STIUDQSTIUDQ

Ulumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan TafsirUlumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Studi ini menganalisis posisi strategis mushaf al-Qurān sebagai subjek dalam penelitian literatur Islam, dengan penekanan pada proses pelestarian dan kodifikasinya yang terus berkembang. Teks ini mengemukakan bahwa keaslian teks al-Qurān hingga kini merupakan hasil dari kerjasama sistematis antara dua metode pelindungan: penghafalan dalam jiwa (al-ḥifẓ fī al-ṣudūr) sebagai bentuk utama transmisi lisan yang mutawatir, dan penulisan dalam format tertulis (al-ḥifẓ fī al-suṭūr) sebagai sarana dokumentasi dan verifikasi yang kedua. Pendekatan yang diambil adalah studi kualitatif dengan menganalisis sumber-sumber baik klasik maupun modern yang mengupas sejarah pemeliharaan teks al-Qurān, sejak zaman Nabi Muhammad saw. sampai dengan standarisasi mushaf yang dilakukan oleh Uthmān ibn Affān. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ganda ini telah berjalan dengan baik sejak lama, memberikan dasar historis dan sosial yang kuat bagi klaim mengenai keaslian al-Qurān. Dengan menekankan kolaborasi tersebut, studi ini berusaha untuk menjawab serta menantang pandangan para orientalis (seperti Wansbrough dan Crone) yang sering meragukan keaslian teks hanya dengan menyoroti dokumen tertulis. Kesimpulan utama menegaskan bahwa kebenaran teks al-Qurān tidak semata-mata berdasarkan keyakinan teologis, tetapi merupakan kenyataan historis yang tereksplorasi melalui sistem perlindungan yang utuh dan menyeluruh.

Ketahanan teks al-Quran tidak hanya bergantung pada satu metode, tetapi pada kerja sama strategis antara penghafalan dan penulisan sejak zaman Nabi.Kombinasi kedua metode ini menunjukkan dasar sejarah dan sosial yang kuat, bukan hanya keyakinan teologis.Temuan ini penting untuk menjawab keraguan orientalis tentang keaslian teks al-Quran, dengan menekankan bahwa sistem ganda ini menjaga keaslian al-Quran secara ilmiah.

Pertama, dilakukan studi komparatif tentang mekanisme hafalan dan penulisan dalam teks suci agama lain untuk memahami perbedaan strategi pelestarian. Kedua, dikaji dampak teknologi digital terhadap praktik hafalan al-Quran di kalangan generasi muda, khususnya dalam konteks globalisasi. Ketiga, dilakukan analisis historis tentang kodifikasi al-Quran di berbagai wilayah Islam untuk mengeksplorasi peran lokal dalam proses standarisasi teks.

  1. Kontroversi dan Kritik: Pandangan Orientalis tentang Autentisitas Al-Qur’an | Al-Shamela : Journal... doi.org/10.61994/alshamela.v3i2.1043Kontroversi dan Kritik Pandangan Orientalis tentang Autentisitas Al QurAoan Al Shamela Journal doi 10 61994 alshamela v3i2 1043
  2. Kodifikasi Al-Qur’an: Studi Analisis Sejarah | Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa.... ejournal.uiidalwa.ac.id/index.php/pelita/article/view/1864Kodifikasi Al QurAoan Studi Analisis Sejarah Pelita Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa ejournal uiidalwa ac index php pelita article view 1864
  3. Melacak Sejarah Kodifikasi Al-Quran | Al-Mufassir: Jurnal Ilmu Alquran, Tafsir dan Studi Islam. melacak... doi.org/10.32534/amf.v3i2.2474Melacak Sejarah Kodifikasi Al Quran Al Mufassir Jurnal Ilmu Alquran Tafsir dan Studi Islam melacak doi 10 32534 amf v3i2 2474
Read online
File size545.87 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test