IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

IBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan DasarIBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan Dasar

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam kurikulum dan strategi pembelajaran di SDIT Bina Insani Muslim Jatimulya, Bekasi. HOTS menjadi krusial di era digital sebagai respons terhadap tuntutan kompetensi abad ke-21, khususnya dalam konteks pendidikan dasar berbasis Al-Quran yang tidak hanya menekankan hafalan tetapi juga kemampuan analisis, evaluasi, dan penciptaan solusi inovatif berlandaskan nilai Qurani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui observasi langsung selama lima bulan, dilengkapi analisis dokumen (Kurikulum SDIT Bina Insani Muslim 2020-2025 dan kebijakan Kementerian Agama tentang PAI berbasis HOTS), serta studi literatur relevan. Seluruh data dianalisis berdasarkan kerangka Taksonomi Bloom Revisi dan Konsep 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDIT Bina Insani Muslim telah mengintegrasikan HOTS secara sistematis melalui kurikulum terpadu yang memadukan Kurikulum 2013, JSIT, dan muatan lokal. Fokusnya pada tahfizh kreatif, pembelajaran kontekstual, serta proyek kolaboratif, secara efektif bertujuan membentuk kemampuan analisis dan evaluasi siswa, sekaligus mengembangkan keterampilan 4C mereka. Strategi pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning (PBL), simulasi multidisiplin, dan debat nilai-nilai Islam, dikombinasikan dengan kegiatan spiritual (shalat dhuha dan murajaah) yang diintegrasikan dengan storytelling dan literasi, secara signifikan mendukung pengembangan HOTS. Meskipun demikian, implementasi HOTS masih menghadapi beberapa tantangan signifikan, yaitu kesenjangan pelatihan guru terkait HOTS, keterbatasan sarana dan prasarana pendukung (laboratorium komputer, perpustakaan digital, alat peraga interaktif), serta keterbatasan waktu pembelajaran akibat jadwal yang padat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pelatihan guru dan optimalisasi fasilitas untuk mendukung pembelajaran HOTS secara lebih efektif di SDIT Bina Insani Muslim.

SDIT Bina Insani Muslim telah mengintegrasikan HOTS melalui kurikulum terpadu yang menggabungkan Kurikulum 2013, JSIT, dan muatan lokal.Strategi pembelajaran aktif seperti PBL dan debat nilai-nilai Islam mendukung pengembangan keterampilan analisis dan evaluasi siswa.Namun, tantangan utama meliputi kurangnya pelatihan guru, keterbatasan fasilitas, dan jadwal pembelajaran yang padat.Rekomendasi utama meliputi peningkatan pelatihan guru, optimalisasi fasilitas, dan revisi manajemen waktu untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran HOTS.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak aktivitas spiritual seperti shalat dhuha dan murajaah terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. 2. Pengembangan model evaluasi pembelajaran HOTS berbasis nilai-nilai Al-Quran untuk memastikan konsistensi penerapan kompetensi tinggi. 3. Studi tentang efektivitas pendekatan blended learning dalam meningkatkan keterampilan HOTS di lingkungan pendidikan Islam terpadu, dengan fokus pada adaptasi teknologi dan keterlibatan siswa.

  1. Pembentukan Karakter Siswa Berorientasi Higher Order Thinking Skils (HOTS) di Sekolah Dasar | ELSE (Elementary... journal.um-surabaya.ac.id/index.php/pgsd/article/view/4071Pembentukan Karakter Siswa Berorientasi Higher Order Thinking Skils HOTS di Sekolah Dasar ELSE Elementary journal um surabaya ac index php pgsd article view 4071
  2. Manajemen Pendidikan di Rumah Qur'an SDIT Bina Insani Muslim Jatimulya Bekasi | Elkarimah | SAP... journal.lppmunindra.ac.id/index.php/SAP/article/view/3599Manajemen Pendidikan di Rumah Quran SDIT Bina Insani Muslim Jatimulya Bekasi Elkarimah SAP journal lppmunindra ac index php SAP article view 3599
  3. OSF. osf osf.io/m3rf7_v1OSF osf osf io m3rf7 v1
Read online
File size380.76 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test