IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

IBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan DasarIBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan Dasar

Motivasi rendah dan strategi pembelajaran yang tidak tepat dari guru menjadi hambatan utama dalam menciptakan proses belajar yang aktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar murid melalui strategi Jelajah Si OCICA dalam Pembelajaran Mendalam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbasis praktik baik (best practice), yang dilaksanakan di kelas III SD Negeri Kaliwungu dengan subjek penelitian sebanyak 17 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumen nilai akademis murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Jelajah Si OCICA berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Murid menjadi lebih aktif, antusias, dan percaya diri dalam mengekspresikan dan mengkomunikasikan hasil observasi lingkungan di luar kelas. Peningkatan motivasi ini juga berbanding lurus dengan capaian akademis, di mana 94% murid berhasil mencapai batas nilai ketuntasan. Simpulan dari penelitian ini adalah strategi Jelajah Si OCICA dalam Pembelajaran Mendalam terbukti efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar murid.

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan terhadap implementasi strategi Jelajah Si OCICA dalam kerangka Pembelajaran Mendalam, dapat disimpulkan bahwa intervensi ini secara signifikan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas III sekolah dasar.Penerapan pendekatan kontekstual yang dipadukan dengan media pembelajaran eksploratif ini terbukti efektif dalam memfasilitasi siswa untuk memahami materi panca indra manusia secara utuh dan bermakna, sekaligus menggeser pola belajar konvensional yang cenderung berfokus pada hafalan mekanis.Berkenaan dengan keberhasilan tersebut, pihak sekolah maupun rekan sejawat guru yang ingin mereplikasi strategi Jelajah Si OCICA disarankan untuk melakukan persiapan yang matang, khususnya terkait penyusunan lembar kerja siswa dan penyediaan media pembelajaran interaktif.Petunjuk eksplorasi yang jelas sangat krusial dalam memandu jalannya kegiatan penjelajahan agar mampu memicu munculnya momen pemahaman yang mendalam (aha moment) pada diri peserta didik.Di samping itu, untuk menjamin peningkatan mutu pembelajaran yang berkelanjutan, implementasi strategi ini sebaiknya diintegrasikan dengan model pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa, seperti Project-Based Learning atau Problem-Based Learning, yang telah terbukti andal dalam mendongkrak motivasi internal sekaligus mengoptimalkan capaian nilai kognitif siswa secara komprehensif.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan dan menguji strategi Jelajah Si OCICA dalam konteks mata pelajaran lain di sekolah dasar, seperti matematika atau bahasa Indonesia, untuk melihat efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.. . 2. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi strategi Jelajah Si OCICA, seperti peran guru dalam memandu kegiatan penjelajahan, kualitas media pembelajaran yang digunakan, dan dukungan lingkungan belajar yang kondusif.. . 3. Meneliti dampak jangka panjang dari implementasi strategi Jelajah Si OCICA terhadap perkembangan kognitif dan keterampilan berpikir kritis siswa, serta mengukur keberlanjutan peningkatan motivasi dan hasil belajar mereka dalam jangka waktu yang lebih lama.. . Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas strategi Jelajah Si OCICA dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa sekolah dasar.

Read online
File size376.5 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test