UNTANUNTAN

TANJUNGPURA LAW JOURNALTANJUNGPURA LAW JOURNAL

Dalam pembuatan akta Notaris, pembacaan dan penandatanganan akta dilakukan dengan kehadiran fisik para penghadap di hadapan Notaris. Ketentuan demikian tidak mengakomodir tuntutan zaman yang serba digital, sementara itu sifat otentik akta tetap perlu dijaga karena di dalamnya terdapat harapan para penghadap akan jaminan kepastian dan perlindungan hukum atas hak para penghadap. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi penerapan ketentuan kehadiran fisik para penghadap di hadapan Notaris pada pembacaan dan penandatanganan akta dalam pembuatan akta Notaris di era digital dan mengkaji kelemahan penerapan pembacaan dan penandatanganan akta pada pembuatan akta Notaris berbasis digital. Penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif, Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran fisik para penghadap di hadapan Notaris pada pembacaan akta dalam pembuatan akta Notariil tidak sepenuhnya relevan untuk diterapkan di era digital karena tidak mengakomodir tuntutan zaman yang menghendaki kepraktisan, namun di sisi lain cara konvensional penandatanganan akta tetap relevan untuk diterapkan karena melindungi nilai-nilai otentik akta Notaris. Kelemahan digitalisasi pembacaan akta yaitu memungkinkan minimnya pemahaman yang benar oleh para penghadap terhadap isi akta sehingga berpotensi konflik. Sedangkan digitalisasi penandatangan akta menyebabkan hilangnya yurisdiksi kewenangan, persaingan tidak sehat diantara Notaris, tidak terjaminnya kepastian tanggal pembuatan akta serta berpotensi terjadi kejahatan siber.

Pembacaan dan penandatanganan akta Notaris tetap memiliki nilai otentik meskipun era digital telah mengubah cara kerja.Kehadiran fisik para penghadap di hadapan Notaris penting untuk memastikan keabsahan akta.Namun, digitalisasi memperkenalkan tantangan seperti risiko keamanan dan kurangnya pemahaman penghadap.Solusi perlu menggabungkan kepraktisan teknologi dengan keamanan hukum.

1. Penelitian tentang pengaruh tanda tangan digital terhadap validitas hukum akta Notaris di berbagai wilayah Indonesia. 2. Analisis efektivitas sistem digitalisasi akta Notaris dalam mengurangi persaingan tidak sehat antar Notaris. 3. Studi tentang peran kehadiran fisik para penghadap dalam mencegah penipuan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap akta Notaris digital.

Read online
File size231.17 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test