UNIMEDUNIMED

JURNAL IKATAN ALUMNI FISIKAJURNAL IKATAN ALUMNI FISIKA

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes berbasis Pengetahuan Faktual pada materi Gelombang Bunyi yang memenuhi kriteria kelayakan instrumen yang baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan R&D dengan model pengembangan 4-D Thiagarajan, dengan tiga tahap yaitu pendefenisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA 1 SMAS YPI Dharma Budi Sidamanik. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa instrumen tes pengetahuan faktual valid dan memiliki tingkat reliabilitas sangat tinggi dengan nilai 0,80. Tingkat kesukaran instrumen tes 80% dengan kategori sedang. Daya pembeda instrumen tes 57% dengan kategori cukup dan 33% dengan kategori baik dan efektivitas opsi pengecoh yang baik. Tanggapan peserta didik terhadap instrumen tes berbasis pengetahuan faktual adalah sebesar 80% dengan kriteria baik. Berdasarkan kriteria tersebut, maka diperoleh 24 soal dinyatakan diterima dan layak digunakan sebagai instrumen tes berbasis pengetahuan faktual.

Pengembangan instrumen pengetahuan faktual pada materi Gelombang Bunyi menggunakan model pengembangan 4-D level 1 yaitu pada tahap pendefenisian dilakukan analisis terhadap kurikulum, peserta didik, dan materi di sekolah.Pada tahap perencanaan dilakukan penyusunan kisi-kisi instrumen tes berbasis pengetahuan faktual yang akan dikembangkan.Dan terakhir pada tahap pengembangan, dilakukan validasi isi oleh ahli, uji lapangan, dan analisis data untuk mendapatkan tes berbasis pengetahuan faktual yang telah diuji validitasnya, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan reliabilitas, efektivitas opsi pengecoh.Sehingga dihasilkan 24 butir soal yang dapat diterima sebagai instrumen tes berbasis pengetahuan factual.Kelayakan instrumen tes fisika berbasis pengetahuan faktual pada materi Gelombang Bunyi (a) ditinjau dari validitas butir soal, instrumen tes merupakan instrumen tes yang baik karena terdapat 25 butir soal atau 83% valid dan 5 butir soal atau 17% tidak valid.(b) ditinjau dari reliabilitas, instrumen tes merupakan instrumen tes yang reliabel karena memiliki tingkat reliabilitas sangat tinggi yaitu 0,80.(c) ditijau dari tingkat kesukaran, instrumen tes merupakan instrumen tes yang baik karena 24 butir atau 80% dari keseluruhan soal memiliki tingkat kesukaran sedang, dengan rincian 1 butir soal atau 3% mudah, 14 butir soal atau 80% sedang, dan 5 butir soal atau 17% sukar.(d) ditinjau dari daya pembeda, instrumen tes merupakan instrumen tes yang baik karena memiliki daya pembeda cukup baik lebih dari 50% rincian daya pembeda jelek sebanyak 3 butir soal atau 10%, daya pembeda kategori cukup sebanyak 17 butir soal atau 57%, dan daya pembeda baik sebanyak 10 butir soal atau 33%.(e) ditinjau dari efektivitas opsi pengecoh, instrumen tes pengetahuan faktual memiliki efektifitas opsi pengecoh yang baik.Berdasarkan angket tanggapan, diperoleh tanggapan peserta didik terhadap instrumen tes berbasis pengetahuan faktual adalah sebesar 80% dengan kriteria baik.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan instrumen tes berbasis pengetahuan faktual untuk materi-materi fisika lainnya di SMA, dengan mempertimbangkan indikator kompetensi dan konsep esensial. 2. Melakukan studi komparatif antara instrumen tes berbasis pengetahuan faktual dengan instrumen tes konvensional, untuk melihat perbedaan dan manfaat masing-masing instrumen dalam mengukur hasil belajar peserta didik. 3. Meneliti efektivitas instrumen tes berbasis pengetahuan faktual dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar peserta didik terhadap pelajaran fisika, serta dampaknya terhadap hasil belajar mereka.

Read online
File size407.34 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test