IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

LABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi IslamLABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi Islam

Penelitian ini mengkaji peran komunitas arisan sebagai instrumen penguatan usaha mikro di wilayah Kabupaten Kebumen. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada kelompok arisan pelaku usaha mikro, penelitian ini mengidentifikasi mekanisme dan dinamika yang terjadi dalam komunitas arisan yang berkontribusi terhadap pengembangan usaha mikro anggotanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas arisan tidak hanya berfungsi sebagai wadah perputaran dana, ruang pertukaran informasi, berbagi praktik baik, pengetahuan, dan jaringan sosial yang memfasilitasi penguatan kapasitas pelaku usaha mikro. Model pemberdayaan berbasis komunitas arisan ini menawarkan pendekatan alternatif dalam pengembangan ekonomi lokal yang memberdayakan komunitas, inklusif, dan berkelanjutan. Implikasi praktis penelitian ini bermanfaat bagi pemerintah daerah dan lembaga pengembangan ekonomi dalam merumuskan strategi penguatan usaha mikro yang berbasis pada modal sosial masyarakat.

Komunitas arisan di Kabupaten Kebumen telah berkembang dari sekadar mekanisme tabungan informal menjadi platform multifungsi yang memfasilitasi penguatan usaha mikro melalui akses permodalan alternatif, pertukaran pengetahuan, pengembangan jaringan usaha, dan penguatan motivasi.Efektivitas komunitas arisan dalam penguatan usaha mikro tidak hanya ditentukan oleh aspek finansial, tetapi juga oleh kualitas modal sosial yang mencakup rasa saling percaya, norma timbal balik, dan jejaring sosial yang terbentuk dalam komunitas.Model pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas arisan menawarkan pendekatan alternatif dalam pengembangan usaha mikro yang menekankan partisipasi, kemandirian, dan keberlanjutan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak integrasi teknologi digital terhadap dinamika komunitas arisan dalam memperkuat usaha mikro, terutama dalam hal akses informasi dan pengelolaan dana. 2. Dilakukan studi perbandingan antara model pemberdayaan berbasis komunitas arisan dengan pendekatan formal seperti KUR untuk mengidentifikasi keunggulan dan tantangan masing-masing. 3. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi peran lembaga keagamaan dalam memfasilitasi penguatan ekonomi berbasis komunitas arisan, termasuk pengaruh norma agama terhadap kepatuhan dan kepercayaan dalam interaksi ekonomi.

Read online
File size169.36 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test