CHEM UPRCHEM UPR

Jurnal Ilmiah Kanderang TingangJurnal Ilmiah Kanderang Tingang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial ekonomi orang tua siswa serta implikasinya terhadap pemenuhan kebutuhan pendidikan dalam konteks pendidikan kejuruan. Penelitian dilaksanakan di SMKN 2 Kasongan, Kabupaten Katingan, dengan latar belakang sosial ekonomi peserta didik yang beragam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan orang tua, siswa, guru, dan pihak sekolah sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua berada pada kategori sosial ekonomi menengah ke bawah, yang ditandai dengan tingkat pendidikan rendah, pekerjaan di sektor informal, serta pendapatan yang tidak stabil. Kondisi tersebut berdampak pada keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan siswa, khususnya dalam kegiatan praktik yang menjadi ciri utama pendidikan kejuruan. Namun demikian, dukungan orang tua dalam bentuk motivasi dan komitmen terhadap pendidikan terbukti berperan sebagai faktor mediasi yang mampu mengurangi dampak negatif keterbatasan ekonomi. Selain itu, karakteristik pendidikan kejuruan yang membutuhkan sumber daya lebih besar memperkuat pengaruh kondisi sosial ekonomi terhadap pengalaman belajar siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi tidak bersifat deterministik, melainkan berinteraksi dengan peran orang tua dan dukungan institusi pendidikan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kebijakan pendidikan yang inklusif dan program bantuan yang tepat sasaran untuk mengurangi kesenjangan pendidikan, khususnya pada konteks pendidikan kejuruan di daerah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi orang tua peserta didik di SMKN 2 Kasongan Kabupaten Katingan secara umum berada pada kategori menengah ke bawah, yang ditandai oleh tingkat pendidikan yang relatif rendah, dominasi pekerjaan di sektor informal, serta pendapatan yang tidak stabil.Kondisi tersebut berdampak pada keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan siswa, khususnya dalam konteks pendidikan kejuruan yang menuntut ketersediaan fasilitas dan biaya praktik yang lebih besar.Namun demikian, temuan penelitian ini menegaskan bahwa pengaruh kondisi sosial ekonomi tidak bersifat deterministik.Peran orang tua terbukti menjadi faktor mediasi yang signifikan, di mana dukungan emosional, motivasional, dan komitmen terhadap pendidikan tetap diberikan meskipun dalam keterbatasan ekonomi.Hal ini menunjukkan bahwa dimensi non-ekonomi, seperti nilai pendidikan dalam keluarga dan kesadaran akan pentingnya sekolah, memiliki kontribusi penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa.Selain itu, penelitian ini juga mengungkap bahwa konteks pendidikan kejuruan memperkuat sensitivitas terhadap faktor ekonomi, sehingga siswa dari keluarga kurang mampu berada pada posisi yang lebih rentan dalam memenuhi tuntutan pembelajaran berbasis praktik.Dalam hal ini, peran sekolah menjadi krusial sebagai agen intervensi yang dapat mengurangi kesenjangan melalui kebijakan afirmatif, dukungan fasilitas, dan program pendampingan bagi siswa.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program literasi digital terhadap kesenjangan akses pendidikan kejuruan di daerah dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian juga bisa mengeksplorasi peran komunitas lokal dalam mendukung pendidikan kejuruan melalui kemitraan antara sekolah dan organisasi nirlaba. Selain itu, studi tentang efektivitas model pembelajaran hibrida (gabungan daring dan luring) dalam meningkatkan keterampilan praktis siswa SMK di daerah dengan keterbatasan sumber daya. Ketiga saran ini bertujuan untuk mengembangkan pendekatan inovatif yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam konteks pendidikan kejuruan.

  1. Returns to investment in education: a decennial review of the global literature: Education Economics:... tandfonline.com/doi/full/10.1080/09645292.2018.1484426Returns to investment in education a decennial review of the global literature Education Economics tandfonline doi full 10 1080 09645292 2018 1484426
  2. The Global Increase in the Socioeconomic Achievement Gap, 1964 to 2015 - Anna K. Chmielewski, 2019. global... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0003122419847165The Global Increase in the Socioeconomic Achievement Gap 1964 to 2015 Anna K Chmielewski 2019 global journals sagepub doi 10 1177 0003122419847165
  3. Equity in Education | OECD. equity education oecd skip main content breaking barriers social mobility... oecd.org/en/publications/equity-in-education_9789264073234-en.htmlEquity in Education OECD equity education oecd skip main content breaking barriers social mobility oecd en publications equity in education 9789264073234 en html
  4. Socioeconomic Status and Academic Achievement: A Meta-Analytic Review of Research - Selcuk R. Sirin,... journals.sagepub.com/doi/10.3102/00346543075003417Socioeconomic Status and Academic Achievement A Meta Analytic Review of Research Selcuk R Sirin journals sagepub doi 10 3102 00346543075003417
Read online
File size324.86 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test