UNISAIUNISAI

Jurnal At-Tarbiyyah: Jurnal Ilmu Pendidikan IslamJurnal At-Tarbiyyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam

Pembinaan disiplin santriwati dalam sistem pendidikan berasrama membutuhkan keterlibatan berbagai unsur kepemimpinan karena aktivitas pendidikan, pengajian, ibadah, dan kehidupan asrama berlangsung secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan shared leadership dalam pembinaan disiplin santriwati melalui sinergi Dayah MUDI Putri dan Mahad Aly Samalanga serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas pimpinan dayah, pimpinan Mahad Aly Putri, pengurus kedisiplinan, ustazah, dan santriwati. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa shared leadership diwujudkan melalui distribusi peran dalam pengawasan kegiatan harian, penegakan tata tertib, pemberian arahan dan nasihat, koordinasi antarpembina, pendampingan belajar dan pengajian, serta keteladanan bersama. Sinergi tersebut membentuk pembinaan disiplin yang kolektif, edukatif, dan berorientasi pada tadib. Faktor pendukung meliputi kesamaan visi, komunikasi yang baik, kejelasan aturan, keteladanan pengurus, dan dukungan lingkungan. Faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu koordinasi, perbedaan pemahaman terhadap aturan, banyaknya jumlah santriwati, keragaman karakter, kelelahan, dan kesadaran disiplin yang belum merata.

Penelitian ini menunjukkan bahwa shared leadership dalam pembinaan disiplin santriwati diwujudkan melalui sinergi Dayah MUDI Putri dan Mahad Aly Samalanga.Kepemimpinan tidak hanya berada pada pimpinan formal, tetapi didistribusikan kepada pengurus, ustazah, bagian kedisiplinan, dan unsur Mahad Aly Putri.Distribusi tersebut tampak dalam pengawasan kegiatan harian, penegakan tata tertib, pemberian nasihat, pendampingan belajar dan pengajian, koordinasi, pembagian peran, serta keteladanan bersama.Sinergi kelembagaan membentuk pembinaan yang kolektif, edukatif, dan berorientasi pada tadib.Mahad Aly Putri tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan lanjutan, tetapi juga sebagai mitra kepemimpinan yang memperluas pengawasan dan memperkaya metode pembinaan.Disiplin diarahkan dari kepatuhan formal menuju kesadaran moral melalui keteladanan, pembiasaan, motivasi, dan pendekatan persuasif.

Penelitian lanjutan dapat menguji model shared leadership berbasis tadib pada dayah lain atau mengembangkan instrumen untuk menilai pengaruhnya terhadap disiplin dan kemandirian santri. Selain itu, penting untuk mengembangkan sistem koordinasi yang lebih terstruktur antarlembaga guna mengatasi hambatan seperti keterbatasan waktu dan perbedaan pemahaman aturan. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada pengintegrasian pendekatan psikologis dalam pembinaan disiplin, misalnya dengan mengevaluasi dampak beban aktivitas dan kondisi psikologis santri terhadap kepatuhan mereka, sehingga pembinaan lebih seimbang antara ketegasan dan pendekatan manusiawi.

Read online
File size683.95 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test