UMUSUMUS

JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUSJAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Pancasakti Tegal di lingkungan Pondok Pesantren Alhuda Manshurin, Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, pada rangkaian kegiatan Idul Kurban ini bertujuan untuk memperkenalkan, mendemonstrasikan, dan melatih pemanfaatan mesin potong tulang guna mempercepat proses pengolahan dan pembagian daging kurban secara efektif dan efisien. Peserta kegiatan meliputi 110 orang santri, pengurus pondok, serta warga masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin potong tulang sangat mudah dioperasionalkan, menghemat tenaga kerja, dan secara signifikan memangkas waktu pengerjaan dibandingkan cara tradisional. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari seluruh pihak, serta didukung oleh sponsor seragam kaos dari Promag.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemanfaatan mesin potong tulang pada pelaksanaan ibadah Idul Kurban 1447 H di Pondok Pesantren Alhuda Manshurin telah terlaksana dengan baik dan mencapai tujuan yang direncanakan.Melalui kegiatan penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi, peserta berhasil memahami prinsip kerja, prosedur pengoperasian, serta aspek keselamatan kerja dalam penggunaan mesin potong tulang.Penerapan mesin potong tulang terbukti mampu meningkatkan efisiensi proses pengolahan daging kurban secara signifikan.Waktu pemotongan yang sebelumnya memerlukan sekitar 4-5 jam dapat dipersingkat menjadi hanya 1-1,5 jam, sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat, ringan, aman, dan menghasilkan potongan yang lebih rapi serta higienis.Selain memberikan manfaat teknis, kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta.Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata tingkat pemahaman dan keterampilan peserta meningkat dari 43% sebelum kegiatan menjadi 89% setelah kegiatan, atau mengalami peningkatan sebesar 46%.Dengan demikian, pemanfaatan mesin potong tulang sebagai teknologi tepat guna terbukti efektif dalam mendukung pelaksanaan penyembelihan dan pengolahan hewan kurban di lingkungan pondok pesantren.Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia, khususnya santri, dalam menguasai teknologi sederhana yang bermanfaat bagi kegiatan keagamaan maupun kemasyarakatan.Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan diperluas ke berbagai lembaga masyarakat lainnya sebagai upaya meningkatkan produktivitas, keselamatan kerja, dan kemandirian masyarakat.

1. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pemanfaatan mesin potong tulang dalam kegiatan ibadah Idul Kurban. Apakah penggunaan mesin ini dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi secara berkelanjutan, serta apakah ada dampak positif terhadap kualitas daging kurban yang dibagikan? 2. Selain itu, studi komparatif antara metode tradisional dan penggunaan mesin potong tulang dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut perbedaan waktu pengerjaan, tenaga yang dibutuhkan, dan risiko kecelakaan kerja. Hasil studi ini dapat menjadi dasar untuk merekomendasikan penggunaan mesin potong tulang secara lebih luas di berbagai lembaga masyarakat. 3. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada aspek sosial dan budaya dalam penerapan teknologi tepat guna. Bagaimana persepsi dan penerimaan masyarakat, khususnya santri, terhadap penggunaan mesin potong tulang dalam kegiatan keagamaan? Apakah ada perubahan dalam tradisi dan budaya lokal yang terkait dengan penyembelihan hewan kurban?.

Read online
File size467.47 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test