STIUDQSTIUDQ
Ulumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan TafsirUlumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan TafsirArtikel ini didasarkan pada kenyataan bahwa teori hermeneutika yang dikembangkan oleh Jorge J. E. Gracia memiliki sejumlah kesamaan dengan teori hermeneutika Fazlur Rahman yang dikenal luas dalam kajian Studi Islam kontemporer. Artikel ini bertujuan untuk menjawab tiga persoalan utama, yaitu struktur epistemologis teori fungsi interpretasi Gracia dan double movement Rahman, faktor-faktor yang melatarbelakangi persamaan dan perbedaan keduanya, serta peran keduanya terhadap perkembangan studi penafsiran al-Quran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, dengan sumber utama dari karya Gracia A Theory of Textuality: The Logic and Epistemology dan karya Rahman Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition, serta didukung oleh literatur sekunder yang relevan. Analisis dilakukan dengan metode deskriptif-komparatif, menggunakan teori interpretasi tekstual dan kontekstual Abdullah Saeed sebagai alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tokoh mengembangkan teori mereka dari kegelisahan terhadap praktik penafsiran yang ada, serta sama-sama menekankan pendekatan kontekstual. Gracia memvalidasi makna melalui implikasi teks, sedangkan Rahman menekankan pesan moral teks. Meskipun berbeda dalam aspek validitas, keduanya berupaya menyeimbangkan objektivitas dan subjektivitas dalam penafsiran. Secara keseluruhan, teori mereka menunjukkan adanya pergeseran dalam studi penafsiran al-Quran dari pendekatan tekstual menuju pendekatan kontekstual.
Penelitian ini menunjukkan bahwa teori hermeneutika Jorge J.Gracia dan Fazlur Rahman sama-sama berangkat dari kegelisahan terhadap problematika dalam kajian penafsiran yang mereka hadapi, serta sama-sama menekankan pentingnya pemahaman konteks historis teks.Keduanya menggunakan pendekatan kontekstual dalam menafsirkan al-Quran, meskipun memiliki perbedaan pada aspek validitas.Gracia menilai validitas penafsiran dari implikasi makna teks yang relevan dengan konteks kekinian, sedangkan Rahman menekankan pada kesesuaian penafsiran dengan pesan moral universal yang terkandung dalam teks.Temuan ini menegaskan bahwa penafsiran al-Quran tidak cukup berhenti pada makna tekstual, melainkan perlu lebih kontekstual dan dialogis, sehingga menunjukkan adanya pergeseran dari penafsiran tekstual ke penafsiran kontekstual.Meskipun berbeda dalam aspek validitas, kedua teori tersebut sama-sama berupaya menyeimbangkan antara unsur objektivitas dan subjektivitas dalam proses penafsiran.Gracia berusaha mempertahankan makna historis teks sembari membuka ruang bagi pengembangan makna oleh penafsir, sedangkan Rahman menjadikan makna historis sebagai pijakan untuk menemukan nilai-nilai moral universal yang kemudian diimplementasikan dalam konteks kontemporer.Dengan demikian, kedua teori ini dapat dipertemukan dan saling melengkapi, karena memiliki kesamaan dalam memandang hubungan antara teks, konteks, dan penafsir.Integrasi keduanya menawarkan kerangka metodologis yang lebih komprehensif dan sistematis, serta memperkuat pentingnya pendekatan kontekstual dalam studi penafsiran al-Quran masa kini.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disarankan beberapa arah penelitian lanjutan sebagai berikut:. . 1. Kajian komparatif terhadap teori hermeneutika dari berbagai tokoh, baik dari tradisi pemikiran Islam maupun Barat, untuk mengembangkan studi penafsiran al-Quran yang lebih beragam, dinamis, dan relevan dalam merespons kompleksitas persoalan umat di berbagai zaman.. . 2. Pengembangan metode penafsiran al-Quran yang lebih komprehensif dan sistematis dengan mempertimbangkan integrasi antara teori fungsi interpretasi Gracia dan teori double movement Rahman, serta memadukan unsur objektivitas dan subjektivitas dalam proses penafsiran.. . 3. Penelitian lebih mendalam mengenai implikasi dan aplikasi teori hermeneutika dalam penafsiran al-Quran, khususnya dalam konteks sosial dan budaya kontemporer, untuk memastikan relevansi dan responsivitas al-Quran terhadap tantangan zaman.
