UMPOUMPO

TARBAWI:Journal on Islamic EducationTARBAWI:Journal on Islamic Education

Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan anak usia 0 sampai 6 tahun. Salah satu cara untuk mengajarkan konsep dasar agama kepada anak adalah pendidikan agama untuk anak. Pendidikan agama diberikan sejak kecil. Contoh sederhana penegnalan nilai agama pada anak yaitu alam adalah ciptaan Tuhan, maka dapat diterapkan dengan mengamati tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, bumi dan lain-lain yang menganut ajaran agama Islam. Kemudian organisasi mengajarkan kegiatan pembelajaran, yaitu Ibadah terutama shalat, wudhu, mengaji dan mengamalkan secara islami untuk mengajarkan akhlak kepada anak-anak. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendidikan agama Islam pada anak usia dini dalam membentuk karakter anak. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dimana penelitian ini membahas tentang kebijakan, konsep dan teori. Metode dan informasi dari hasil pengumpulan data terkait konsep pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI). Mendirikan Pendidikan Agama Islam (PAI) pada anak usia dini merupakan salah satu cara untuk mengajarkan nilai-nilai agama Islam kepada anak-anak. Menanamkan nilai-nilai agama Islam sejak dini berarti menanamkan karakter yang baik pada anak. Di TK IT Al-Hikmah sebagai lembaga islam terpadu pun demikian, banyak kegiatan yang menjadi acuan untuk menunjang pembelajaran PAI di lembaga tersebut seperti, kelas iqro dimana anak dibimbing khusus untuk bisa mengaji, hafalan ayat pendek atau bahkan juz 30, hadist-hadist, doa harian, dan praktek sholat yang kegiatanya dilakukan rutin setiap hari.

Penerapan Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pendidikan anak usia dini merupakan salah satu cara untuk mengembangkan nilai-nilai agama Islam pada anak.Mengajarkan nilai-nilai Islam sejak dini berarti menanamkan karakter yang baik pada diri anak.Di TK IT Al-Hikmah sebagai lembaga islam terpadu pun demikian, banyak kegiatan yang menjadi acuan untuk menunjang pembelajaran PAI di lembaga tersebut seperti, kelas iqro dimana anak dibimbing khusus untuk bisa mengaji, hafalan ayat pendek atau bahkan juz 30, hadist-hadist, doa harian, dan praktek sholat yang kegiatanya dilakukan rutin setiap hari.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan media digital interaktif untuk meningkatkan pemahaman anak tentang nilai-nilai Islam melalui permainan edukatif. Selain itu, peneliti bisa mengeksplorasi integrasi pendidikan karakter berbasis Islam dengan mata pelajaran lain di sekolah dasar. Terakhir, perlu dikaji lebih lanjut tentang pelatihan guru dalam metode pembelajaran yang lebih kreatif dan sesuai dengan perkembangan psikologis anak usia dini agar nilai-nilai agama bisa disampaikan secara efektif.

Read online
File size307.83 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test