UnijoyoUnijoyo
Personifikasi: Jurnal Ilmu PsikologiPersonifikasi: Jurnal Ilmu PsikologiIndonesia merupakan salah satu negara yang mempekerjakan Gen Z secara masif. Sebagian besar industri di Indonesia mengalami tingkat turnover di atas 10 %. Gen Z seringkali merasa tidak puas dengan pekerjaan mereka, dengan 22 % waktu dirasakan tidak bahagia. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman Gen Z dalam memberi makna pada pekerjaan mereka. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif fenomenologis deskriptif, dengan tiga partisipan yang berusia rata‑rata 26 tahun dan memiliki minimal tiga tahun pengalaman kerja. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam secara online dan tatap muka, kemudian dianalisis secara tematik. Hasilnya menunjukkan bahwa pencarian kebahagiaan di tempat kerja dipengaruhi oleh pengambilan keputusan karir, kemampuan beradaptasi, kesesuaian pekerjaan, serta dukungan rekan kerja. Penerapan temuan ini dapat membantu organisasi merancang strategi retensi generasi muda, misalnya melalui program mentor dan pemberian otonomi kerja.
Ketiga partisipan merasa bahagia di tempat kerja.Hal tersebut dipengaruhi oleh keputusan karir, kemampuan beradaptasi, kesesuaian pekerjaan, dan dukungan rekan kerja.Kebahagiaan ini menyokong kestabilan kerja, mengurangi turnover, dan meningkatkan loyalitas karyawan.
Sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dinamika kebahagiaan dan retensi Gen Z di berbagai sektor industri, serta menganalisis dampak jangka panjangnya terhadap kinerja organisasi. Penelitian kuantitatif dengan sample lebih besar dapat menguji hubungan antara kebahagiaan di tempat kerja dan variabel-variabel lain seperti motivasi intrinsik, keseimbangan kerja‑hidup, serta kepuasan kerja, sehingga menghasilkan model prediktif kebahagiaan. Selain itu, studi perbandingan lintas budaya dapat memperluas pemahaman tentang peran nilai collectivisme dan gender dalam membentuk pengalaman Gen Z, memberikan gambaran yang lebih komprehensif bagi pengambil kebijakan HR dalam merancang program pengembangan karyawan.
| File size | 558.67 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN Permasalahan tingginya tingkat turnover yang mencerminkan lemahnya loyalitas karyawan, khususnya di sektor industri busana muslim di Garut, menjadi dasarPermasalahan tingginya tingkat turnover yang mencerminkan lemahnya loyalitas karyawan, khususnya di sektor industri busana muslim di Garut, menjadi dasar
MSTI INDONESIAMSTI INDONESIA Saya bahkan tetap berada di organisasi ini karena saya mempertimbangkan manfaat yang saya dapatkan. Penelitian ini sejalan dengan temuan Jafri (2010),Saya bahkan tetap berada di organisasi ini karena saya mempertimbangkan manfaat yang saya dapatkan. Penelitian ini sejalan dengan temuan Jafri (2010),
YMPAIYMPAI Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peran pimpinan dalam mengarahkan, membimbing, dan memotivasi karyawan agar mampu memberikan kinerja terbaik. OlehTemuan ini menggarisbawahi pentingnya peran pimpinan dalam mengarahkan, membimbing, dan memotivasi karyawan agar mampu memberikan kinerja terbaik. Oleh
IBSIBS 10. Pengujian hipotesis menggunakan uji parsial (uji statistik t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perputaran Kas, Perputaran Piutang, perputaran Persediaan,10. Pengujian hipotesis menggunakan uji parsial (uji statistik t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perputaran Kas, Perputaran Piutang, perputaran Persediaan,
IBSIBS Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa. (1) Variabel long-term debt to equity ratio tidak berpengaruh terhadap financial distress,Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa. (1) Variabel long-term debt to equity ratio tidak berpengaruh terhadap financial distress,
IBSIBS Kepemilikan institusional memiliki dampak positif yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Kepemilikan institusional mampu memoderasi pengaruh dari abnormalKepemilikan institusional memiliki dampak positif yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Kepemilikan institusional mampu memoderasi pengaruh dari abnormal
UNTAG SMDUNTAG SMD Penelitian ini menguji secara empiris pengaruh agresivitas pasien terhadap strategi coping stress perawat RSJ. Penelitian ini dilakukan di Rumah SakitPenelitian ini menguji secara empiris pengaruh agresivitas pasien terhadap strategi coping stress perawat RSJ. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit
UNTAG SMDUNTAG SMD Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada ditinjau dari aspek-aspek masing-masing variabel, yaitu pola asuh otoriter sebagai variabel bebasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada ditinjau dari aspek-aspek masing-masing variabel, yaitu pola asuh otoriter sebagai variabel bebas
Useful /
YMPAIYMPAI Teman sebaya merupakan faktor yang paling dominan dalam masalah psikologis anak dan remaja, meskipun keterlibatan ayah tinggi dan pola asuh keluarga otoritatif.Teman sebaya merupakan faktor yang paling dominan dalam masalah psikologis anak dan remaja, meskipun keterlibatan ayah tinggi dan pola asuh keluarga otoritatif.
GMPIONLINEGMPIONLINE Metode yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan populasi siswa kelas 6 dari satu sekolah dasar di Serang. Data diperoleh melaluiMetode yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan populasi siswa kelas 6 dari satu sekolah dasar di Serang. Data diperoleh melalui
YMPAIYMPAI Responden yang menilai mutu pelayanan sesuai standar menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, menegaskan bahwa kualitas pelayanan merupakan determinanResponden yang menilai mutu pelayanan sesuai standar menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, menegaskan bahwa kualitas pelayanan merupakan determinan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Faktor pendukung meliputi kolaborasi guru, pendamping, orang tua, pelatihan profesional, dan kebijakan sekolah yang mendukung inklusi, sementara hambatanFaktor pendukung meliputi kolaborasi guru, pendamping, orang tua, pelatihan profesional, dan kebijakan sekolah yang mendukung inklusi, sementara hambatan