IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

IBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan DasarIBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan Dasar

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model Place-Based Education (PBE) dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) sebagai upaya menumbuhkan karakter taaddub (beradab) dan sikap peduli budaya lokal pada murid kelas VI Madrasah Ibtidaiyah (MI). Di era digitalisasi, generasi muda usia sekolah dasar cenderung mengalami erosi budaya akibat paparan budaya populer global dan kecanduan gadget, sehingga diperlukan rekonstruksi pembelajaran sejarah yang berbasis pada lingkungan terdekat murid. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan teknik pengumpulan data melalui telaah kritis terhadap dokumen kurikulum, modul ajar, jurnal ilmiah, serta buku-buku literatur yang relevan dengan model PBE dan materi dakwah Walisongo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PBE yang diadaptasi melalui empat fase (eksplorasi lokal, koneksi kurikulum, kontribusi komunitas, dan refleksi tempat) itu mampu mendekatkan materi dakwah kultural Walisongo dengan realitas kehidupan murid sehari-hari. Model ini efektif menumbuhkan karakter taaddub melalui internalisasi nilai keteladanan para wali yang adaptif dan santun terhadap tradisi. Selain itu, aktivitas berbasis lingkungan dalam PBE seperti pembuatan poster mading budaya berhasil menstimulasi kepedulian murid MI untuk menjaga dan melestarikan warisan kesenian Islam lokal dari ancaman digitalisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran SKI berbasis tempat terbukti menjadi strategi pedagogis yang kontekstual dan bermakna dalam memperkokoh identitas moral serta kultural anak usia madrasah ibtidaiyah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model Place-Based Education (PBE) yang diadaptasi melalui empat fase utama (eksplorasi lokal, koneksi kurikulum, kontribusi komunitas, dan refleksi tempat) mampu mendekatkan materi dakwah kultural Walisongo dengan realitas kehidupan murid kelas VI MI sehari-hari.Model ini terbukti efektif menumbuhkan karakter taaddub (beradab) peserta didik melalui internalisasi nilai-nilai keteladanan para wali yang adaptif dan santun terhadap tradisi lokal.Selain itu, aktivitas konkret berbasis lingkungan dalam sintaks PBE, seperti proyek pembuatan poster mading budaya, berhasil menstimulasi kepedulian autentik murid madrasah untuk menjaga serta melestarikan warisan kesenian Islam lokal dari ancaman erosi budaya akibat digitalisasi dan kecanduan gadget.Secara keseluruhan, pembelajaran SKI berbasis tempat terbukti menjadi strategi pedagogis yang kontekstual, ramah anak, dan bermakna dalam memperkokoh identitas moral sekaligus identitas kultural anak usia madrasah di era kecerdasan digital.Pendekatan berbasis tempat ini tidak hanya berhasil memulihkan kesehatan interaksi sosial anak dari dampak screen time yang berlebihan, tetapi juga secara filosofis selaras dengan prinsip Maqashidus Syariah (hifz al-aql dan hifz al-din) serta Maqashidut Tarbiyah.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada guru kelas VI MI untuk mengimplementasikan pendekatan PBE secara operasional dan berkelanjutan di dalam ruang kelas. Guru disarankan terlebih dahulu melakukan pemetaan terhadap potensi tradisi Islam-lokal di sekitar madrasah serta menyusun instrumen lembar kerja yang terstruktur guna mengawal setiap tahapan proyek murid. Selain itu, guru harus memperbanyak stimulasi dialog interaktif yang melatih nalar kritis serta mengoptimalkan penugasan fisik-kinestetik manual guna memberikan distraksi positif yang efektif dalam mereduksi ketergantungan gawai pada anak. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari implementasi PBE terhadap karakter taaddub dan kepedulian budaya lokal pada murid MI. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur perubahan perilaku dan sikap murid dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif murid dan guru terhadap proses pembelajaran berbasis tempat, termasuk tantangan dan peluang yang mereka hadapi. Penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang efektivitas PBE dalam konteks pendidikan Islam dan membantu mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan kontekstual.

Read online
File size318.76 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test