UM SURABAYAUM SURABAYA
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting JournalBALANCE: Economic, Business, Management and Accounting JournalPenelitian ini mengkaji Program Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat yang merupakan salah satu kebijakan untuk memberdayaan masyarakat di Kota Kupang dengan bantuan dana tanpa bunga sebagai modal untuk pengembangan usaha produktif demi meningkatkan potensi perekonomian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dampak pengembangan usaha masyarakat dengan adanya program pemberdayaan masyarakat dengan melihat faktor- faktor terjadinya keterlambatan pengembalian dana program tersebut. Dengan menggunakkan teknik analisis deskriptip kualitatif dengan investigasi mewawancarai beberapa informan kunci, meliputi Ketua LPM, fasilitator kelurahan selaku tenaga pendamping serta masyarakat penerima dana PEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan program Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Oebobo menghasilkan dampak positif meningkatkan pendapatan masyarakat, produktivitas usaha masyarakat, kemandirian masyarakat, tahap pengguliran dana tahap awal dari tahun 2013 hingga 2019 bagi masyarakat di Kecamatan Oebobo Kota Kupang dan juga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bantuan dana pemberdayaan ekonomi masyarakat yang membantu pengembangan usaha masyarakat. Namun disisi lain masih terdapat tunggakan yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kurang ada pemahaman dari penerima dana , kemacetan usaha, tidak adanya laporan keuangan , budaya, pergantian fasilitator dan hal tak terduga lainnya.
Program Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) di Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, telah berjalan baik sejak 2013, menunjukkan dampak positif berupa peningkatan pendapatan, produktivitas, kemandirian, pengguliran dana, dan kesadaran masyarakat.Meskipun demikian, masih ditemukan kendala seperti ketidaklancaran dan keterlambatan pengembalian pinjaman akibat kurangnya pemanfaatan dana oleh penerima dan minimnya peran fasilitator pendamping.Faktor-faktor utama penyebab keterlambatan meliputi kemacetan usaha, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap sifat dana PEM (dianggap bantuan gratis), manajemen akuntansi yang buruk, serta hal tak terduga seperti bencana atau pergantian fasilitator.
Melihat temuan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan efektivitas Program Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di masa depan. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk mengkaji secara lebih mendalam peran dan efektivitas fasilitator pendamping dalam program PEM. Pertanyaan penelitian dapat difokuskan pada: bagaimana peningkatan kualitas pelatihan dan dukungan bagi fasilitator dapat secara signifikan mempengaruhi tingkat kemandirian penerima dana serta kepatuhan mereka dalam pengembalian pinjaman? Studi ini dapat mengevaluasi dampak model pendampingan yang berbeda, termasuk pendekatan proaktif dalam monitoring dan resolusi masalah. Kedua, penting untuk menyelidiki lebih jauh pengaruh faktor sosial dan budaya lokal terhadap perilaku pengembalian dana. Mengingat kuatnya adat istiadat dan prioritas pengeluaran keluarga seperti biaya pendidikan anak yang diidentifikasi sebagai penyebab keterlambatan, penelitian dapat mengeksplorasi strategi komunikasi atau modifikasi program yang lebih sensitif budaya untuk memastikan pemahaman yang tepat tentang kewajiban pengembalian. Ini bisa berupa studi kasus komparatif antar kelurahan dengan profil budaya berbeda atau pengembangan instrumen pengukuran dampak faktor sosial pada kinerja program. Ketiga, perlu adanya pengembangan dan evaluasi model pelatihan manajemen keuangan yang lebih praktis dan mudah diimplementasikan oleh pelaku usaha mikro. Mengingat masalah kurangnya manajemen akuntansi, riset dapat berfokus pada perancangan modul pelatihan literasi keuangan yang disederhanakan, atau aplikasi pencatatan keuangan digital berbasis ponsel yang intuitif, serta mengukur dampaknya terhadap kemampuan pelaku usaha dalam mengelola keuangan dan memenuhi kewajiban pengembalian dana. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini tidak hanya akan memperkaya literatur, tetapi juga memberikan rekomendasi konkret untuk perbaikan kebijakan.
| File size | 214.96 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Inovasi sosial KOPASKAT (Kompos untuk Pertanian Masyarakat) berhasil lahir sebagai solusi pengelolaan limbah organik menjadi pupuk, mendukung peralihanInovasi sosial KOPASKAT (Kompos untuk Pertanian Masyarakat) berhasil lahir sebagai solusi pengelolaan limbah organik menjadi pupuk, mendukung peralihan
UINMADURAUINMADURA Penelitian ini juga memberikan dasar bagi studi-studi selanjutnya tentang teknologi AR dalam e-commerce, berkontribusi pada literatur yang berkembang tentangPenelitian ini juga memberikan dasar bagi studi-studi selanjutnya tentang teknologi AR dalam e-commerce, berkontribusi pada literatur yang berkembang tentang
USAHIDUSAHID Metode dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik Analisis dalamMetode dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik Analisis dalam
DINASTIREVDINASTIREV Pengembangan ini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan menaikkan Pendapatan Asli Daerah melebihi target, terutama dari penjualan tiket masuk.meskipunPengembangan ini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan menaikkan Pendapatan Asli Daerah melebihi target, terutama dari penjualan tiket masuk.meskipun
UM SURABAYAUM SURABAYA Board gender diversity berpengaruh positif signifikan terhadap z-score. Karena z-score berhubungan terbalik dengan bank risk-taking, maka dapat disimpulkanBoard gender diversity berpengaruh positif signifikan terhadap z-score. Karena z-score berhubungan terbalik dengan bank risk-taking, maka dapat disimpulkan
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kepedulian lingkungan dan audit lingkungan antara Universitas Kristen Petra dan UniversitasPenelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kepedulian lingkungan dan audit lingkungan antara Universitas Kristen Petra dan Universitas
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode root cause problem solving dipilih untuk mengetahui akar masalah dan solusi terkait ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa salah satu faktor penyebabMetode root cause problem solving dipilih untuk mengetahui akar masalah dan solusi terkait ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa salah satu faktor penyebab
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling.
Useful /
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Penelitian ini mengkaji model kolaborasi antara Bank Sampah Mandiri Sejahtera dan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD/TK) di Desa Kedungturi, KabupatenPenelitian ini mengkaji model kolaborasi antara Bank Sampah Mandiri Sejahtera dan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD/TK) di Desa Kedungturi, Kabupaten
UNEJUNEJ Sebelum riset lapangan, diskusi kelompok terfokus (FGD) dilaksanakan untuk memperoleh informasi lebih mendalam dan objektif antara aktor pemerintah danSebelum riset lapangan, diskusi kelompok terfokus (FGD) dilaksanakan untuk memperoleh informasi lebih mendalam dan objektif antara aktor pemerintah dan
UNEJUNEJ Namun, beberapa kegiatan yang dilaksanakan, seperti pelaksanaan proyek restorasi gambut berbasis komunitas, implementasi FPIC, pembentukan sekolah lapanganNamun, beberapa kegiatan yang dilaksanakan, seperti pelaksanaan proyek restorasi gambut berbasis komunitas, implementasi FPIC, pembentukan sekolah lapangan
UMMUMM Studi ini mengevaluasi berbagai regulasi yang dikeluarkan oleh OJK, BI, dan MAS, termasuk kerangka FEAT dan Veritas. Temuan menunjukkan bahwa SingapuraStudi ini mengevaluasi berbagai regulasi yang dikeluarkan oleh OJK, BI, dan MAS, termasuk kerangka FEAT dan Veritas. Temuan menunjukkan bahwa Singapura