IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di MI Terpadu Logaritma Kedungjati Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen, dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga IPAS pada materi sifat-sifat cahaya berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen yang menggunakan alat peraga dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Penggunaan alat peraga dalam pembelajaran IPAS membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak menjadi lebih konkret melalui kegiatan pengamatan dan percobaan langsung. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, serta mampu mengaitkan konsep ilmiah dengan fenomena di kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, alat peraga berfungsi tidak hanya sebagai media bantu pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan motivasi belajar dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis alat peraga dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar di sekolah dasar. Guru diharapkan mampu merancang dan memanfaatkan alat peraga sederhana yang kontekstual dengan materi pembelajaran agar proses belajar menjadi lebih bermakna dan berpusat pada siswa (student centered learning). Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi sekolah dan pendidik dalam mengembangkan strategi pembelajaran IPAS yang inovatif, interaktif, dan menyenangkan guna mencapai tujuan pendidikan yang optimal.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di MI Terpadu Logaritma Kedungjati Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen, dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga IPAS pada materi sifat-sifat cahaya berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V.Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen yang menggunakan alat peraga dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.Penggunaan alat peraga dalam pembelajaran IPAS membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak menjadi lebih konkret melalui kegiatan pengamatan dan percobaan langsung.Siswa menjadi lebih aktif, antusias, serta mampu mengaitkan konsep ilmiah dengan fenomena di kehidupan sehari-hari.Dengan demikian, alat peraga berfungsi tidak hanya sebagai media bantu pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan motivasi belajar dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas berbagai jenis alat peraga berbasis teknologi dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman konsep sains. Selanjutnya, studi dapat dikembangkan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan alat peraga kombinasi antara tradisional dan digital dalam pembelajaran IPA. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengaruh jangka panjang penggunaan alat peraga terhadap perkembangan keterampilan berpikir kritis siswa, terutama dalam konteks pembelajaran berbasis proyek atau eksplorasi mandiri. Saran ini bertujuan untuk memperluas wawasan tentang inovasi media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan modern.

Read online
File size287.29 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test