IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

El-Mu'Jam. Jurnal Kajian Al Qur'an dan Al-HadisEl-Mu'Jam. Jurnal Kajian Al Qur'an dan Al-Hadis

Beberapa kelompok kekerasan ekstrim menyebut dirinya Thaifah Manshurah (kaum pemenang). Sebelumnya, sejak tahun 1980-an, mereka lebih sering menyebut diri sebagai mujahidin (kaum pejihad), dan kontradiksi antara beberapa hadis dengan hadis yang lainnya merupakan permasalahan yang lama terjadi dalam pembahasan hadis, belum lagi dalam menghadapi musuh-musuh Islam yang berusaha memalsukan hadis dengan tujuan agar umat Islam terpecah belah. Untuk itu, begitu penting mengetahui derajat sebuah hadis, lebih-lebih dalam pembelajaran. Penambahan sebutan ini bertujuan memberi motivasi agar semangat berperang senantiasa menyala dalam dada. Dimana mereka adalah golongan yang diramalkan akan selalu menang dalam perjuangan dan pertempuran sebagaimana disebutkan dalam sabda Nabi Muhammad saw; Thaifah Manshurah adalah anggota pemenang. Namun, para ulama hadist tidak sependapat tentang siapa pemenangnya. Thaifah Manshurah tidak hanya mencakup orang-orang di medan perang, tetapi juga orang-orang yang selalu baik hati. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode pendekatan takhrij. Obyek dalam penelitian ini adalah Kitab Hadist Sohih Ibnu Hibban yang diriwayatkan oleh Muhammad bin Hibban Al-Busti juga dikenal dengan Ibnu Hibban, tentang Thaifah Manshurah yaitu kaum pemenang atau sering juga disebut dengan kaum pejuang. Hasil dari Penelitian ini menunjukkan bahwa hadist tersebut bersifat muttashil (bersambung) hingga Rasulullah. dan para pengikutnya memiliki predikat Adil dan dlobit. Serta matannya termasuk dalam kategori matan hadist yang ghoiru syadz dan ghoiru illat.

Dari hadis di atas dapat disimpulkan bahwa Rasulullah SAW telah menjamin bahwa satu kelompok dalam umat ini akan tetap berada dalam kebenaran dan selalu berjuang untuk kebenaran hingga datang hari kiamat.Sementara itu, makna istilah ini adalah bahwa kelompok ini berada dalam tidur dan kenyamanan.Bahwa istilah ini mengandung makna menyangkal usaha dan perjuangan ulama sepanjang masa, serta menyangkal bahwa masih ada orang-orang pious di tengah-tengah umat ini, yang bumi ini tidak akan pernah terlepas darinya.Melalui analisis Takhrij Hadis, ditemukan bahwa derajat hadis yang telah dibahas adalah hasan shahih, tidak ada syad atau illah dalam matan, derajat penutur sebagian besar tsiqqah memperkuat hadis ini sehingga dapat disimpulkan bahwa hadis ini adalah sahih dan dapat diterima.Hadis ini termasuk dalam hadis marfu karena dikaitkan langsung dengan Rasulullah SAW, dan merupakan hadis qauli atau kata-kata Nabi kepada sahabatnya, yaitu Abi Muawiyah dan Imron bin Hushain yang merupakan shawahid.Namun, terdapat tawabi dalam garis perawi karena Imam Muslim menyampaikannya kepada dua muridnya, yaitu Yahya bin Hamzah dan Al-Qosim bin Musa serta multaqo Abdurrohman bin Yazid bin Jabir.Tidak ditemukan perawi mubham, tadlis, dan mukhtalith dalam pembahasan hadis di atas, serta tidak ada asbabul wurud yang menyertainya.Tidak ada hadis bertentangan antara perawi mengenai matan, hanya ada penambahan matan dalam hadis Imam Tabrani, Abu Daud, dan Imam Muslim, tetapi masih memiliki makna dan niat yang sama.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis konteks historis perkembangan makna Thaifah Manshurah dalam tradisi Islam klasik dan modern. Selain itu, penting untuk membandingkan pendekatan takhrij dalam berbagai kitab hadis yang membahas topik serupa untuk melihat konsistensi dan perbedaan interpretasi. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak pemahaman kontemporer terhadap istilah Thaifah Manshurah terhadap dinamika keagamaan dan politik saat ini, khususnya dalam konteks kelompok ekstremis yang menggunakan istilah ini untuk legitimasi tindakan mereka.

  1. al-tadabbur: jUrnal ilmu al-quran dan tafsir. ahlussunnah wal jamaah tinjauan hadits iftiroq al tadabbur... doi.org/10.30868/at.v2i03.200al tadabbur jUrnal ilmu al quran dan tafsir ahlussunnah wal jamaah tinjauan hadits iftiroq al tadabbur doi 10 30868 at v2i03 200
Read online
File size913.52 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test