FISIP UNMULFISIP UNMUL

Progress in Social DevelopmentProgress in Social Development

This study aims to describe the phenomenon of relocating street vendors from Sanggam Berau Tourism Pier to Pemuda Street, and to analyze the economic and social impacts of this relocation from the vendors perspective. A descriptive qualitative method was used, with primary and secondary data collected through interviews, observations, and documentation. Informants were selected using purposive sampling, involving ten key and primary informants. The study finds that the relocation of street vendor is a policy of the Berau Regional Government in response of increased tourist traffic at the pier. The parking area at pier, previously used by vendors, had to be fully repurposed for parking due to rising visitor numbers. The new location on Pemuda Street has led to negative impacts on vendors, including decreased income and unstable trading activities due to its less strategic and narrower space. However, there are positive outcomes such as improved security, enhanced social interactions among vendors, and greater legal certainty. The study recommends that the Berau Regional Government evaluate and develop a better relocation strategy, and considering revising policies related to culinary tourism areas to better support vendor business sustainability.

Penelitian ini menunjukkan bahwa relokasi PKL dari Dermaga Wisata Sanggam ke Jalan Pemuda dinilai kurang efektif.Penurunan pendapatan yang signifikan memengaruhi stabilitas aktivitas jual beli para PKL, serta berpotensi menimbulkan konflik dan memengaruhi aspek keamanan, kenyamanan, dan kepastian hukum.Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi terhadap kebijakan relokasi dan meninjau kembali peraturan terkait wilayah wisata kuliner untuk memastikan penataan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak relokasi terhadap aspek kesejahteraan sosial PKL, termasuk kualitas hidup, akses terhadap layanan dasar, dan partisipasi dalam kegiatan sosial. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model relokasi yang partisipatif, melibatkan PKL dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi potensi pengembangan kawasan wisata kuliner yang terintegrasi dengan pariwisata lokal, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan aspirasi PKL serta karakteristik unik dari Kabupaten Berau. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam perumusan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan PKL dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Berau.

Read online
File size562.34 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test