IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN
Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTujuan dari penelitian ini, yaitu (1) untuk mendeskripsikan pengembangan bahan ajar berbasis budaya lokal pada materi Keragaman Budaya di Indonesia, (2) untuk mengetahui kelayakan bahan ajar berbasis budaya lokal pada materi Keragaman Budaya di Indonesia, (3) untuk mengetahui respon pendidik dan peserta didik terhadap bahan ajar berbasis budaya lokal pada materi Keragaman Budaya di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D (four D). Adapun langkah yang dilakukan oleh peneliti yaitu 1) tahap pendefinisian (define), 2) tahap perancangan (design), 3) tahap pengembangan (develop), 4) tahap penyebaran (disseminate). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan angket dengan skala Likert untuk respon. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media serta hasil uji coba tanggapan pendidik dan peserta didik. Bahan ajar yang dikembangkan diuji cobakan kepada 21 peserta didik kelas IV di SD Negeri Wonotirto 1. Berdasarkan data analisis menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis budaya lokal Booklet layak dan menarik untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS.
Penelitian ini menghasilkan produk bahan ajar booklet berbasis budaya lokal materi keragaman budaya di Indonesia pada mata pelajaran IPAS dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan 4-D (four D) yang terdiri dari 4 tahapan yaitu, 1) pendefinisian (define), 2) perancangan (design), 3) pengembangan (develop), 4) penyebaran (disseminate).Hasil bahan ajar yang dikembangkan termasuk ke dalam kategori valid dan layak digunakan berdasarkan penialian ahli materi dan ahli bahan ajar.Kualitas pengembangan bahan ajar booklet berbasis budaya lokal materi keragaman budaya di Indonesia pada mata pelajaran IPAS layak digunakan dengan validasi beberapa ahli meliputi ahli materi memperoleh rata-rata skor 4,20 dengan kategori layak dan ahli bahan ajar mencapai rata-rata skor 4,20 dengan kategori layak.Respon peserta didik di SD Negeri Wonotirto 1 pada uji coba kelompok kecil memperoleh rata-rata skor 4,21 dengan kriteria sangat layak dan pada uji coba kelompok besar memperoleh rata-rata skor 3,82 dengan kategori layak.Kemudian untuk respon pendidik memperoleh skor 4,00 dengan kategori layak.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas bahan ajar berbasis budaya lokal dalam meningkatkan pemahaman peserta didik tentang keragaman budaya di daerah lain, seperti menggabungkan teknologi digital dalam pengembangan bahan ajar untuk meningkatkan interaktivitas, serta mengevaluasi dampak jangka panjang dari penerapan bahan ajar ini terhadap sikap dan perilaku peserta didik dalam menghargai keberagaman budaya. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan modul serupa untuk mata pelajaran lain yang relevan dengan nilai lokal, seperti sejarah atau seni, serta membandingkan respons peserta didik antara bahan ajar konvensional dan bahan ajar berbasis budaya lokal.
| File size | 457.6 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNYUNY Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen. Penelitian melibatkan dua kelas siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Cimarga.Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen. Penelitian melibatkan dua kelas siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Cimarga.
1001TUTORIAL1001TUTORIAL Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor TPACK rata-rata meningkat dari 76,05 pada pre-test menjadi 91,50 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,65,Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor TPACK rata-rata meningkat dari 76,05 pada pre-test menjadi 91,50 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,65,
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Siswa merespons peran guru dalam pembentukan karakter terkait cara berbusana yang sudah sesuai meskipun ada beberapa yang kurang sesuai. Penerapan pendidikanSiswa merespons peran guru dalam pembentukan karakter terkait cara berbusana yang sudah sesuai meskipun ada beberapa yang kurang sesuai. Penerapan pendidikan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Hasilnya tidak hanya meningkatkan kualitas bacaan, tetapi juga membentuk kebiasaan religius yang berkelanjutan pada diri santri. Berdasarkan hasil penelitianHasilnya tidak hanya meningkatkan kualitas bacaan, tetapi juga membentuk kebiasaan religius yang berkelanjutan pada diri santri. Berdasarkan hasil penelitian
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Peningkatan ini terlihat melonjak pada setiap aspek kerjasama, kejujuran, disiplin, tanggung jawab. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkanPeningkatan ini terlihat melonjak pada setiap aspek kerjasama, kejujuran, disiplin, tanggung jawab. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran interaktif berbasis Socio Scientific Issue (SSI) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam danPenelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran interaktif berbasis Socio Scientific Issue (SSI) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar berbasis Kearifan Lokal pada materi fungsi komposisi dalam membangun kemampuan berpikir kritis siswa.Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar berbasis Kearifan Lokal pada materi fungsi komposisi dalam membangun kemampuan berpikir kritis siswa.
AFEKSIAFEKSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan pembelajaran yang diterapkan meliputi penggunaan strategi pembelajaran kontekstual dengan pendekatanHasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan pembelajaran yang diterapkan meliputi penggunaan strategi pembelajaran kontekstual dengan pendekatan
Useful /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Nilai-nilai yang diterapkan dalam amaliah aswaja di SMK Maarif 1 Kebumen antara lain taawun (tolong-menolong), tawasuth (moderat), itidal (adil), tasamuhNilai-nilai yang diterapkan dalam amaliah aswaja di SMK Maarif 1 Kebumen antara lain taawun (tolong-menolong), tawasuth (moderat), itidal (adil), tasamuh
PAPANDAPAPANDA Hasil kajian menunjukkan bahwa Inggris berhasil menempatkan CT sebagai kompetensi inti melalui mata pelajaran Computing sejak 2014, dengan struktur kurikulumHasil kajian menunjukkan bahwa Inggris berhasil menempatkan CT sebagai kompetensi inti melalui mata pelajaran Computing sejak 2014, dengan struktur kurikulum
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa dikarenakan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru masih bersifat konvensionalPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa dikarenakan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru masih bersifat konvensional
ARIMSIARIMSI Menurut Setiawan & Royani (2013), metode inquiry merupakan metode pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analisis untuk mencariMenurut Setiawan & Royani (2013), metode inquiry merupakan metode pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analisis untuk mencari