IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

LABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi IslamLABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi Islam

Kebijakan pemotongan gaji ASN untuk zakat profesi di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat masih menimbulkan kebingungan antara kebijakan dan perintah agama. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemotongan gaji ASN untuk zakat profesi di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat dalam perspektif ekonomi syariah, guna memberikan pemahaman yang lebih baik, argumentatif, dan berlandaskan prinsip ekonomi Islam terkait implementasi penyaluran zakat profesi kepada ASN. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan pendekatan hukum Islam dan konseptual. Data diperoleh dengan wawancara mendalam (indepth interview) serta penentuan informan melalui purpossive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemotongan gaji ASN untuk zakat profesi sesuai dengan prinsip-prinsip utama dalam ekonomi syariah yang menekankan pada keadilan dan kemaslahatan yang dihadirkan oleh seorang pemimpin dalam membuat kebijakan.

Berdasarkan uraian diatas dapat diketahui bahwasanya dalam perspektif ekonomi syariah, penerapan kebijakan pemotongan gaji ASN untuk zakat profesi sesuai dengan prinsip-prinsip utama dalam ekonomi syariah yang menekankan pada keadilan dan kepemimpinan manusia di dunia untuk menghadirkan kebijakan ekonomi yang baik dan penuh kemaslahatan.Kebijakan pemotongan gaji ASN untuk zakat profesi adalah satu bentuk kebijaksanaan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat yang bersesuaian dengan prinsip manusia sebagai khalifah di muka bumi yang harus mengatur harta dengan sebaik-baiknya melalui kebijakan yang melahirkan kemaslahatan.Mengakomodir aspek teosentris dan antroposentris secara bersamaan.Hal itu tampak dari tujuan kebijakan yaitu mematuhi syariat Allah SWT dan membantu para ASN yang bingung untuk menyalurkan zakat profesi yang diwajibkan dalam Islam.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan regulasi standar untuk pengelolaan zakat profesi yang lebih jelas dan terukur, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan ASN. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif tentang praktik pemotongan zakat profesi di berbagai daerah untuk melihat efektivitas dan tantangan yang berbeda. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital dalam meningkatkan transparansi proses penyaluran zakat profesi, sehingga memudahkan pemantauan dan partisipasi ASN.

  1. KUALITATIF : MEMAHAMI KARAKTERISTIK PENELITIAN SEBAGAI METODOLOGI | JURNAL PENDIDIKAN DASAR. kualitatif... doi.org/10.46368/jpd.v11i2.902KUALITATIF MEMAHAMI KARAKTERISTIK PENELITIAN SEBAGAI METODOLOGI JURNAL PENDIDIKAN DASAR kualitatif doi 10 46368 jpd v11i2 902
  2. BANK WAKAF MIKRO SEBAGAI SARANA PEMBERDAYAAN PADA USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH | Balqis | Jurisdictie:... ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jurisdictie/article/view/7380BANK WAKAF MIKRO SEBAGAI SARANA PEMBERDAYAAN PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH Balqis Jurisdictie ejournal uin malang ac index php jurisdictie article view 7380
  3. Melacak Keadilan dalam Regulasi Poligami: Kajian Filsafat Keadilan Aristoteles, Thomas Aquinas, dan John... doi.org/10.22437/ujh.2.2.409-431Melacak Keadilan dalam Regulasi Poligami Kajian Filsafat Keadilan Aristoteles Thomas Aquinas dan John doi 10 22437 ujh 2 2 409 431
Read online
File size336.65 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test