IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan IslamAr-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam

Penelitian ini mengkaji implementasi program pembiasaan membaca dan menghafal surat pendek Al-Quran dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Maarif 4 Kebumen. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dilaksanakan secara konsisten pada awal setiap pertemuan PAI selama 15-20 menit, meskipun tidak tercantum secara formal dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Strategi pembimbingan menggunakan pendekatan dua tahap: murojaah bersama dan setoran individual yang mengadaptasi metode sorogan khas pesantren. Faktor pendukung utama adalah antusiasme siswa yang dipicu sistem insentif nilai, sementara kendala utama berupa keterbatasan waktu akibat padatnya jadwal praktik kejuruan. Program ini berhasil membangun self-efficacy siswa dalam domain religius dan menciptakan koneksi antara identitas kejuruan dan keagamaan. Temuan penelitian merekomendasikan pentingnya pendokumentasian program yang lebih sistematis tanpa mengurangi fleksibilitas implementasi.

Implementasi program pembiasaan membaca dan menghafal surat pendek Al-Quran di SMK Maarif 4 Kebumen menunjukkan efektivitas signifikan dalam membentuk karakter religius peserta didik, meskipun menghadapi tantangan khas pendidikan vokasional.Program yang dilaksanakan secara konsisten pada awal setiap pertemuan PAI selama 15-20 menit berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif untuk internalisasi nilai-nilai keislaman.Strategi pembimbingan guru melalui pendekatan dua tahap (murojaah bersama dan setoran individual) telah berhasil mengakomodir keragaman kemampuan siswa.Program ini membangun self-efficacy siswa dalam domain religius, namun masih memerlukan formalisasi perencanaan tanpa mengurangi fleksibilitas implementasi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang program pembiasaan tahfiz terhadap pembentukan karakter siswa di dunia kerja. Selain itu, perlu eksplorasi integrasi nilai-nilai Al-Quran dalam praktik kejuruan spesifik, seperti teknik pengolahan bahan atau manajemen proyek. Penelitian juga bisa mengeksplorasi strategi transformasi motivasi ekstrinsik (insentif nilai) menjadi internalisasi nilai keagamaan yang lebih autentik, dengan mempertimbangkan prinsip ikhlas dalam tradisi Aswaja an-nahdliyah. Hal ini dapat dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan fokus pada perubahan sikap dan perilaku siswa. Penelitian juga bisa membandingkan model implementasi serupa di lembaga pendidikan vokasional lain yang dikelola oleh ormas Islam, seperti LP Maarif NU di daerah lain. Selain itu, perlu dikaji lebih lanjut tentang peran guru PAI dalam menciptakan keseimbangan antara tuntutan kompetensi vokasional dan penguatan spiritual. Penelitian juga dapat menggali pengalaman siswa dalam menghadapi tantangan waktu akibat jadwal praktik kejuruan, serta cara mereka mengelola prioritas antara pembelajaran agama dan kejuruan. Studi tentang efektivitas metode sorogan dalam konteks pendidikan modern, termasuk adaptasi terhadap teknologi digital, juga layak dikembangkan. Selain itu, perlu penelitian tentang dampak program ini terhadap keberhasilan akademik dan keberdayaan spiritual siswa secara simultan. Penelitian ini harus mempertimbangkan konteks khusus lembaga NU yang mengintegrasikan nilai Aswaja dengan pendidikan vokasional.

Read online
File size464.58 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test