STIUDQSTIUDQ
Ulumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan TafsirUlumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan TafsirDi tengah krisis kesehatan mental yang meningkat secara global, penelitian ini bertujuan mengonstruksi model mekanisme resiliensi yang sistematis dari Al-Quran, melampaui studi konseptual sebelumnya yang cenderung hanya berfokus pada nilai moral. Penelitian ini mengisi kekosongan tersebut dengan menganalisis koherensi (munāsabah) struktural dan tematik antara Surah Aḍ-Ḍuḥā dan Al-Insyirāḥ. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kepustakaan, metodologi ini menyintesiskan penafsiran ulama otoritatif, seperti ar-Rāzī dan al-Biqāī, dengan konsep psikologi Islam dan psikologi modern seperti Cognitive Restructuring dan Behavioral Activation. Temuan utama menunjukkan bahwa kedua surah ini membentuk mekanisme pemulihan sistematis dalam tiga tahap progresif: (1) Taṡbīt al-Fuād (Stabilisasi Krisis) yang berfokus pada penerimaan, penghiburan, dan harapan; (2) Syukur al-Faāl (Rekonsolidasi Naratif) melalui refleksi nikmat masa lalu dan aksi prososial; serta (3) Mujāhadah Dāimah (Aktivasi Pertumbuhan) yang mencakup peningkatan kapasitas batin, keyakinan, dan aktivasi kerja berkelanjutan untuk mencegah stagnasi pasca-krisis. Model ini mengimplikasikan pergeseran pemahaman Al-Quran dari sekadar sumber etika menjadi panduan fungsional untuk proses pemulihan psikologis yang aplikatif secara konseptual bagi masyarakat kontemporer.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis munāsabah struktural dan tematik antara Surah Aḍ-Ḍuḥā dan Al-Insyirāḥ mengungkap sebuah model mekanisme resiliensi Qurani yang sistematis.Pemulihan psikologis dalam teks ini terkonstruksi melalui tiga tahap berkesinambungan.Taṡbīt al-Fuād (stabilisasi krisis), Syukur al-Faāl (rekonsolidasi naratif melalui syukur), hingga Mujāhadah Dāimah (aktivasi pertumbuhan berkelanjutan).Sumbangan keilmuan utama dari studi ini terletak pada sintesis metodologis antara ulūmul-qurān dan konsep psikologi modern (Cognitive Restructuring dan Behavioral Activation).Melalui paralel konseptual ini, Al-Quran diposisikan tidak sekadar sebagai sumber etika moral, melainkan sebagai panduan pemulihan psikologis fungsional yang sangat relevan dengan tantangan krisis kesehatan mental kontemporer.Model Taṡbīt-Syukur-Mujāhadah ini menawarkan kerangka psikospiritual yang kokoh untuk memperkaya intervensi psikologis kontemporer, bukan sebagai substitusi mutlak bagi protokol klinis medis.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengoperasionalkan kerangka tiga tahap resiliensi Qurani ini ke dalam bentuk modul psikoterapi atau konseling Islami. Studi klinis atau eksperimental lanjutan sangat diperlukan untuk menguji efektivitas modul tersebut secara empiris pada populasi spesifik, seperti remaja yang rentan terhadap krisis mental. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan untuk mengeksplorasi penerapan mekanisme resiliensi Qurani dalam konteks-konteks budaya dan sosial yang berbeda, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memperkuat atau menghambat efektivitasnya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami dan meningkatkan kesehatan mental masyarakat melalui pemahaman yang lebih dalam tentang Al-Quran sebagai sumber pemulihan psikologis.
