IBSIBS

Journal of Accounting, Management and Islamic EconomicsJournal of Accounting, Management and Islamic Economics

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Perputaran Kas, Perputaran Piutang dan Perputaran Persediaan terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Periode 2016 – 2020). Data yang digunakan dalam penulisan ini diperoleh dari data laporan keuangan yang dipublikasikan oleh IDX, yang diambil melalui situs www.idx.co.id. Landasan teori yang digunakan adalah teori sinyal. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2016 – 2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling method, sehingga terdapat sampel 41 perusahaan. Data diolah menggunakan aplikasi Eviews v.10. Pengujian hipotesis menggunakan uji parsial (uji statistik t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perputaran Kas, Perputaran Piutang, perputaran Persediaan, Ukuran Perusahaan dan Leverage berpengaruh positif terhadap Profitabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016–2020.

Penelitian ini menemukan bahwa perusahaan dengan profitabilitas tertinggi adalah Multi Bintang Indonesia, sementara perusahaan dengan perputaran kas, piutang, dan persediaan tertinggi masing‑masing adalah Wilmar Cahaya Indonesia, Indonesian Tobacco, dan Prima Alloy Steel Universal.subsektor rokok menunjukkan profitabilitas paling tinggi dibanding subsektor lain, sedangkan subsektor makanan‑minuman memiliki perputaran kas, persediaan, dan leverage tertinggi.Selain itu, sektor barang konsumsi secara keseluruhan memiliki profitabilitas, perputaran kas, piutang, dan leverage lebih besar daripada sektor otomotif, meskipun sektor otomotif memiliki perputaran persediaan dan ukuran perusahaan yang lebih tinggi.Analisis regresi menunjukkan bahwa perputaran kas, perputaran piutang, dan perputaran persediaan berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, dengan pengaruh tambahan dari ukuran perusahaan yang positif dan leverage yang negatif.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan sampel dengan menambahkan perusahaan dari sektor lain seperti pertambangan, layanan keuangan, dan energi untuk menguji apakah pengaruh perputaran kas, piutang, dan persediaan terhadap profitabilitas bersifat universal atau sektoral. Selanjutnya, studi longitudinal yang mencakup periode pasca‑2020, termasuk masa pandemi COVID‑19 dan fluktuasi ekonomi global, dapat memberikan wawasan tentang bagaimana guncangan makro memoderasi hubungan antara variabel‑variabel modal kerja dan profitabilitas. Akhirnya, integrasi variabel non‑keuangan seperti tata kelola perusahaan, praktik ESG, dan inovasi produk dapat memperkaya model analitik, sehingga dapat mengidentifikasi faktor tambahan yang mempengaruhi profitabilitas di industri manufaktur barang konsumsi.

  1. MODEL REGRESI RIDGE UNTUK MENGATASI MODEL REGRESI LINIER BERGANDA YANG MENGANDUNG MULTIKOLINIERITAS |... doi.org/10.30598/barekengvol8iss1pp31-37MODEL REGRESI RIDGE UNTUK MENGATASI MODEL REGRESI LINIER BERGANDA YANG MENGANDUNG MULTIKOLINIERITAS doi 10 30598 barekengvol8iss1pp31 37
  2. PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA DAN PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP PROFITABILITAS (ROA) PADA PT MAYORA... openjournal.unpam.ac.id/index.php/FRKM/article/view/3410PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA DAN PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP PROFITABILITAS ROA PADA PT MAYORA openjournal unpam ac index php FRKM article view 3410
Read online
File size827.56 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test