UMIUMI
Majalah Ilmiah METHODAMajalah Ilmiah METHODAKentang (Solanum tuberosum L.) adalah komoditas hortikultura bernilai tinggi yang produktivitasnya sangat bergantung pada kesesuaian lahan, terutama di daerah vulkanik di mana letusan berulang mengubah sifat tanah dan karakteristik lanskap. Penilaian kesesuaian lahan sangat penting untuk mengidentifikasi hambatan budidaya dan mengembangkan strategi pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Studi ini menilai kesesuaian lahan aktual dan potensial untuk budidaya kentang di area pasca-letusan Gunung Sinabung, Sumatra Utara, Indonesia, menggunakan pendekatan evaluasi lahan berbasis Geographic Information System (GIS) yang terintegrasi dengan kerangka kerja pencocokan FAO. Unit Pemetaan Lahan (LMUs) ditentukan melalui tumpang susun peta jenis tanah, elevasi, dan kemiringan, diikuti dengan survei lapangan dan analisis laboratorium sifat fisik dan kimia tanah. Ditemukan tiga belas LMUs, dengan LMU 1 (Desa Sigarang-garang) dan LMU 2 (Desa Sukanalu) mewakili area pertanian yang terkena dampak letusan. Di bawah kondisi saat ini, LMU 1 diklasifikasikan sebagai Tidak Sesuai (N) karena bahaya erosi yang parah, sedangkan LMU 2 diklasifikasikan sebagai Sesuai Marginal (S3), terutama dibatasi oleh suhu dan retensi nutrisi. Setelah penerapan tindakan perbaikan lahan yang dapat diterapkan, termasuk konservasi tanah, kapur, dan aplikasi bahan organik, kesesuaian lahan potensial LMU 1 meningkat menjadi S3, sedangkan LMU 2 tetap S3 karena hambatan iklim dan persiapan lahan yang terus-menerus.
Studi ini menunjukkan bahwa evaluasi kesesuaian lahan berbasis Geographic Information System (GIS) yang digabungkan dengan pendekatan pencocokan FAO menyediakan kerangka kerja yang efektif untuk menilai kesesuaian budidaya kentang (Solanum tuberosum L.) di area pasca-letusan Gunung Sinabung, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.Analisis spasial mengidentifikasi tiga belas Unit Pemetaan Lahan (LMUs), dengan LMU 1 (Desa Sigarang-garang) dan LMU 2 (Desa Sukanalu) mewakili area yang langsung terkena dampak letusan vulkanik.Evaluasi mengungkapkan bahwa LMU 1 diklasifikasikan sebagai Tidak Sesuai (N) di bawah kondisi saat ini karena bahaya erosi yang parah.Setelah penerapan tindakan perbaikan lahan yang direkomendasikan, termasuk aplikasi bahan organik, kapur, dan penanaman tanaman penutup, kesesuaian lahan meningkat menjadi Sesuai Marginal (S3), dengan suhu menjadi faktor pembatas utama.Sebaliknya, LMU 2 diklasifikasikan sebagai Sesuai Marginal (S3) di bawah kondisi aktual dan potensial.Meskipun peningkatan retensi nutrisi dapat dicapai melalui pengelolaan tanah yang tepat, hambatan persiapan lahan yang terkait dengan fragmen batu permukaan dan batuan keluar tetap menjadi faktor pembatas bersama dengan suhu.Secara keseluruhan, studi ini menunjukkan bahwa bahaya erosi dan retensi nutrisi adalah hambatan yang dapat dikelola yang dapat ditingkatkan secara signifikan melalui praktik konservasi tanah dan pengelolaan kesuburan yang tepat.Sebaliknya, kondisi iklim, terutama suhu, dan karakteristik topografi tertentu mewakili faktor pembatas permanen yang memerlukan strategi manajemen adaptif daripada korektif.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggabungkan analisis spasial resolusi tinggi, teknik penginderaan jauh, dan analisis keputusan multi-kriteria untuk meningkatkan akurasi evaluasi kesesuaian lahan dan memperkuat pengembangan pertanian yang tahan iklim di daerah vulkanik. Selain itu, studi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mengeksplorasi hubungan antara karakteristik fisik lahan dan produktivitas kentang, serta mengidentifikasi varietas kentang yang paling cocok untuk kondisi pasca-letusan Gunung Sinabung. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis untuk perencanaan pertanian regional dan rehabilitasi lahan di lingkungan vulkanik yang terkena gangguan alam.
