IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan IslamAr-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter disiplin siswa di sekolah/madrasah. Disiplin merupakan fondasi utama dalam pendidikan karakter yang selaras dengan ajaran Islam, mencakup disiplin waktu, ibadah, dan ketaatan terhadap peraturan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus (atau deskriptif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama Guru PAI mencakup (1) Keteladanan (Uswatun Hasanah), (2) Pembiasaan (Tadrib), (3) Pemberian Reward dan Punishment, serta (4) Integrasi Nilai Disiplin dalam Materi Ajar. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah dan program keagamaan sekolah, sementara faktor penghambat adalah latar belakang keluarga dan pengaruh lingkungan pergaulan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Guru PAI sangat vital sebagai subjek dan teladan utama dalam internalisasi nilai disiplin.

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter disiplin siswa terbukti efektif melalui empat pilar utama.Keteladanan (Uswatun Hasanah), Pembiasaan (Tadrib), Pengintegrasian Nilai dalam Pembelajaran, dan Penggunaan Reward dan Punishment yang konsisten.Keberhasilan strategi ini sangat ditentukan oleh konsistensi Guru PAI sebagai model perilaku dan adanya sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua.

Penelitian ini telah mengidentifikasi strategi vital Guru PAI dalam membentuk karakter disiplin siswa. Untuk memperkaya pemahaman di masa mendatang, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga jika dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor penghambat yang disebutkan, yaitu latar belakang keluarga dan pengaruh lingkungan pergaulan siswa. Bagaimana kedua faktor ini secara spesifik berinteraksi dengan strategi yang diterapkan guru, dan sejauh mana dampaknya terhadap keberhasilan pembentukan disiplin? Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih jauh mekanisme pengaruhnya, mungkin dengan melibatkan perspektif orang tua dan lingkungan sosial siswa secara langsung, untuk merumuskan intervensi yang lebih komprehensif. Kedua, mengingat penelitian ini berfokus pada studi kasus tunggal, penelitian komparatif lintas sekolah atau wilayah akan memberikan gambaran yang lebih luas tentang efektivitas strategi ini dalam konteks yang berbeda. Apakah ada perbedaan signifikan dalam penerapan atau hasil strategi keteladanan, pembiasaan, pengintegrasian nilai, serta reward dan punishment antara sekolah yang memiliki karakteristik siswa atau lingkungan yang beragam? Hal ini bisa mengungkap praktik terbaik yang dapat diadaptasi secara universal atau menunjukkan kebutuhan akan penyesuaian strategi berdasarkan konteks. Terakhir, untuk memahami keberlanjutan dampak, studi longitudinal akan sangat bermanfaat. Bagaimana karakter disiplin yang terbentuk melalui strategi Guru PAI ini dapat dipertahankan atau berkembang seiring waktu, misalnya setelah siswa lulus atau menghadapi tantangan baru dalam hidup mereka? Melalui eksplorasi jangka panjang, kita dapat menilai efikasi jangka panjang dari upaya pendidikan karakter disiplin yang dilakukan, memberikan wawasan krusial bagi pengembangan kurikulum dan kebijakan pendidikan di masa depan.

  1. STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN PESERTA DIDIK DI MTs.S DARUSSALAM... doi.org/10.30743/taushiah.v13i2.9130STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN PESERTA DIDIK DI MTs S DARUSSALAM doi 10 30743 taushiah v13i2 9130
Read online
File size290.78 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test