JURNALUGNJURNALUGN

JURNAL TRANSFORMASIJURNAL TRANSFORMASI

Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) merupakan kebijakan desentralisasi yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui pelimpahan sebagian kewenangan dari wali kota kepada camat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi PATEN di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua serta hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori implementasi George C. Edwards III yang mencakup variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PATEN telah berjalan secara fungsional melalui sistem piket dan koordinasi internal, namun belum optimal karena adanya kendala dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum terbentuknya tim pelaksana tetap. Alur pelayanan versi terbaru juga belum diterapkan akibat kurangnya sosialisasi. Di sisi lain, disposisi pelaksana menunjukkan komitmen tinggi yang tercermin dalam pelayanan yang cepat dan ramah, serta diperkuat dengan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 83,341 (kategori Baik). Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi pihak kecamatan dan pemangku kepentingan terkait dalam memperbarui media informasi, meningkatkan sarana prasarana, membentuk tim pelaksana tetap, serta memperluas sosialisasi program PATEN agar pelayanan publik di tingkat kecamatan semakin efektif dan berkelanjutan.

Implementasi PATEN di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua telah berjalan secara fungsional melalui sistem piket dan koordinasi internal, namun masih menghadapi kendala seperti kurangnya sosialisasi, keterbatasan sarana prasarana, dan belum adanya tim pelaksana tetap.Meskipun demikian, komitmen pelaksana dalam memberikan pelayanan cepat dan ramah terbukti meningkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang mencapai kategori Baik.Untuk meningkatkan efektivitas PATEN, diperlukan perbaikan dalam komunikasi informasi, pengembangan infrastruktur, serta pembentukan tim pelaksana yang permanen.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian perlu mengkaji dampak sosialisasi yang lebih intensif terhadap tingkat kepuasan masyarakat dalam menggunakan layanan PATEN. Kedua, studi tentang peran infrastruktur dan sarana pendukung dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di tingkat kecamatan dapat menjadi fokus penelitian berikutnya. Ketiga, analisis mengenai keberlanjutan program PATEN dalam jangka panjang perlu dilakukan untuk memastikan keberadaan tim pelaksana yang tetap dan komitmen instansi terkait. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih mendalam untuk memperkuat implementasi PATEN dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik di tingkat daerah.

Read online
File size319.84 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test