STIUDQSTIUDQ

Ulumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan TafsirUlumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Ayat ḥudūd dalam Al-Quran seperti hukuman potong tangan bagi pencuri, sering kali menjadi bahan perdebatan dalam hal penerapannya di sistem hukum modern, khususnya di Indonesia. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, Indonesia dihadapkan pada tantangan besar untuk menyeimbangkan penerapan syariat Islam dengan sistem hukum nasional yang dipengaruhi oleh hukum Barat dan adat lokal. Penelitian ini berfokus pada analisis penafsiran Hasbi Ash-Shiddiqiey terhadap ayat ḥudūd dalam Tafsīr An-Nūr. Secara khusus, penelitian ini mengkaji bagaimana Hasbi mengontekskan penerapan hukum ḥudūd dengan mempertimbangkan maqāsid asy-syarīah, serta kondisi sosial-hukum Indonesia yang kompleks dan beragam.

Hasbi Ash-Shiddiqieys interpretation of ḥudūd verses in Tafsīr An-Nūr demonstrates an endeavor to contextualize Islamic law pertinent to Indonesias contemporary legal framework.Hasbi reads the verses of ḥudūd both literally and in consideration of the social realities and diversity of Indonesian law, which amalgamates Islamic law, Western law, and indigenous customs.His methodology underscores that the use of ḥudūd must be tailored to socio-economic circumstances and should not result in injustice.Consequently, Hasbi aims to reconcile the disparities between the sharia principles in the Quran and the contemporary legal framework that emphasizes social justice and community safeguarding.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, melakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana Tafsīr An-Nūr dapat diterapkan dalam sistem hukum Indonesia yang pluralistik. Kedua, mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana prinsip-prinsip maqāsid asy-syarīah dapat diterapkan dalam konteks hukum Indonesia yang dipengaruhi oleh hukum Barat dan adat lokal. Ketiga, meneliti lebih lanjut tentang bagaimana Tafsīr An-Nūr dapat digunakan sebagai panduan dalam penerapan hukum Islam di Indonesia, khususnya dalam hal penerapan hukum ḥudūd.

  1. Klasifikasi Maqasid dalam Tafsir Maqasidi | Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran... ejournal.iaifa.ac.id/index.php/takwiluna/article/view/593Klasifikasi Maqasid dalam Tafsir Maqasidi TaAowiluna Jurnal Ilmu Al Quran Tafsir dan Pemikiran ejournal iaifa ac index php takwiluna article view 593
  2. Pentingnya Hukum yang Tegas dalam Mempertahankan Hak Asasi Manusia: Perspektif Konstitusi: (The Importance... doi.org/10.47134/jcl.v1i2.2427Pentingnya Hukum yang Tegas dalam Mempertahankan Hak Asasi Manusia Perspektif Konstitusi The Importance doi 10 47134 jcl v1i2 2427
  3. Renewal of the Epistemology of Fiqh by Hasbi Ash-Shiddieqy and Its Implementation in Minority Muslim... jurnal.peradabanpublishing.com/index.php/PJLS/article/view/81Renewal of the Epistemology of Fiqh by Hasbi Ash Shiddieqy and Its Implementation in Minority Muslim jurnal peradabanpublishing index php PJLS article view 81
Read online
File size507.79 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test