WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Geosains West ScienceJurnal Geosains West Science

Penelitian ini bertujuan menganalisis pola persebaran titik panas (hotspot), mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kerentanan kebakaran, dan memetakan tingkat kerentanan kebakaran di kawasan gambut Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan data hotspot FIRMS, citra sentinel-2, tutupan lahan, jenis tanah, curah hujan, dan sebaran gambut. Analisis menggunakan metode skoring dan pembobotan mengacu pada BNPB serta teknik overlay spasial. Hasil menunjukkan pola persebaran hotspot mengelompok di Desa Dayun dengan 107 dari 134 titik pada periode 2020‑2024 (79,85%). Jenis tanah di Kecamatan Dayun didominasi oleh tanah organosol saprik, tutupan lahan didominasi hutan rimba, perkebunan, dan tegalan/lading, serta curah hujan didominasi kerentanan sedang dengan rata-rata 1500‑3000 mm/tahun. Tingkat kerentanan kebakaran hutan menunjukkan 74,28 % wilayah memiliki kerentanan tinggi dengan validasi Overall Accuracy 91,79 % dan Kappa Coefficient 0,756, yang dapat menjadi dasar mitigasi kebakaran.

Penelitian ini mengamati bahwa kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Dayun didominasi oleh pola hotspot mengelompok, dengan konsentrasi tertinggi di Desa Dayun.Hal ini terkait erat dengan dominasi tanah organosol saprik, curah hujan kategori menengah, dan tutupan lahan berupa perkebunan serta lahan terbuka yang rentan.Pemetaan kerentanan menunjukkan 74,28 % wilayah berada di kelas tinggi, terutama di kawasan gambut yang luas dan intensif dimanfaatkan.Faktor jenis tanah paling berpengaruh, diikuti tutupan lahan dan curah hujan.Hasil menegaskan pentingnya pengelolaan lahan gambut berkelanjutan, pengendalian aktivitas pembukaan lahan, dan penerapan strategi mitigasi berbasis spasial.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak perubahan kelembapan lunak lahan gambut terhadap tingkat kebakaran menggunakan model simulasi cuaca mikro‑klimat dan satelit senyawa; menilai efektivitas program restorasi jaring drainase di kawasan gambut untuk mengurangi kelembapan, serta menyusun strategi mitigasi kebakaran berbasis komite desa dengan memanfaatkan data hotspot real‑time dan model peramalan suhu lokal.

Read online
File size720.78 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test