YARSIYARSI

Jurnal Orientasi Bisnis dan Entrepreneurship (JOBS)Jurnal Orientasi Bisnis dan Entrepreneurship (JOBS)

Studi ini mengeksplorasi pengaruh beban kerja, keseimbangan kerja-kehidupan, dan keamanan psikologis terhadap produktivitas karyawan Generasi Z di kawasan Jabodetabek. Meningkatnya tekanan kerja, tantangan dalam menyeimbangkan tanggung jawab profesional dan pribadi, serta kekhawatiran psikologis di kalangan karyawan awal karier menjadi faktor penting yang memengaruhi produktivitas. Meskipun penelitian sebelumnya telah meneliti variabel-variabel ini secara terpisah, penelitian yang mengkaji pengaruh gabungan mereka terhadap karyawan Generasi Z masih terbatas. Oleh karena itu, studi ini bertujuan menganalisis bagaimana faktor psikologis dan organisasional saling berinteraksi untuk membentuk produktivitas karyawan. Dengan pendekatan kuantitatif, kuesioner terstruktur didistribusikan kepada 109 karyawan Generasi Z yang lahir antara tahun 1996 dan 2005, bekerja di kawasan Jabodetabek. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 3. Temuan menunjukkan bahwa beban kerja, keseimbangan kerja-kehidupan, dan keamanan psikologis semuanya memiliki dampak positif dan signifikan secara statistik terhadap produktivitas karyawan. Di antara variabel-variabel ini, keamanan psikologis memiliki pengaruh terbesar. Studi ini berkontribusi pada literatur tentang produktivitas Generasi Z dan menawarkan wawasan praktis bagi organisasi yang ingin menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan berkelanjutan untuk strategi sumber daya manusia masa depan, program keterlibatan karyawan, serta kinerja organisasi jangka panjang di pasar tenaga kerja Indonesia perkotaan.

Studi ini menunjukkan bahwa beban kerja, keseimbangan kerja-kehidupan, dan keamanan psikologis secara signifikan memengaruhi produktivitas karyawan Generasi Z di Jabodetabek.Keamanan psikologis memiliki pengaruh terbesar, menunjukkan pentingnya lingkungan kerja yang mendukung.Hasil penelitian ini menegaskan kebutuhan organisasi untuk memperhatikan faktor psikologis dalam meningkatkan kinerja karyawan.Penelitian ini juga menggarisbawahi peran keseimbangan kerja-kehidupan dalam menjaga kesejahteraan emosional dan fokus kerja.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh budaya organisasi terhadap produktivitas Generasi Z di wilayah lain di Indonesia untuk memahami perbedaan kontekstual. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kepemimpinan transformatif dan keamanan psikologis dalam meningkatkan keterlibatan karyawan. 3. Penelitian dapat mengembangkan model prediksi produktivitas berbasis AI yang memadukan faktor psikologis dan organisasional untuk meningkatkan efisiensi manajemen sumber daya manusia.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/ocp0000056APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 ocp0000056
  2. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/1076-8998.5.2.278APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 1076 8998 5 2 278
  3. The Role of Job Demands, Work–Life Balance, and Psychological Safety in Shaping Generation Z Employee... doi.org/10.33476/jobs.v7i1.6148The Role of Job Demands WorkAeLife Balance and Psychological Safety in Shaping Generation Z Employee doi 10 33476 jobs v7i1 6148
Read online
File size498.72 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test