UNTAG SMDUNTAG SMD

MOTIVASI JURNAL MAHASISWA PSIKOLOGIMOTIVASI JURNAL MAHASISWA PSIKOLOGI

Penelitian ini menguji secara empiris pengaruh agresivitas pasien terhadap strategi coping stress perawat RSJ. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Atma Husada Mahakam Samarinda. Dan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisa korelasi product moment. Penelitian ini telah dikenakan pada 110 perawat Rumah Sakit Atma Husada Mahakam Samarinda. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala agresivitas dan coping stress yang masing-masing terdiri dari 50 aitem. Hasil uji normalitas menunjukan normal (p>0,05) yaitu: p = 0,184 untuk coping stress dan agresivitas p = 0,003. Dan untuk hasil uji hipotesis analisis menggunakan korelasi product moment dengan angka (R) sebesar – 0,136, p sebesar – 0,158. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan agresivitas pasien terhadap strategi coping stress perawat RSJ di Samarinda.

Hasil hipotesis pada penelitian ini menunjukkan tidak ada pengaruh agresivitas pasien terhadap strategi coping stress perawat Atma Husada Mahakam dengan hasil korelasi product moment r = 0.Banyak faktor yang dapat menghambat kinerja seorang perawat salah satu faktor psikologis yaitu gejala stres ataupun tekanan akibat perilaku agresif pasien gangguan jiwa, yang tentu saja sangat mengganggu perawat dalam menjalankan kewajiban.Dengan adanya tekanan perawat mudah mengalami stres, stres biasanya akan membuat kehilangan motivasi, kejenuhan dan tidak mampu untuk bekerja secara efektif.Kegagalan menanggulangi sumber penyebab stres (stressor) yang terkait dengan pekerjaan tergantung pada pendekatan yang di lakukan individu tersebut, perawat juga harus memiliki kemampuan cara menanggulangi stres yang dihadapi secara dengan menggunakan teknik coping stress.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada pengembangan strategi coping stress yang efektif bagi perawat rumah sakit jiwa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi strategi coping stress perawat, seperti tingkat agresivitas pasien, dukungan sosial, dan sumber daya yang tersedia di rumah sakit. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi intervensi atau pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan perawat dalam mengelola stres dan tekanan yang mereka hadapi. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan perawat dan mengurangi dampak negatif agresivitas pasien terhadap kesehatan mental perawat.

Read online
File size204.91 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test