CHEM UPRCHEM UPR

Jurnal Ilmiah Kanderang TingangJurnal Ilmiah Kanderang Tingang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan media sosial dengan pembentukan identitas diri dan kesehatan mental siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 18 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi bahwa media sosial berperan dalam proses pembentukan identitas diri serta memengaruhi kondisi psikologis mereka. Namun, hasil analisis statistik menunjukkan bahwa hubungan antara penggunaan media sosial dengan variabel yang diteliti tergolong lemah dan tidak signifikan (R = 0,167; p > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media sosial bukan merupakan faktor dominan yang menentukan pembentukan identitas maupun kesehatan mental siswa. Faktor lain, seperti lingkungan keluarga, interaksi sosial, serta kondisi individu, diduga turut berperan dalam memengaruhi kedua aspek tersebut. Penelitian ini memberikan gambaran awal mengenai kompleksitas hubungan antara penggunaan media sosial dan perkembangan psikologis remaja di era digital.

Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan media sosial memiliki keterkaitan dengan proses pembentukan identitas diri siswa, yang tercermin dari tingginya persepsi responden mengenai peran media sosial sebagai ruang untuk mengekspresikan diri, membangun interaksi sosial, serta mengeksplorasi identitas pribadi.Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi salah satu sarana yang mendukung perkembangan identitas digital remaja, sejalan dengan teori perkembangan psikososial Erik Erikson (1968) dan kajian danah boyd (2014) mengenai interaksi sosial di lingkungan digital.Namun, hasil analisis statistik menunjukkan bahwa hubungan antara penggunaan media sosial dengan kesehatan mental siswa tergolong lemah dan tidak signifikan.Hasil uji regresi dan ANOVA menunjukkan bahwa penggunaan media sosial hanya memberikan kontribusi yang relatif kecil dalam menjelaskan variasi kondisi kesehatan mental siswa.Temuan ini mengindikasikan bahwa kesehatan mental remaja tidak hanya dipengaruhi oleh penggunaan media sosial, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti lingkungan keluarga, interaksi sosial secara langsung, kondisi psikologis individu, serta dukungan lingkungan pendidikan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental remaja secara lebih mendalam. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami pengalaman dan persepsi remaja secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial dalam mendukung penggunaan media sosial yang sehat dan bermanfaat bagi remaja. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi intervensi dan edukasi yang efektif untuk mendukung kesehatan mental remaja di era digital.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0003 066X 55 1 68
  2. 0. loading academic.oup.com/jcmc/article/12/4/1143-1168/45829610 loading academic oup jcmc article 12 4 1143 1168 4582961
Read online
File size245.5 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test