- The Effect of Acceptance and Commitment Therapy Islamic Approach On Self-Acceptance of Patients with... doi.org/10.23917/bik.v17i1.1150The Effect of Acceptance and Commitment Therapy Islamic Approach On Self Acceptance of Patients with doi 10 23917 bik v17i1 1150
- Konsep Ketentraman Hidup Perspektif Quraish Shihab (Studi Surah Al-Insyirah dalam Tafsir Al-Misbah) |... doi.org/10.32699/syariati.v9i1.4561Konsep Ketentraman Hidup Perspektif Quraish Shihab Studi Surah Al Insyirah dalam Tafsir Al Misbah doi 10 32699 syariati v9i1 4561
- A Semantic-Psychological Analysis of the Expression Ḍayq al-Ṣadr in the Qur’an and Its Educational-Social... doi.org/10.37264/JIQS.V3I2.3A Semantic Psychological Analysis of the Expression Uayq al adr in the QurAoan and Its Educational Social doi 10 37264 JIQS V3I2 3
| File size | 576.3 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
STIUDQSTIUDQ Tafsīr Maqāṣidī sebagai ilmu mandiri dapat dianggap relatif baru sehingga meniscayakan teorisasinya, baik secara ontologis maupun epistemologis. WaṣfīTafsīr Maqāṣidī sebagai ilmu mandiri dapat dianggap relatif baru sehingga meniscayakan teorisasinya, baik secara ontologis maupun epistemologis. Waṣfī
STIUDQSTIUDQ Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka epistemologis etika ekologis Qurani melalui analisis terhadap prinsip tauhid sebagai fondasi ontologis kesatuanPenelitian ini bertujuan merumuskan kerangka epistemologis etika ekologis Qurani melalui analisis terhadap prinsip tauhid sebagai fondasi ontologis kesatuan
STIUDQSTIUDQ Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, dengan sumber utama dari karya Gracia A Theory of Textuality: The Logic and EpistemologyPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, dengan sumber utama dari karya Gracia A Theory of Textuality: The Logic and Epistemology
UNSIQUNSIQ Semua variabel memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi usaha di bidang kuliner lokal masyarakat di Kawasan KEK Mandalika.Semua variabel memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi usaha di bidang kuliner lokal masyarakat di Kawasan KEK Mandalika.
STIUDQSTIUDQ Nasr Hamid membagi dalam tiga tahapan tasyrī dan asbābun nuzūl masing-masing ayat Al-Quran tentang khamr sebagai pelengkap atau menutupi celah kekuranganNasr Hamid membagi dalam tiga tahapan tasyrī dan asbābun nuzūl masing-masing ayat Al-Quran tentang khamr sebagai pelengkap atau menutupi celah kekurangan
STIUDQSTIUDQ Dengan demikian, Syekh Mahfudz menghindari pengulangan pembahasan para pensyarah sebelumnya, namun ia mengembangkan pembahasan Ḥujjah al-Qirāāt diDengan demikian, Syekh Mahfudz menghindari pengulangan pembahasan para pensyarah sebelumnya, namun ia mengembangkan pembahasan Ḥujjah al-Qirāāt di
STIUDQSTIUDQ His methodology underscores that the use of ḥudūd must be tailored to socio-economic circumstances and should not result in injustice. Consequently,His methodology underscores that the use of ḥudūd must be tailored to socio-economic circumstances and should not result in injustice. Consequently,
UNSIQUNSIQ Berbagai program penguatan menunjukkan peningkatan minat belajar siswa SD Negeri Watumalang dibuktikan dengan hasil belajar dan keaktifan siswa mengikutiBerbagai program penguatan menunjukkan peningkatan minat belajar siswa SD Negeri Watumalang dibuktikan dengan hasil belajar dan keaktifan siswa mengikuti
Useful /
STIUDQSTIUDQ Di SDIT Darul Quran Mulia, al-Quran difungsikan dalam bentuk kaligrafi yang menghiasi dinding-dinding sekolah. Ini menunjukkan bahwa meskipun al-QuranDi SDIT Darul Quran Mulia, al-Quran difungsikan dalam bentuk kaligrafi yang menghiasi dinding-dinding sekolah. Ini menunjukkan bahwa meskipun al-Quran
STIUDQSTIUDQ Studi ini menganalisis posisi strategis mushaf al-Qurān sebagai subjek dalam penelitian literatur Islam, dengan penekanan pada proses pelestarian danStudi ini menganalisis posisi strategis mushaf al-Qurān sebagai subjek dalam penelitian literatur Islam, dengan penekanan pada proses pelestarian dan
STIUDQSTIUDQ Dalam lingkungan akademisi hal ini disebut dengan istilah living Quran, yaitu bagaimana seseorang menyikapi, merespons, memandang Al-Quran sebagai teksDalam lingkungan akademisi hal ini disebut dengan istilah living Quran, yaitu bagaimana seseorang menyikapi, merespons, memandang Al-Quran sebagai teks
UNSIQUNSIQ Pemasaran juga memudahkan pengguna untuk menganalisis hasil penjualan. Pendampingan dari para ahli sangat dibutuhkan bagai pelaku usaha perajin batik agarPemasaran juga memudahkan pengguna untuk menganalisis hasil penjualan. Pendampingan dari para ahli sangat dibutuhkan bagai pelaku usaha perajin batik agar