NEOLECTURANEOLECTURA
Intelektium JournalIntelektium JournalMelalui guided inquiry, siswa akan membuktikan konsep atau teori yang sudah ada dan dapat mengalami proses atau percobaan itu sendiri, kemudian mengambil kesimpulan, sehingga dapat menunjang pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Dalam hal ini, jika siswa lebih paham terhadap materi pelajaran, diharapkan motivasi belajarnya dapat meningkat dan memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar biologi sehingga siswa memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan perubahan sikap yang positif.
Berdasarkan rumusan, tujuan, hasil, dan pembahasan penelitian pengembangan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa kegiatan belajar dengan model pembelajaran guided inquiry dapat meningkatkan motivasi belajar biologi siswa kelas XI SMA Labschool Jakarta.Peningkatan nilai motivasi sebesar 37% untuk motivasi belajar biologi siswa kategori tinggi dari prasiklus ke siklus I dan 18% untuk siklus I ke siklus II.Peningkatan motivasi pada penelitian ini dapat dikembangkan dan menjadi bahan pertimbangan yang positif demi kemajuan dunia pendidikan kedepannya.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara model pembelajaran guided inquiry dengan model pembelajaran lainnya dalam meningkatkan motivasi belajar biologi. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian yang berfokus pada pengaruh variabel-variabel lain, seperti lingkungan belajar, metode pengajaran, dan dukungan sumber daya, terhadap motivasi belajar biologi siswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari model pembelajaran guided inquiry terhadap prestasi akademik dan keterampilan berpikir kritis siswa.
| File size | 297.23 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
NEOLECTURANEOLECTURA 8 siswa (47,06%) mendapat nilai lebih tinggi dari KKM pada siklus I pertemuan1. Pada siklus I pertemuan 2, tepatnya 52,94% siswa yang lulus KKM. Setelah8 siswa (47,06%) mendapat nilai lebih tinggi dari KKM pada siklus I pertemuan1. Pada siklus I pertemuan 2, tepatnya 52,94% siswa yang lulus KKM. Setelah
NEOLECTURANEOLECTURA Dari penelitian yang telah dilakukan di kelas 7. 9 SMPN 3 Parung Panjang, peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa pada pembelajaran matematika materi tentangDari penelitian yang telah dilakukan di kelas 7. 9 SMPN 3 Parung Panjang, peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa pada pembelajaran matematika materi tentang
UTPUTP Temuan ini menunjukkan bahwa motivasi belajar saja tidak secara signifikan menentukan prestasi bahasa Inggris mahasiswa, karena prestasi akademik jugaTemuan ini menunjukkan bahwa motivasi belajar saja tidak secara signifikan menentukan prestasi bahasa Inggris mahasiswa, karena prestasi akademik juga
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Temuan tersebut menunjukkan bahwa PJBL efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan memberikan kontrol atas proses belajar serta mendorongTemuan tersebut menunjukkan bahwa PJBL efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan memberikan kontrol atas proses belajar serta mendorong
UVAYABJMUVAYABJM Tujuan penelitian adalah menghasilkan aplikasi asesmen digital yang valid, praktis, dan efektif, serta mampu mengukur hasil belajar siswa dalam ranah kognitifTujuan penelitian adalah menghasilkan aplikasi asesmen digital yang valid, praktis, dan efektif, serta mampu mengukur hasil belajar siswa dalam ranah kognitif
UVAYABJMUVAYABJM Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan teknik observasi, wawancara, serta analisis dokumen sebagai sumber data. HasilPenelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan teknik observasi, wawancara, serta analisis dokumen sebagai sumber data. Hasil
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPenelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Populasi diambil dari kelas IX dengan jumlah 62 siswa. Teknik sampling menggunakan Simple Random untuk 40 siswa. Pengumpulan data menggunakan dokumentasiPopulasi diambil dari kelas IX dengan jumlah 62 siswa. Teknik sampling menggunakan Simple Random untuk 40 siswa. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi
Useful /
NEOLECTURANEOLECTURA Jenis Penelitian yang di gunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar fisika peserta didik berupa tes pilihanJenis Penelitian yang di gunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar fisika peserta didik berupa tes pilihan
NEOLECTURANEOLECTURA Namun metode K-Means hanya memiliki nilai akurasi kebenaran sebesar 34% karena nilai dapat berubah sesuai dengan jumlah data latih. Penelitian selanjutnyaNamun metode K-Means hanya memiliki nilai akurasi kebenaran sebesar 34% karena nilai dapat berubah sesuai dengan jumlah data latih. Penelitian selanjutnya
NEOLECTURANEOLECTURA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar siswa akuntansi kelas X di SMK Jakarta Timur 1. Jenis penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar siswa akuntansi kelas X di SMK Jakarta Timur 1. Jenis penelitian
UVAYABJMUVAYABJM Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan In-deep Interview dengan subjekMetode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan In-deep Interview dengan subjek