis stup dan glodok selama dua tahun, maka secara finansial usaha budidaya lebah madu layak dilakukan menggunakan stup dengan nilai
LLDIKTI12LLDIKTI12 Kabupaten Tanjung Jabung Timur memiliki garis pantai sepanjang 230,90 Km, setara dengan 83,5% Panjang pantai Provinsi Jambi, yang terbentang di lima dariKabupaten Tanjung Jabung Timur memiliki garis pantai sepanjang 230,90 Km, setara dengan 83,5% Panjang pantai Provinsi Jambi, yang terbentang di lima dari
USIUSI Hal ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengembang, dan masyarakat dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan. Pembangunan vilaHal ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengembang, dan masyarakat dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan. Pembangunan vila
RIAURIAU Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi lapangan dan studi kepustakaan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadiTeknik pengambilan data dilakukan dengan observasi lapangan dan studi kepustakaan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi
UNIPASBYUNIPASBY Kecamatan Bojonegoro tergolong rawan banjir dengan tingkat risiko sedang (KRB C2), sehingga kegiatan budidaya di wilayah tersebut hanya diperbolehkan denganKecamatan Bojonegoro tergolong rawan banjir dengan tingkat risiko sedang (KRB C2), sehingga kegiatan budidaya di wilayah tersebut hanya diperbolehkan dengan
UNILAUNILA Pada pola agroforestri tanaman rata-rata baru berumur 2 tahun sehingga belum dapat dipanen hasilnya. Faktor lain yang mempengaruhi adalah intensitas pemupukanPada pola agroforestri tanaman rata-rata baru berumur 2 tahun sehingga belum dapat dipanen hasilnya. Faktor lain yang mempengaruhi adalah intensitas pemupukan
Useful /
UPPUPP Namun, kemampuan mereka sangat rendah dalam menganalisis morfem derivasi dan infleksi karena kurangnya pemahaman tentang kedua aspek tersebut. MahasiswaNamun, kemampuan mereka sangat rendah dalam menganalisis morfem derivasi dan infleksi karena kurangnya pemahaman tentang kedua aspek tersebut. Mahasiswa
ITBITB Pada laju pengadukan konstan, densitas arus korosi meningkat seiring naiknya suhu. Selain itu, laju korosi meningkat dengan peningkatan laju pengadukanPada laju pengadukan konstan, densitas arus korosi meningkat seiring naiknya suhu. Selain itu, laju korosi meningkat dengan peningkatan laju pengadukan
UNHASUNHAS Isu yang perlu dibahas dan dibandingkan dengan legislasi negara lain adalah pembentukan hak real servitude, berdasarkan cara-cara pembentukannya. BerdasarkanIsu yang perlu dibahas dan dibandingkan dengan legislasi negara lain adalah pembentukan hak real servitude, berdasarkan cara-cara pembentukannya. Berdasarkan
UNILAUNILA Faktor umur, pendidikan, lama bergabung pada kelompok, jenis pekerjaan, jenis kelamin, kelengkapan persyaratan dan kelengkapan sarana dan prasarana tidakFaktor umur, pendidikan, lama bergabung pada kelompok, jenis pekerjaan, jenis kelamin, kelengkapan persyaratan dan kelengkapan sarana dan prasarana tidak