IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

IBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan DasarIBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan Dasar

Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang menentukan keberhasilan siswa dalam memahami berbagai materi pembelajaran. Namun, sebagian siswa kelas rendah masih mengalami hambatan dalam mengenali huruf, melafalkan bunyi, mengeja, dan membaca secara lancar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesulitan membaca, faktor penyebab, serta upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas II MI Pejagatan Kutowinangun, Kebumen. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian terdiri atas guru kelas II, kepala sekolah, dan seorang siswa perempuan yang mengalami kesulitan membaca. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca yang dialami siswa meliputi kurangnya kemampuan mengenali dan membedakan huruf yang bentuknya serupa, kesalahan penggantian huruf, kesulitan melafalkan huruf tertentu, ketergantungan pada proses mengeja, serta keterbatasan daya ingat dalam menggabungkan hasil ejaan menjadi kata. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal, seperti minat, motivasi, perhatian, kemampuan mengingat, dan penguasaan huruf, serta faktor eksternal berupa kebiasaan membaca, lingkungan keluarga, kesempatan berlatih, bahan bacaan, dan pendampingan orang tua. Guru mengatasinya melalui bimbingan khusus, pemberian perhatian dan motivasi, penggunaan metode dan media yang sesuai, serta kerja sama dengan orang tua. Penanganan secara individual, bertahap, dan berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa.

Kemampuan membaca permulaan siswa kelas II MI Pejagatan Kutowinangun belum optimal.Kesulitan utama meliputi keterbatasan daya ingat hasil ejaan, kesulitan melafalkan huruf, kesalahan penggantian huruf, serta kesulitan mengenali huruf serupa.Faktor internal dan eksternal berperan signifikan dalam menentukan kemampuan membaca.Upaya guru melalui bimbingan, metode, dan kolaborasi dengan orang tua menjadi kunci peningkatan kemampuan membaca.Diperlukan pendekatan bertahap dan individual untuk mengatasi kesulitan ini.

1. Penelitian lebih lanjut tentang dampak keterlibatan orang tua dalam pembelajaran membaca di rumah, khususnya pengaruh pendampingan terhadap kemampuan mengingat huruf. 2. Analisis efektivitas metode pembelajaran berbasis teknologi, seperti aplikasi interaktif, dalam meningkatkan kelancaran membaca siswa. 3. Studi tentang peran lingkungan sekolah dalam menciptakan atmosfer belajar yang mendukung pengembangan keterampilan membaca, termasuk akses terhadap bahan bacaan yang bervariasi.

  1. Fondasia. motivasi membaca permulaan metode scramble kalimat siswa kelas sdn pandeyan yogyakarta foundasia... doi.org/10.21831/foundasia.v11i2.36160Fondasia motivasi membaca permulaan metode scramble kalimat siswa kelas sdn pandeyan yogyakarta foundasia doi 10 21831 foundasia v11i2 36160
Read online
File size332.98 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test