SARI MUTIARASARI MUTIARA

JURNAL PSYCHOMUTIARAJURNAL PSYCHOMUTIARA

Kata kunci: Kecemasan; Penyesuaian diri; Mahasiswa. Metode kuantitatif korelasional digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan hubungan antara penyesuaian diri dan kecemasan dalam penyusunan tugas akhir mahasiswa Fakultas Psikologi di Universitas Medan Area. Mahasiswa psikologi tahun 2021 adalah sampel yang digunakan. Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel. Dalam penelitian ini, hipotesisnya adalah bahwa ada hubungan negatif antara penyesuaian diri dan kecemasan, dengan asumsi bahwa semakin banyak penyesuaian diri maka semakin rendah kecemasan, dan sebaliknya, semakin sedikit penyesuaian diri maka semakin tinggi kecemasan. Variabel penyesuaian diri dan kecemasan diukur dalam penelitian ini menggunakan Skala Likert. Dalam penelitian ini, metode analisis data Korelasi Pearson Product Moment digunakan. Analisis data dilakukan menggunakan program SPSS. Hasil analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara penyesuaian diri dan kecemasan, dengan koefisien korelasi -0,569 (rxy = -0,569; P = 0,000). Penyesuaian diri memiliki pengaruh terhadap kecemasan seperti yang ditunjukkan oleh nilai koefisien determinan (R2) sebesar 0,344. Ada kemungkinan bahwa penyesuaian diri yang dialami cenderung rendah dan kecemasan yang dialami cenderung tinggi berdasarkan hasil nilai rata-rata empirik dan hipotetik.

Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan antara penyesuaian diri dan kecemasan pada mahasiswa psikologi (r = –0,569, p = 0,000), dengan penyesuaian diri mempengaruhi 34,4% tingkat kecemasan.Rata-rata empirik menunjukkan tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan penyesuaian diri, yang menandai kecemasan tinggi dan penyesuaian diri rendah.Kesimpulan tersebut menegaskan pentingnya peningkatan penyesuaian diri sebagai strategi pengendalian kecemasan dalam penyusunan tugas akhir.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti efek pelatihan penyesuaian diri melalui modul psikologi singkat pada mahasiswa psikologi, apakah intervensi tersebut dapat menurunkan tingkat kecemasan saat menyusun tugas akhir. Selain itu, studi komparatif antara mahasiswa psikologi dengan mahasiswa jurusan lain di Universitas Medan Area dapat mengungkap apakah hubungan penyesuaian diri dan kecemasan bersifat universal atau spesifik domain disiplin. Selanjutnya, peneliti dapat mengeksplorasi faktor-faktor moderasi seperti dukungan sosial, manajemen waktu, dan motivasi akademik yang dapat mempengaruhi sejauh mana penyesuaian diri dapat mengurangi kecemasan. Setiap variabel tersebut dianalisis melalui desain longitudinal untuk memahami dinamika perubahan seiring proses penyusunan skripsi. Pendekatan kualitatif dapat melengkapi data kuantitatif dengan wawancara mendalam, sehingga diperoleh gambaran proses internal mahasiswa dalam mengelola stres akademik. Penyusunan model struktural dapat memvisualisasikan jalur pengaruh antara variabel-variabel tersebut. Hasil gagasan ini diharapkan dapat memberi landasan bagi pihak kampus dalam merancang program penyuluhan dan dukungan tidak hanya untuk menurunkan kecemasan, tetapi juga meningkatkan penyesuaian diri mahasiswa secara menyeluruh.

Read online
File size302.04 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test