IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

LABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi IslamLABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi Islam

Perbankan syariah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional guna mendorong distribusi kesejahteraan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Assets (ROA), serta Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Non-Performing Financing (NPF) pada Bank Umum Syariah di Indonesia selama periode 2021-2025, baik secara parsial maupun simultan. Menggunakan perspektif Teori Keagenan, penelitian ini mengevaluasi kinerja manajemen (agen) dalam mengelola dana (prinsipal) guna memitigasi risiko. Pendekatan penelitian adalah kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan resmi masing-masing bank. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan Common Effect Model (CEM) yang diolah melalui software RStudio versi 2026. Sampel penelitian terdiri atas lima Bank Umum Syariah yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, CAR tidak berpengaruh terhadap NPF, sementara ROA dan BOPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPF. Secara simultan, CAR, ROA, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai R-squared (R2) sebesar 0.6831 dan Adjusted R-squared sebesar 0.6340, yang mengindikasikan bahwa 63.40% variasi NPF dapat dijelaskan oleh model. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa inefisiensi operasional dan perilaku pengambilan risiko oleh manajemen dalam mengejar profitabilitas merupakan determinan utama yang meningkatkan risiko pembiayaan bermasalah. Oleh karena itu, manajemen perbankan syariah diharapkan memperkuat pengawasan internal dan menerapkan prinsip kehati-hatian guna menjaga stabilitas kualitas aset jangka panjang.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang dilakukan mengenai determinan Non-Performing Financing (NPF) pada Bank Umum Syariah di Indonesia pada periode 2021-2025, dapat disimpulkan bahwa.Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak memiliki pengaruh parsial yang signifikan terhadap NPF.Hal ini menunjukkan bahwa kecukupan modal bank syariah selama periode penelitian belum menjadi determinan utama fluktuasi risiko pembiayaan.Return on Assets (ROA) memiliki pengaruh parsial, positif, dan signifikan terhadap NPF.Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan profitabilitas pada bank syariah selama periode ini disertai dengan kenaikan risiko pembiayaan, yang mengindikasikan perilaku pengambilan risiko oleh bank dalam mengejar target keuntungan.Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (OEOI/BOPO) memiliki pengaruh parsial, positif, dan signifikan terhadap NPF.Hasil ini menunjukkan bahwa inefisiensi operasional secara signifikan meningkatkan risiko kredit.Beban operasional yang tinggi relatif terhadap pendapatan operasional memperburuk kualitas pembiayaan pada bank umum syariah.Secara simultan, CAR, ROA, dan OEOI/BOPO memiliki pengaruh yang signifikan terhadap NPF pada bank umum syariah di Indonesia.Model penelitian ini memiliki daya prediksi yang baik dengan nilai R-squared sebesar 0.40% variasi NPF dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model.Secara teoritis, hasil penelitian ini memperkuat relevansi Teori Keagenan dalam konteks perbankan syariah, di mana kinerja agen dalam mengelola operasi dan aset sangat penting untuk keamanan dana yang dipercayakan oleh prinsipal.Para peneliti kemudian merekomendasikan agar manajemen bank meningkatkan efisiensi operasional dan mematuhi prinsip kehati-hatian, serta berharap penelitian selanjutnya dapat memperluas model dengan memasukkan variabel makroekonomi dan perbandingan antar kategori bank syariah untuk memperkaya hasil analisis.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis komparatif antara bank syariah dan bank konvensional dalam hal determinan NPF. Selain itu, dapat dilakukan penelitian yang berfokus pada pengaruh variabel makroekonomi, seperti inflasi dan tingkat suku bunga, terhadap NPF pada bank syariah. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi finansial (fintech) dalam memengaruhi kualitas pembiayaan pada bank syariah, serta dampak kebijakan pemerintah terkait perbankan syariah terhadap NPF.

Read online
File size487.72 KB
Pages29
DMCAReport

Related /

ads-block-test