- Al-Qur'an antara Teks dan Konteks | Zenodo. al qur teks konteks zenodo skip main published june... doi.org/10.5281/zenodo.3893615Al Quran antara Teks dan Konteks Zenodo al qur teks konteks zenodo skip main published june doi 10 5281 zenodo 3893615
- Analisis Kodikologi dan Tekstologi Manuskrip Mushaf Al-Qur’an Mbah Syatawi Kudus: Aspek Kodikologi... doi.org/10.58404/uq.v5i2.675Analisis Kodikologi dan Tekstologi Manuskrip Mushaf Al QurAoan Mbah Syatawi Kudus Aspek Kodikologi doi 10 58404 uq v5i2 675
- HERMENEUTIKA J.E. GRACIA (Sebuah Pengantar) | Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur'an dan Tafsir.... doi.org/10.15575/al-bayan.v1i1.1669HERMENEUTIKA J E GRACIA Sebuah Pengantar Al Bayan Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir doi 10 15575 al bayan v1i1 1669
| File size | 505.11 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
STIUDQSTIUDQ Adapun tujuan riset ini adalah mengonstruksi teorisasi Tafsīr Maqāṣidī di era kontemporer dalam aspek ontologis dan epistemologisnya, dengan pemikiranAdapun tujuan riset ini adalah mengonstruksi teorisasi Tafsīr Maqāṣidī di era kontemporer dalam aspek ontologis dan epistemologisnya, dengan pemikiran
STIUDQSTIUDQ Justru sebaliknya, ia berfungsi sebagai mekanisme pengaman masyarakat awam diarahkan pada satu bacaan agar tidak bingung, sementara keragaman qirāātJustru sebaliknya, ia berfungsi sebagai mekanisme pengaman masyarakat awam diarahkan pada satu bacaan agar tidak bingung, sementara keragaman qirāāt
STIUDQSTIUDQ Analisis ini menggunakan kerangka kerja Ibn Taymiyyah tentang Ikhtilāf al-Mufassirīn untuk mengklasifikasikan jenis-jenis perbedaan interpretatif, dilengkapiAnalisis ini menggunakan kerangka kerja Ibn Taymiyyah tentang Ikhtilāf al-Mufassirīn untuk mengklasifikasikan jenis-jenis perbedaan interpretatif, dilengkapi
STIUDQSTIUDQ Model ini mengimplikasikan pergeseran pemahaman Al-Quran dari sekadar sumber etika menjadi panduan fungsional untuk proses pemulihan psikologis yang aplikatifModel ini mengimplikasikan pergeseran pemahaman Al-Quran dari sekadar sumber etika menjadi panduan fungsional untuk proses pemulihan psikologis yang aplikatif
STIUDQSTIUDQ Penelitian ini mengungkap adanya kesatuan metodologis koheren yang memadukan rasionalitas, kritik terhadap sakralisasi tradisi (taqdīs al-turāṡ), danPenelitian ini mengungkap adanya kesatuan metodologis koheren yang memadukan rasionalitas, kritik terhadap sakralisasi tradisi (taqdīs al-turāṡ), dan
STIUDQSTIUDQ Manuskrip mushaf Al-Quran di Dusun Ngaringan, Desa Klumpit, ditemukan di kediaman Mbah Syatawi yang berjumlah dua mushaf dan dirawat oleh Ibu Istiqomah,Manuskrip mushaf Al-Quran di Dusun Ngaringan, Desa Klumpit, ditemukan di kediaman Mbah Syatawi yang berjumlah dua mushaf dan dirawat oleh Ibu Istiqomah,
UNSIQUNSIQ Semua variabel memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi usaha di bidang kuliner lokal masyarakat di Kawasan KEK Mandalika.Semua variabel memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi usaha di bidang kuliner lokal masyarakat di Kawasan KEK Mandalika.
STIUDQSTIUDQ Kemudian menurut Al-Ghazali ayat ini dipahami sebagai cara mendekatkan diri kepada Allah melalui zikir dan berdoa dalam menjadi solusi di setiap permasalahanKemudian menurut Al-Ghazali ayat ini dipahami sebagai cara mendekatkan diri kepada Allah melalui zikir dan berdoa dalam menjadi solusi di setiap permasalahan
Useful /
UNSIQUNSIQ Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya kapasitas produksi roster plastik, tersedianya SOP jaringan produksi, pembukuan usaha, serta pemasaran denganHasil yang diharapkan adalah meningkatnya kapasitas produksi roster plastik, tersedianya SOP jaringan produksi, pembukuan usaha, serta pemasaran dengan
STIUDQSTIUDQ Consequently, Hasbi aims to reconcile the disparities between the sharia principles in the Quran and the contemporary legal framework that emphasizes socialConsequently, Hasbi aims to reconcile the disparities between the sharia principles in the Quran and the contemporary legal framework that emphasizes social
UNSIQUNSIQ Kegiatan ini melibatkan residen Prodi Radiologi FK USK, Banda Aceh. Hasil pemeriksaan ultrasonografi 12 peserta, 41,67% dengan keluhan dan 58,33% tanpaKegiatan ini melibatkan residen Prodi Radiologi FK USK, Banda Aceh. Hasil pemeriksaan ultrasonografi 12 peserta, 41,67% dengan keluhan dan 58,33% tanpa
POLTEKKES MALANGPOLTEKKES MALANG Lingkungan pembelajaran virtual yang berpusat pada siswa dan pendekatan instruktur laboratorium untuk berlatih keterampilan keperawatan secara mandiriLingkungan pembelajaran virtual yang berpusat pada siswa dan pendekatan instruktur laboratorium untuk berlatih keterampilan keperawatan secara mandiri