IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

LABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi IslamLABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi Islam

Perkembangan industri perbankan syariah di Indonesia belum sepenuhnya diikuti peningkatan literasi dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem ekonomi syariah. Praktik komunikasi pemasaran bank syariah masih cenderung berorientasi pada pendekatan komersial dan persuasi pasar sehingga belum optimal membangun kesadaran kritis masyarakat mengenai nilai-nilai ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi pemasaran bank syariah dalam perspektif tindakan komunikatif Jurgen Habermas serta mengkaji peran emansipatorisnya dalam membangun kepercayaan nasabah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran bank syariah di Indonesia belum sepenuhnya menjalankan fungsi emansipatoris karena masih didominasi oleh pola komunikasi strategis dan rasionalitas instrumental yang berorientasi pada pencapaian target bisnis, peningkatan market share, dan penguatan citra institusi.Kondisi tersebut menyebabkan hubungan antara bank syariah dan masyarakat cenderung bersifat subjek-objek, sehingga komunikasi lebih diarahkan pada persuasi pasar dibanding pembangunan kesadaran kritis tentang nilai ekonomi Islam.Di sisi lain, penelitian ini menemukan bahwa komunikasi pemasaran informal yang dilakukan oleh ulama, akademisi, tokoh masyarakat, komunitas muslim, dan nasabah justru lebih efektif dalam membangun kepercayaan publik karena berlangsung secara dialogis, partisipatif, dan berbasis kedekatan sosial.Dalam perspektif teori tindakan komunikatif Habermas, komunikasi informal tersebut lebih mendekati tindakan komunikatif karena berorientasi pada pemahaman bersama, keterbukaan informasi, dan pembentukan ruang publik yang rasional.Dengan demikian, keberhasilan komunikasi pemasaran bank syariah tidak cukup ditentukan oleh kekuatan promosi dan branding institusi, tetapi juga oleh kemampuan membangun komunikasi yang edukatif, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:. . 1. Menganalisis lebih dalam peran media sosial dan komunikasi berbasis komunitas dalam membangun kepercayaan nasabah bank syariah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana media sosial dan komunikasi komunitas dapat menjadi sarana edukasi dan dialog sosial yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan kepercayaan masyarakat.. . 2. Meneliti strategi komunikasi pemasaran bank syariah yang fokus pada pembentukan ruang publik yang terbuka, rasional, dan partisipatif. Penelitian ini dapat mengkaji bagaimana bank syariah dapat menciptakan platform komunikasi yang mendorong diskusi kritis dan partisipasi masyarakat dalam memahami nilai-nilai ekonomi Islam.. . 3. Mempelajari dampak komunikasi pemasaran emansipatoris bank syariah terhadap penerimaan masyarakat terhadap sistem ekonomi syariah secara lebih substantif. Penelitian ini dapat mengukur bagaimana komunikasi yang edukatif dan transparan dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang prinsip-prinsip syariah dan etika ekonomi Islam, serta pengaruhnya terhadap penerimaan sistem ekonomi syariah secara keseluruhan.

Read online
File size420.32 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test