STIUDQSTIUDQ

Ulumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan TafsirUlumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Krisis ekologi global menuntut respons teologis yang tidak hanya bersifat moral, tetapi juga berakar pada kesadaran spiritual manusia sebagai bagian dari tatanan kosmik ciptaan Tuhan. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka epistemologis etika ekologis Qurani melalui analisis terhadap prinsip tauhid sebagai fondasi ontologis kesatuan ciptaan, subjektivitas ganda manusia sebagai khalīfah dan abd sebagai dasar antropologis, serta konsep amānah sebagai tanggung jawab kosmis manusia dalam mengelola bumi. Kerangka tersebut dijabarkan melalui tiga prinsip etika ekologis yang mengatur relasi manusia dan alam, yaitu taskhīr sebagai pemanfaatan alam secara bertanggung jawab, mīzān sebagai prinsip keseimbangan kosmik, dan larangan fasād sebagai indikator kerusakan ekologis. Penelitian ini menggunakan metode tafsir tematik berbasis studi pustaka dengan Tafsir Al-Mishbah karya Muhammad Quraish Shihab sebagai rujukan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip tersebut membentuk sistem etika ekologis Qurani yang transenden, holistik, dan aplikatif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi Ulumul Quran dengan merumuskan paradigma etika ekologis Qurani sebagai landasan teologis bagi pelestarian lingkungan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa etika ekologis Qurani dibangun melalui rangkaian prinsip yang saling berkaitan, yaitu tauhid, amānah, mīzān, larangan fasād, serta pemanfaatan taskhīr secara etis yang berakar pada konsepsi manusia sebagai khalīfah sekaligus hamba Allah.Prinsip-prinsip tersebut menegaskan bahwa relasi manusia dengan bumi dalam perspektif Al-Quran tidak ditempatkan dalam kerangka kepemilikan absolut, melainkan sebagai amānah kosmis yang menuntut pengelolaan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.Analisis terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan lingkungan, khususnya melalui Tafsir Al-Mishbah dengan dukungan tafsir klasik dan kontemporer, menunjukkan bahwa konsep-konsep tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi membentuk jejaring nilai yang menghubungkan dimensi teologis, moral, dan ekologis dalam satu kesatuan kerangka etika Qurani.Kontribusi teoretis penelitian ini bagi studi Ulumul Quran terletak pada perumusan kerangka epistemologis etika ekologis Qurani yang memadukan dimensi ontologis, antropologis, dan etis dalam pembacaan tematik terhadap ayat-ayat lingkungan.Tauhid berfungsi sebagai fondasi ontologis yang menegaskan kesatuan kosmos dalam kehendak Ilahi, subjektivitas manusia sebagai khalīfah dan abd membentuk dasar antropologis mengenai posisi manusia dalam semesta, sementara amānah, taskhīr, mīzān, dan fasād membangun dimensi etika ekologis yang mengarahkan perilaku manusia terhadap alam.Melalui sintesis ini, penelitian ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dalam perspektif Qurani bukan sekadar seruan moral, tetapi bagian integral dari kesadaran tauhid dan tanggung jawab kosmis manusia.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi, yaitu: Pertama, mengkaji lebih lanjut bagaimana konsep amānah dalam Al-Quran dapat diterapkan dalam praktik pengelolaan lingkungan di masyarakat, terutama dalam konteks Indonesia. Kedua, melakukan studi empiris untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip etika ekologis Qurani dapat diimplementasikan dalam kebijakan lingkungan, pendidikan, dan gerakan sosial. Ketiga, meneliti lebih dalam tentang bagaimana konsep spiritualitas kosmis dalam pemikiran ekofilosofi kontemporer dapat diintegrasikan dengan etika ekologis Qurani, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan paradigma spiritualitas ekologis yang relevan dengan tantangan zaman.

  1. Epistemologi Etika Ekologis dalam Tafsir Al-Mishbah karya Muhammad Quraish Shihab: Epistemology of Ecological... doi.org/10.58404/uq.v6i1.680Epistemologi Etika Ekologis dalam Tafsir Al Mishbah karya Muhammad Quraish Shihab Epistemology of Ecological doi 10 58404 uq v6i1 680
  2. Analisis Kodikologi dan Tekstologi Manuskrip Mushaf Al-Qur’an Mbah Syatawi Kudus: Aspek Kodikologi... doi.org/10.58404/uq.v5i2.675Analisis Kodikologi dan Tekstologi Manuskrip Mushaf Al QurAoan Mbah Syatawi Kudus Aspek Kodikologi doi 10 58404 uq v5i2 675
  3. An Islamic Perspective on Ecology and Sustainability | IntechOpen. islamic perspective ecology intechopen... intechopen.com/chapters/82219An Islamic Perspective on Ecology and Sustainability IntechOpen islamic perspective ecology intechopen intechopen chapters 82219
Read online
File size562.57 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test