STPMATARAMSTPMATARAM
Journal Of Responsible TourismJournal Of Responsible TourismStudi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak sosial dan ekonomi pengembangan pariwisata di Pantai Gili Dua, Desa Sekongkang Bawah, Kabupaten Sumbawa Barat. Melalui wawancara dengan pemilik usaha lokal seperti Jones dan Ardi, ditemukan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan secara positif memengaruhi bisnis mereka, dengan peningkatan penjualan makanan, minuman, dan peralatan suara, terutama selama musim liburan. Namun, ada kekhawatiran tentang pengaruh budaya asing, khususnya konsumsi alkohol, yang memengaruhi generasi muda. H. Hermansyah, tokoh masyarakat, menyoroti perubahan positif signifikan dalam aspek sosial dan ekonomi akibat pengembangan pariwisata, dengan banyak penduduk yang memulai usaha. Namun, ia menyampaikan kekhawatiran tentang menurunnya minat terhadap budaya Sekongkang lokal. Studi ini mengeksplorasi dampak sosial positif seperti peningkatan interaksi sosial, kesadaran ekologis, dan pelestarian budaya, serta dampak negatif seperti perubahan lingkungan dan erosi budaya. Dampak ekonomi meliputi peluang kerja dan pengembangan infrastruktur, tetapi juga tantangan seperti kenaikan biaya hidup dan ketergantungan pada sektor pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan studi diharapkan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat lokal melalui pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat.
Pengembangan pariwisata di Pantai Gili Dua memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal, termasuk peningkatan pendapatan, kesempatan kerja, dan pembangunan infrastruktur.Namun, terdapat tantangan seperti erosi budaya lokal dan ketergantungan ekonomi pada sektor pariwisata.Partisipasi aktif masyarakat dan pengelolaan yang berkelanjutan diperlukan untuk memaksimalkan manfaat pariwisata sambil mengurangi dampak negatifnya.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang erosi budaya lokal akibat pengaruh pariwisata, khususnya terhadap perilaku generasi muda. Kedua, evaluasi efektivitas partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pariwisata untuk memastikan keberlanjutan ekonomi dan pelestarian budaya. Ketiga, analisis strategi diversifikasi ekonomi lokal untuk mengurangi ketergantungan pada sektor pariwisata, dengan fokus pada pengembangan usaha mikro dan kewirausahaan berbasis sumber daya lokal.
| File size | 371.41 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
APPISIAPPISI Namun, potensi ini terhambat oleh Krisis Kelembagaan Parah pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Krisis ini ditandai oleh manajemen informal, tidak adanyaNamun, potensi ini terhambat oleh Krisis Kelembagaan Parah pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Krisis ini ditandai oleh manajemen informal, tidak adanya
APPISIAPPISI This study aims to analyze the development strategy of the Watu Cenik Tomb in Sendang Village as a pilgrimage destination, which involves the historicalThis study aims to analyze the development strategy of the Watu Cenik Tomb in Sendang Village as a pilgrimage destination, which involves the historical
APPISIAPPISI Modal sosial yang kuat, berupa keramahan dan semangat gotong royong masyarakat, menjadi fondasi utama. Namun, potensi ini belum dapat dimanfaatkan secaraModal sosial yang kuat, berupa keramahan dan semangat gotong royong masyarakat, menjadi fondasi utama. Namun, potensi ini belum dapat dimanfaatkan secara
STPMATARAMSTPMATARAM Penelitian ini adalah studi kualitatif dengan metode survei dan deskriptif. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dan melalui metode wawancara, dokumentasi.Penelitian ini adalah studi kualitatif dengan metode survei dan deskriptif. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dan melalui metode wawancara, dokumentasi.
STPMATARAMSTPMATARAM Tehnik penentuan informan dengan tehnik purposive sumpling. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitianTehnik penentuan informan dengan tehnik purposive sumpling. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian
STPMATARAMSTPMATARAM Faktor pendukung pengembangan objek wisata Pantai Mawun adalah kerjasama, sedangkan faktor penghambatnya adalah rendahnya keterampilan keterbatasan danaFaktor pendukung pengembangan objek wisata Pantai Mawun adalah kerjasama, sedangkan faktor penghambatnya adalah rendahnya keterampilan keterbatasan dana
STPMATARAMSTPMATARAM Sementara itu, faktor penarik yang dominan adalah aktivitas wisata dan rekreasi, daya tarik alam, serta biaya kunjungan yang terjangkau. Dengan demikian,Sementara itu, faktor penarik yang dominan adalah aktivitas wisata dan rekreasi, daya tarik alam, serta biaya kunjungan yang terjangkau. Dengan demikian,
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Penggunaan strategi inovasi memungkinkan kelompok sadar wisata menjadi pionir dalam pembaruan sektor pariwisata desa Lohia, khususnya di Pantai NapabalePenggunaan strategi inovasi memungkinkan kelompok sadar wisata menjadi pionir dalam pembaruan sektor pariwisata desa Lohia, khususnya di Pantai Napabale
Useful /
STPMATARAMSTPMATARAM Aktivitas ini sebelas dua belas serupa dengan body rafting atau arung jeram namun dengan tingkatan lebih ringan. Hasil penelitian dijabarkan dalam beberapaAktivitas ini sebelas dua belas serupa dengan body rafting atau arung jeram namun dengan tingkatan lebih ringan. Hasil penelitian dijabarkan dalam beberapa
UNTUNT Diawali dengan validasi metode, hasil pengukuran kadar MDA menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa ekstrak etanol umbi bawang merah mampuDiawali dengan validasi metode, hasil pengukuran kadar MDA menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa ekstrak etanol umbi bawang merah mampu
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Hasil pemeriksaan kesehatan gratis menunjukkan adanya masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, di antaranya 56 orang menderita penyakit rheumatik,Hasil pemeriksaan kesehatan gratis menunjukkan adanya masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, di antaranya 56 orang menderita penyakit rheumatik,
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Laboratorium sebagai sarana dan prasarana pembelajaran yang penting pada pendidikan kejuruan untuk mendukung pengalaman langsung terhadap pengaplikasianLaboratorium sebagai sarana dan prasarana pembelajaran yang penting pada pendidikan kejuruan untuk mendukung pengalaman langsung terhadap pengaplikasian