REDWHITEPRESSREDWHITEPRESS
Journal of Educational and Learning StudiesJournal of Educational and Learning StudiesFenomena bullying di Indonesia sangat memprihatinkan bagi perkembangan kehidupan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain yang digunakan adalah pre-experimental one group pretest-posttest design. Data dikumpulkan dari 33 siswa sebagai sampel penelitian yang diambil dengan teknik purposive sampling. Kelompok eksperimen dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok A, B, dan C, masing-masing terdiri dari 11 anggota. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kondisi BMB3 siswa tentang bullying (55 item valid = 0,889). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed rank test dengan bantuan SPSS versi 20.00 untuk mengukur perbedaan antara dua kelompok berpasangan pada data ordinal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter cerdas dalam format kelompok efektif dalam meningkatkan kondisi tentang berpikir, merasa, berperilaku, bertindak, dan bertanggung jawab bagi siswa terhadap bullying sehingga dapat mencegah perilaku bullying.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, setelah melakukan analisis statistik non-parametrik dan pengujian hipotesis, dapat disimpulkan bahwa metode Pendidikan Karakter Cerdas dalam Format Kelompok (PKC-KO) efektif dalam mencegah perilaku bullying pada siswa.Terdapat perbedaan pada skor tingkat kondisi BMB3 siswa mengenai bullying sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan PKC-KO, di mana skor rata-rata setelah posttest meningkat secara signifikan pada kondisi BMB3 siswa tentang bullying.Perbedaan skor pretest-posttest membuktikan validitas dan reliabilitas hipotesis yang diajukan oleh peneliti dalam penelitian ini.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara efektivitas pendidikan karakter cerdas dalam format kelompok dengan format klasikal. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada dampak jangka panjang dari pendidikan karakter cerdas terhadap perilaku bullying siswa. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam pendidikan karakter cerdas, khususnya dalam mencegah dan mengatasi bullying di lingkungan sekolah.
| File size | 310.41 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVERSITASPGRIDELTAUNIVERSITASPGRIDELTA Pendidikan karakter penting untuk membangun kepribadian yang baik dari anak-anak agar mampu membantu persiapan mental anak-anak untuk menghadapi lingkunganPendidikan karakter penting untuk membangun kepribadian yang baik dari anak-anak agar mampu membantu persiapan mental anak-anak untuk menghadapi lingkungan
INDOTHEOLOGYJOURNALINDOTHEOLOGYJOURNAL Buku ini memberikan pesan yang kuat kepada generasi saat ini dan mendatang dari berbagai komunitas di dunia, dengan menempatkan fakta-fakta tentang Islamofobia,Buku ini memberikan pesan yang kuat kepada generasi saat ini dan mendatang dari berbagai komunitas di dunia, dengan menempatkan fakta-fakta tentang Islamofobia,
INDOTHEOLOGYJOURNALINDOTHEOLOGYJOURNAL Namun, analisis terhadap struktur kapitalisme dan feodalisme masih terbatas. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menggabungkan perspektif ekonomi-politikNamun, analisis terhadap struktur kapitalisme dan feodalisme masih terbatas. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menggabungkan perspektif ekonomi-politik
CHEM UPRCHEM UPR Sebagian siswa terlibat membantu pekerjaan orang tua atau terdistraksi oleh aktivitas penambangan di lingkungan sekitar sehingga waktu belajar menjadiSebagian siswa terlibat membantu pekerjaan orang tua atau terdistraksi oleh aktivitas penambangan di lingkungan sekitar sehingga waktu belajar menjadi
CHEM UPRCHEM UPR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa melalui penerapan model collaborative learningPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa melalui penerapan model collaborative learning
REDWHITEPRESSREDWHITEPRESS dan kontribusi perhatian orang tua (Ibu dan Ayah) bersama-sama terhadap motivasi prestasi siswa sebesar 15,6%. Berdasarkan penelitian ini, motivasi prestasidan kontribusi perhatian orang tua (Ibu dan Ayah) bersama-sama terhadap motivasi prestasi siswa sebesar 15,6%. Berdasarkan penelitian ini, motivasi prestasi
REDWHITEPRESSREDWHITEPRESS Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas teknik restrukturisasi kognitif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang bahaya narkoba. Studi menggunakanPenelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas teknik restrukturisasi kognitif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang bahaya narkoba. Studi menggunakan
REDWHITEPRESSREDWHITEPRESS Siswa yang memiliki perilaku seksual pranikah rendah yaitu 53,07% atau 147 siswa. Ada hubungan negatif dan signifikan antara kontrol diri dan sikap remajaSiswa yang memiliki perilaku seksual pranikah rendah yaitu 53,07% atau 147 siswa. Ada hubungan negatif dan signifikan antara kontrol diri dan sikap remaja
Useful /
UNIVERSITASPGRIDELTAUNIVERSITASPGRIDELTA Penelitian mengidentifikasi penggunaan konkord negatif (dual negasi) seperti frasa We dont need no education dan membandingkannya dengan Bahasa InggrisPenelitian mengidentifikasi penggunaan konkord negatif (dual negasi) seperti frasa We dont need no education dan membandingkannya dengan Bahasa Inggris
UNIVERSITASPGRIDELTAUNIVERSITASPGRIDELTA Peneliti menyimpulkan dari hasil penelitian dan diskusi bahwa remaja sering menggunakan gaya santai dalam menulis tweet di Twitter, diikuti oleh gaya intim,Peneliti menyimpulkan dari hasil penelitian dan diskusi bahwa remaja sering menggunakan gaya santai dalam menulis tweet di Twitter, diikuti oleh gaya intim,
CHEM UPRCHEM UPR Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajianData dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian
CHEM UPRCHEM UPR Keterampilan menyimak adalah bagian dari kompetensi esensial pada pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar, tetapi sering kali terabaikanKeterampilan menyimak adalah bagian dari kompetensi esensial pada pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar, tetapi sering kali terabaikan