UTPUTP

Didascein: Journal of English EducationDidascein: Journal of English Education

Penelitian ini mengembangkan dan mengevaluasi bahan ajar membaca berbasis muatan lokal pertanian beserta instrumen Group Reading Assessment (GRA) untuk mahasiswa baru program bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di STIPER Belitang, sebuah perguruan tinggi pertanian di Sumatera Selatan, Indonesia. Dengan menggunakan kerangka penelitian pengembangan Akker (1999) dan model evaluasi formatif Tessmer (1993), penelitian ini menjawab kesenjangan kritis yang belum banyak dieksplorasi—ketiadaan sumber belajar membaca bahasa Inggris yang secara sistematis mengintegrasikan konten lokal pertanian autentik untuk mahasiswa baru perguruan tinggi di Indonesia. Produk yang dikembangkan divalidasi oleh peninjau ahli dan diuji melalui tahapan perorangan, kelompok kecil, dan uji lapangan. Temuan mengonfirmasi validitas tinggi (M = 3,10), praktikalitas tinggi (M = 3,12 dan 3,08), dan validitas terkait kriteria yang signifikan (r = 0,711 untuk bahan bacaan; r = 0,812 untuk GRA). Uji lapangan menunjukkan bahwa 71,4% mahasiswa melampaui kriteria ketuntasan minimal, mengafirmasi efektivitas potensial produk. Penelitian ini memberikan kontribusi kerangka pengembangan bahan ajar ESP yang dapat direplikasi dan sensitif terhadap konteks, yang menjembatani pembelajaran bahasa dengan lingkungan pertanian mahasiswa secara langsung.

Penelitian ini berhasil mengembangkan dan mengevaluasi bahan ajar membaca berbasis konten lokal pertanian serta instrumen GRA untuk mahasiswa baru EFL di STIPER Belitang.Hasil menunjukkan bahwa produk memiliki validitas tinggi, praktikalitas yang baik, dan efektivitas yang signifikan.Bahan ajar ini mampu meningkatkan pemahaman membaca dan motivasi belajar mahasiswa dengan mengintegrasikan konteks pertanian lokal.Studi ini memberikan kerangka pengembangan bahan ajar ESP yang relevan dan dapat diadopsi dalam pendidikan pertanian Indonesia.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan bahan ajar berbasis konten lokal untuk siswa sekolah menengah di wilayah Belitang, membangun proses pembelajaran literasi bahasa Inggris pertanian dari tingkat sekolah menengah hingga perguruan tinggi. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi pengembangan alat evaluasi tambahan yang memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Terakhir, studi jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang bahan ajar ini terhadap kemampuan membaca dan prestasi akademik mahasiswa.

  1. Validate User. validate user sorry experiencing unusual traffic time please help confirm robot take content... doi.org/10.1093/elt/57.2.139Validate User validate user sorry experiencing unusual traffic time please help confirm robot take content doi 10 1093 elt 57 2 139
Read online
File size716.43 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test