- The Relationship of Land Physical Characteristic to The Productivity of Potato (Solanum tuberosum L.)at... doi.org/10.32734/ja.v10i1.18918The Relationship of Land Physical Characteristic to The Productivity of Potato Solanum tuberosum L at doi 10 32734 ja v10i1 18918
- Fungsi "Land Use Planning" dalam mitigasi Resiko bencana Erupsi Gunung Sinabung | Media of... journal.umy.ac.id/index.php/mlsj/article/view/12077Fungsi Land Use Planning dalam mitigasi Resiko bencana Erupsi Gunung Sinabung Media of journal umy ac index php mlsj article view 12077
| File size | 1001.87 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi pengelolaan lahan, dan transformasi digitalSecara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi pengelolaan lahan, dan transformasi digital
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Penelitian ini mengamati bahwa kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Dayun didominasi oleh pola hotspot mengelompok, dengan konsentrasi tertinggi di DesaPenelitian ini mengamati bahwa kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Dayun didominasi oleh pola hotspot mengelompok, dengan konsentrasi tertinggi di Desa
INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE Peserta kegiatan terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga pengelola lahan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pesertaPeserta kegiatan terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga pengelola lahan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Keterbatasan lahan parkir di lingkungan PT Adonia Footwear Indonesia menimbulkan dinamika sosial ekonomi yang cukup kompleks. Ketidaksesuaian antara jumlahKeterbatasan lahan parkir di lingkungan PT Adonia Footwear Indonesia menimbulkan dinamika sosial ekonomi yang cukup kompleks. Ketidaksesuaian antara jumlah
UNRIUNRI HKm juga membantu mentransformasi perambah menjadi mitra pemerintah dalam pengelolaan hutan berkelanjutan. Namun, tantangan masih ada, termasuk perambahanHKm juga membantu mentransformasi perambah menjadi mitra pemerintah dalam pengelolaan hutan berkelanjutan. Namun, tantangan masih ada, termasuk perambahan
UMPARUMPAR Hal-hal tersebut hanyalah sebagian kecil dari proses pemeliharaannya, karena berdasarkan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah kota dalam bentuk peraturanHal-hal tersebut hanyalah sebagian kecil dari proses pemeliharaannya, karena berdasarkan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah kota dalam bentuk peraturan
UNTAG SMDUNTAG SMD 710,69 ha, sedangkan permukiman bertambah 16,75 ha. Dalam kurun waktu 9 tahun, terjadi perubahan luasan hutan lahan kering primer (-2. 921,40 ha), hutan710,69 ha, sedangkan permukiman bertambah 16,75 ha. Dalam kurun waktu 9 tahun, terjadi perubahan luasan hutan lahan kering primer (-2. 921,40 ha), hutan
SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL Ketiga, kerja sama pertanian pesantren mampu menyerap tenaga kerja pertanian, sehingga petani dapat meningkatkan perekonomian, memperoleh pekerjaan tetap,Ketiga, kerja sama pertanian pesantren mampu menyerap tenaga kerja pertanian, sehingga petani dapat meningkatkan perekonomian, memperoleh pekerjaan tetap,
Useful /
UMIUMI Tahapan penelitian meliputi pembersihan data, transformasi label, normalisasi menggunakan Min-Max Scaler, ekstraksi fitur menggunakan ANN, dan klasifikasiTahapan penelitian meliputi pembersihan data, transformasi label, normalisasi menggunakan Min-Max Scaler, ekstraksi fitur menggunakan ANN, dan klasifikasi
UMIUMI Ketiga variabel tersebut secara simultan berpengaruh signifikan terhadap audit report lag, dengan model mampu menjelaskan 73,0% variasi audit report lag.Ketiga variabel tersebut secara simultan berpengaruh signifikan terhadap audit report lag, dengan model mampu menjelaskan 73,0% variasi audit report lag.
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Latar belakang: Prosedur pemasukan dan pemberangkatan merupakan komponen kritis dari operasi pelabuhan yang secara langsung memengaruhi kualitas layanan,Latar belakang: Prosedur pemasukan dan pemberangkatan merupakan komponen kritis dari operasi pelabuhan yang secara langsung memengaruhi kualitas layanan,
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Fluktuasi rasio Price to Book Value (PBV), Debt to Equity Ratio (DER), dan Return on Assets (ROA) pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa EfekFluktuasi rasio Price to Book Value (PBV), Debt to Equity Ratio (DER), dan Return on Assets (ROA) pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek