SARI MUTIARASARI MUTIARA

JURNAL PSYCHOMUTIARAJURNAL PSYCHOMUTIARA

Latar belakang: Mahasiswa semester akhir sering menghadapi tekanan akademik saat menyusun skripsi, yang memerlukan resiliensi akademik untuk mengatasi tantangan. Optimisme dan dukungan sosial teman sebaya diduga memengaruhi ketahanan tersebut. Tujuan: Mengetahui . Metode: Dengan pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan, melibatkan 228 mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Bandar Lampung. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, dianalisis dengan regresi linear berganda, dan diuji asumsi (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas). Hasil: Menunjukkan bahwa optimisme dan dukungan sosial teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan secara parsial dan simultan terhadap resiliensi akademik. Dukungan sosial teman sebaya memiliki kontribusi (β=0,600) dibandingkan optimisme (β=0,217), dengan R²=0,406 (40,6% variasi resiliensi akademik dijelaskan kedua variabel). Optimisme dan dukungan sosial teman sebaya meningkatkan resiliensi akademik, membantu mahasiswa mengatasi tekanan skripsi. Intervensi untuk mempromosikan optimisme dan dukungan sosial diperlukan untuk keberhasilan akademik.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa optimisme dan Dukungan sosial teman sebaya secara signifikan dan positif memengaruhi ketahanan akademis mahasiswa tahun akhir yang sedang menyusun tugas akhir.Mahasiswa dengan optimisme tinggi cenderung memiliki ketahanan akademik yang lebih baik, karena pola pikir positif memungkinkan mereka menghadapi tekanan akademik dengan rasa percaya diri yang lebih besar.Selain itu, dukungan sosial dari teman sebaya memainkan peran penting, di mana semakin besar dukungan yang diterima, semakin tinggi kemampuan mahasiswa untuk mempertahankan semangat belajar, terutama melalui dorongan emosional, bantuan informasi, dan motivasi dari rekan sejawat.Secara keseluruhan, kombinasi faktor internal seperti optimisme dan faktor eksternal seperti teman sebaya memungkinkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dan menyelesaikan tugas akhir secara lebih efektif.Temuan ini menekankan pentingnya memupuk sikap optimistis dan memperkuat jaringan dukungan sosial di kalangan mahasiswa untuk meningkatkan keberhasilan akademik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor internal dan eksternal lainnya yang dapat mempengaruhi resiliensi akademik mahasiswa, seperti kepribadian, kondisi psikologis, dan lingkungan sosial. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan tingkat resiliensi akademik antara mahasiswa yang memiliki dukungan sosial teman sebaya yang tinggi dan rendah, serta menganalisis perbedaan strategi adaptasi yang mereka gunakan. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas program-program yang bertujuan meningkatkan optimisme dan dukungan sosial teman sebaya di kalangan mahasiswa, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap resiliensi akademik dan keberhasilan akademik secara keseluruhan.

  1. A pilot study investigating the efficacy of brief, phone‐based, behavioral interventions for... doi.org/10.1002/jclp.23245A pilot study investigating the efficacy of brief phoneyAAAabased behavioral interventions for doi 10 1002 jclp 23245
  2. School and individual factors on game addiction: A multilevel analysis - Chang - 2020 - International... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/ijop.12645School and individual factors on game addiction A multilevel analysis Chang 2020 International onlinelibrary wiley doi 10 1002 ijop 12645
Read online
File size240.81 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test